Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB

Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB
pernikahan


__ADS_3

akhirnya dengan , ini lah yg paling di takuti oleh Rendi karna maira memiliki tubuh yg lemah.


ini semua karna maira tidak mendapatkan ASI hingga maira benar benar mudah sakit.


Rumah maira telah siap di gunakan untuk acara, undangan pun telah di sebar 4 hari sebelum pernikahan. Hari ini maira akan melakukan perawatan diri mulai dari jam 2 siang.


" Assalamualaikum ibu " ujar maira datang ke makam Aina ibu kandungnya.


Maira memasang tikar kecil di sana dan juga memasang tenda mini untuk tidak terlalu terkena matahari. Maira sudah ijin dengan keluarganya dia akan pulang sebelum jam 2.


" Ibu.. lusa maira akan menikah.. setelah ini kita akan jarang berjumpa.. maira akan ikut mas ikhsan ke Jakarta sampai untuk sementara dan mas ikhlas akan pergi ke Kairo melanjutkan pendidikannya " ujar maira curhat sambil menghapus air matanya.


" Ibu.. maira mungkin tidak akan lama.. dan akan menyusul ibu sebentar lagi, tapi maira mau ketika maira pergi nanti tidak ada yg menangis, maira akan mencoba melawan penyakit ini " ujar maira kembali.


" Ibu lihat ini calon suami maira.. namanya Ikhsan dia seorang ustadz, maira harap dia suami yg tepat untuk maira, menjadi imam yg naik untuk maira "


Maira terus curhat dengan ibunya, terkadang dia tertawa terkadang dia menangis, Tampa sadar maira tertidur hingga hari menjelang malam.


Maira membuka hp nya ternyata sudah jam 8 malam pantas saja sudah begitu gelap.


Di rumah


Satu rumah panik maira tidak pulang pulang padahal janjinya jam 2 dia sudah pulang tapi kenyataannya ini sudah jam 8 malam


" Assalamualaikum maira pulang " ujar ku memasuki rumah dan langsung di marahi oleh mereka semua.


Aku melakukan perawatan tubuh dari jam 9 malam sampai jam 3 pagi, tidak di kasi tidur oleh mereka. Semua bulu di tubuh kinclong di cabut semua.


" Ehh mau ngapain " ujar ku melihat mereka ingin merapikan sedikit alis ku


" Biar rapi alis nya, lagian alis mu itu sudah rapi tinggal di rapikan sedikit saja biar tampah rapi dan mudah di bentuk " jawab tukang rias itu


" Nggak mau " ucap ku melindungi alis ku.


" Ayolah sedikit saja "


" Tidak tidak tidak "

__ADS_1


Akhirnya mereka tidak jadi mencukur alis maira.


Pagi hari nya


Maira melakukan siraman hari ini karna mengikuti Adat sang suami, setelah selesai maira langsung melakukan begitu banyak luluran hingga kulitnya benar benar putih.


" Ok sekarang kakak sedang luluran di dalam, kami tidak di kasi masuk yg boleh masuk cuman perempuan " ujar Ikbal sambil memegangi kamera nya.


di sore hari maira memakai hena di tangannya hingga kakinya juga ikut di lukis.



" ok sekarang selesai magrib, ya jangan gini banget " ujar ku melihat wajah ku menjadi seperti hantu


saat itu maira sedang live seperti biasanya, dan kini semua followers menonton bahkan lebih banyak dari biasanya ia live.


tamu pun beberapa sudah dari bagian maira, undangan pun tidak banyak dari maira sekitar 150 orang beda dengan anak sekeluarga nya yg datang. tapi dari dari Ikhsan begitu banyak membuat pernikahan ini begitu ramai.


" ini kalok maira kentut otomatis make-up ni di hapus " ujar ku bangga karna makeup nya sudah selesai.


riasan wajah maira tidak terlalu tebal, makeup tipis tapi wajahnya terlihat begitu manis, lipstik tidak merah merona tapi pink cerah.



" kayak India bah adek ku " ujar Aisyah mentabok belakang ikhsan dengan kuat


" ya Allah kak " ucap Ikhsan melihat kakak nya itu.


mereka kini sedang di mesjid untuk menunaikan sholat isya berjamaah dan Ikhsan menjadi imam nya. setelah selesai mereka langsung kerumah sang pengantin wanita.


mereka memasuki rumah dan memarkirkan mobil mereka di tempatkan yg telah di sediakan,


" Ikhsan ayo nak turun " ujar Abi pada anak nya itu.


" sebentar abi.. Ikhsan sedang merapikan sorbannya " jawab Ikhsan sedikit merapikannya lalu keluar dari mobil.


...di kamar....

__ADS_1


tiba tiba kondisi kesehatan maira yg belum pulih drop hingga ia harus di impuls saat itu juga, semua orang sedang panik sedangkan maira hanya tersenyum saja walaupun sebenarnya dia sudah tidak tahan dan ingin pingsan.


" makan dulu sedikit, biar tambah tenaga " ujar bunda menyuapi maira makan karna dia belum ada makan dari tadi siang.


" ini tehnya, mama nggak pakai gula tapi madu biar tambah tenaga juga " ujar mama dan maira hanya tersenyum saja.


selesai makan maira menyandarkan tubuhnya di dada bundanya itu, sedangkan mama memijiti beberapa bagian tubuh agar lebih enak.


...di pelaminan...


Ikhsan terlihat cemas mendengar maira sakit dan kini sedang di impuls.


" udah jangan cemas, fokus lah, awas salah nama " goda Abi dan Ikhsan tersenyum kecil.


walaupun banyak fans tidak mensetujui pernikahan ini bahkan mereka di caci maki karna pernikahan masih terlalu cepat untuk keduanya, tapi dalam Islam syaratnya cukup keduanya sudah baligh maka boleh menikah.


Ikhsan menjabat tangan Rendi karna ijab kabul di mulai, Rendi mengucapkan ijab kabul dengan bahasa arab lalu Ikhsan menjawabnya


قَبِلْتُ نِکَاحَهَا وَ تَزْوِيْجَهَا عَلَي الْمَهْرِ الْمَذْکُوْرِ وَ رَِضِْیتُ بِهِ وَ اللهُ وَلِيُّ التَّوْفِیْقِ


Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha alal Mahril Madzkuur wa Radhiitu bihi, Wallahu Waliyut Taufiq.


Artinya: "Aku terima nikahnya dan kawinnya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah.”


" bagaimana para saksi sah? "


" sah..!!!! " teriak anak anak bikin heboh aja.


" Alhamdulillah"


Doa Setelah Akad


“Allahumma inni as'aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa 'alaih. Wa a'udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha 'alaih.” Artinya: ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya.


" nak Ikhsan jemput lah istri nya " ujar pak penghulu.


Ikhsan berjalan di samping Rendi yg akan menunjukkan kamar maira yg ada di lantai atas, lantai lima. karna posisi rumah itu ada dua di sisi kanan dan kiri, jadi rumah di sebelah kanan untuk rumah berteduh, lantai pertama itu ruang tamu, lantai kedua ruang keluarga, lantai tiga kamar para tamu lantai 4 ada 4 buah kamar.

__ADS_1


kamar kembar terpisah, kamar ayah bunda, kamar mama papa, dan yg terakhir kamar Abi. untuk rumah sebelah di lantai satu itu ada dapur, lantai kedua itu rumah kucing jadi semua kucing maira ada di sana, lantai ketiga ruang olahraga, lantai ke4 adalah studio dan lantai kelima itu ruang ketenangan.


__ADS_2