Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB

Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB
cemburunya ikhsya


__ADS_3

di pagi hari Ikhsan terlihat diam saja karna ia sedang merajuk pada maira karena ia tidak mau kasi tau orang lain bahwa kini ia telah melahirkan anak nya.


" mas.. " ucap maira yg sedang memilih baju bayi yg baru saja ia beli online " aku cuman mau kak Dewi menikmati masa lahiran pertamanya.. " ucap maira pada ikhsan yg sedang memberi makan kedua buah hati nya.


" lalu bagaimana dengan umma, umma nggak pikirin diri umma sendiri, umma juga baru saja selesai melahirkan, berhak dong kalau bunda yg rawat, kalau di hitung hitung umma itu udah ngeluh sakit dari seminggu yg lalu kan? puncak sakit nya jam 9 pagi semalam dan tadi malam lahiran nya.. " kata Ikhsan ternyata begitu memperhatikan maira membuat maira tersenyum.


ikhsya menepuk mulut ayah nya itu lalu melanjutkan makan nya, maira ingin tertawa di sana tapi sepertinya Ikhsan sudah jengkel.


" baba am.. " kata ikhsya menutup mulutnya menyuruh Ikhsan agar tidak berbicara lagi.


tiba tiba bayi mereka menangis dan maira langsung mengambilnya memberikan asi, " mas.. kamu nggak azani anak kita? " ucap maira baru teringat.


" astagfirullahhal'azim.. mas lupa.. itu lah gara gara semalam malahirkan mendadak, mas lupa jadinya.. selesai minum asi mas adzan kan " ujar Ikhsan.


suara ikhsan yg merdu membuat Khodijah kembali tertidur, setelah selesai Ikhsan membawa Khodijah dan ikhsya kerumah sakit untuk menjenguk anak nya Dewi, tapi tiba tiba ia nggak jadi pesan dan malah membuka lettopnya memesan barang yg belum ada di kamar ini.


" kata bunda.. ibu yg baru selesai melahirkan nggak boleh di tinggal sendirian.. " ucap Ikhsan menutup laptopnya memeluk maira yg sedang mencoba luluran dengan damai " kapan sandiwara ini akan terus berlangsung.. " sambung Ikhsan ingin sekali mengumumkan bahwa ia telah memilikinya anak kembali.


" besok.. besok kan Abi datang dan kak Dewi juga udah pulang dari rumah sakit.. tapi kan mas.. aku masih lemas banget.. yg ku keluarkan itu 2.5 kilo terasa banget ternyata besar, mana jahitan ku tingkat 2 lagi.. " ucap maira sedang mengoleskan luluran setelah melahirkan di bantu sama Ikhsan " sayang.. ini adek.. " ucap maira memperkenalkan pada kedua anak nya kelihatannya sangat penasaran.


" permisi paket.. ".


Ikhsan langsung bangkit mencuci tangannya mengambil paket yg ia pesan, ia merakit nya terlebih dahulu agar jadi.



" ini car set nya Khodijah yg pink, Abang ikhya yg hitam adek Khoiri yg biru.. " ucap Ikhsan menyemprotkan antiseptic ke seluruh barang bayi


" Khoiri? "


" Muhammad Khoiri Ali Imran, karna ia lahir di saat malam " ucap Ikhsan sambil menggendong putra kecil nya dan ikhsya malah menangis, cuman ia saja yg boleh di gendong oleh baba nya.


" baba sa.. " ucap nya memeluk baba nya itu.

__ADS_1


" cemburu dia mas.. Khodijah nggak cemburu? " tanya maira pada Khodijah yg sedang duduk manis memakan buah pepaya. Khodijah menggelengkan kepalanya melanjutkan makan pepaya dengan ke4 gigi nya.


" mbak.. nanti pakaian nya Khoiri itu di uap dulu ya pakai setrikaan uap ," ucap maira.


" iya mbak.. " ujar intan sekarang jauh lebih baik kerja nya.


seharian maira hanya tertidur saja karna kecapean, Khodijah ikut tidur tapi tidak dengan Ikhsya yg lari sana lari, ikhsan mengangkat putra nya itu dan menaruhnya di kursi makan lalu memberikan sepiring buah begitu juga pada Khodijah. Ikhsan pergi ke kamar dan menggendong maira menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


" udah sayang jangan di godain terus.. " keluh Ikhsan heran melihat maira.


" kasian suami ku ini.. orang lain seminggu 4 kali dia 1 hari 4 kali, sekarang 40 hari sekali.. " ucap maira tertawa.


Ikhsan merawat maira dengan penuh kasi sayang. hingga keesokan hari nya Dewi pulang ke rumah mereka.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


" baba..!!!!!! " teriak ikhsya menangis masuk kedalam rumah, dan terlihat mereka melihat ikhsya memeluk boneka


" assalamualaikum.. " ucap mereka masuk dan terlihat maira duduk di atas kursi roda memakai kain penutup karna sedang menyusui.


" maira kamu kenapa nak.. " ucap bunda kaget.


" nggak papa Bun.. nah ini dia orang nya.. " kata maira bersemangat ingin melihat anak Dewi. ia melihat Dewi berjalan dan duduk di sofa, ia memperlihatkan putri kecil nya yg sedang mengompeng.


" ini juga lahir nya sama tanggal.. " kata maira memperlihatkan putra kecil nya membuat mereka terkejut.


" anak siapa itu.. " tanya mereka secara bersamaan.


" anak kandungnya maira.. nggak percaya tanya mas Ikhsan, ganteng kan kak.. mas Ikhsan yg kasi nama, Muhammad Khoiri Ali Imran karna lahir nya malam.. " kata maira dan mereka langsung melihat Ikhsan yg sedang menggendong Ikhsya.


" beneran san? " tanya mereka terkejut.


" maira melahirkan selesai isya tadi malam di rumah, sama Ikhsan dan sebenarnya.... "

__ADS_1


Ikhsan menceritakan semua nya membuat mereka tidak percaya sama sekali tapi wajahnya benar benar mirib dengan maira rambutnya saja yg hitam, hidung nya juga mancung.


" ini lah kenapa nggak KB.... " kata bunda yg sedang marah pada maira dan maira hanya bisa nyengir saja sambil memangku anak nya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


kini dalil sedang berbaring di samping putri ke kecil nya itu, hati dalil benar benar sangat bahagia sampai hp nya berbunyi dan ternyata itu Eyza.


" wah ini anak mu.. kok mirib kau sih.. ku pikir mirip Dewi... " kata Eyza membuat dalil kesal.


" yah nama nya anak ku.. kau telpon juga Ikhsan sana, habis melahirkan dia maksudnya maira yg melahirkan.. " ucap dalil sambil memasukkan kompeng ke mulut putrinya itu.


" udah tadi.. anak nya mirib banget sama maira, tapi rambutnya hitam, kulit nya sih kalau di liat liat mirib ikhsan, yah.. anak ku kapan lahirnya ya.. " keluh Eyza sambil mengelus perut Maryam dengan lembut, anak pertama nya kini berjenis klamin laki laki.


mereka di sana bercerita hingga larut malam bahkan ikhsan juga ikut, beberapa hari kemudian saat nya syukuran 7 hari, keluarga Ikhsan semua nya datang dan penasaran pada Khoiri.


" namanya kholisa khansani.. " ucap dalil memberikan nama pada putri kecil nya itu.


ketika acara selesai Ikhsan memangku Khoiri tapi ikhsya malah menangis.


" BABA...!!!!!!! " teriak ikhsya mengangkat tangan nya menepuk adik nya.


" aaaaAAAA!!! ," tangis Khoiri tidak kalah kuat, maira langsung mengambil putra nya itu.


" nggak boleh kek gitu sama Adek.. kasian adek.. " tegur maira pada ikhsya yg menangis.


" baba.. ma.. hahaaaa ha.. " omel ikhsya berjalan sambil menangis, kakek membuka dompetnya memberikan uang seratus dan Ikhsya mengambilnya, seketika ia diam dan berjalan menuju baba nya yg baru selesai menenangkan si kecil.


" baba.. mam tu.. baba.. " panggil ikhsya mau di ajak keluar beli jajan.


" pintar sekali.. " ucap kakek juga memberikan nya pada Khodijah, Khodijah malah memasukkan uang nya kedalam tas yg ia bawa.


" ulukan.. " ucap Khodijah mengangguk kan kepalanya pada kakek yg kebingungan.

__ADS_1


" dia bilang Syukron kakek.. " kata Ikhsan memperjelas ucapan Khodijah


__ADS_2