Wanitaku Pejuang Hebat

Wanitaku Pejuang Hebat
Kakek Raditya Hadi Mega santosa


__ADS_3

Kakek duduk di kursi roda pagi hari ini. Dia menikmati segarnya pagi hari di teras rumah yang punya halaman luas penuh pohon buah buahan. Memang jarak rumah dan gerbang rumah berjarak cukup jauh, kalau lima puluh meter ada kali ya... Dirumah itu ada pembantu, tukang kebun, pak satpam, dan satu suster untuk merawat dan menjaga kakek Raditya ketika Aslan bekerja mengurus bisnis keluarga.


Tampak wajah kakek Raditya tampak senyum senyum sendiri sambil memandangi bunga yang ada di taman. Kakek Raditya adalah kharismatik ketampanan orang pribumi, meski sudah berumur enam puluh tahunan tampak masih segar dan tampan berwibawa. Tapi sayangnya keadaan strok membuatnya tidak bisa berjalan dengan semestinya.


Kakek Raditya adalah orang yang gigih bekerja dalam hal apapun yang terpenting tidak merugikan orang lain. Kalau diluar sana kebanyakan orang kaya menampakkan status kekayaanya beda dengan kakek raditya. Bahkan kalau dia pergi jalan jalan hanya memakai celana training pendek dan kaos oblong serta sandal jepit. Katanya biarpun murah yang penting nyaman untuk kita.


Keramahan dan tidak memilih milih orang untuk bergaulpun kakek Raditya juga tak perlu dipertanyakan lagi. Asal tidak merugikan dia, Pernah ada seorang karyawan membawa kabur uang perusahaan. Tapi kakek Raditya hanya bilang itu bukan rezeki kita, biarlah diambil. Itu adalah urusan dia dengan Yang Maha Kuasa, Aslan sendiri kadang heran dengan sikap kakeknya. Baik sih baik tapi jangan sampai dimanfaatkan orang, oleh sebab itu Aslan bergelar insinyur agar bisa berfikir secara logika dan realistis tentunya.


"Aslan gimana cewek kepiting hantunya'' tanya kakek.

__ADS_1


'Anu kek,,, dia lagi kerja katanya" jawab Aslan.


"Bukanya hari ini libur, ajak gih ke rumah kakek pingin tau gadis kepiting hantumu itu'' jelas kakek.


'' Eh iya kek... tapi asal dia gak kabur lagi ya kek. Aku juga gak tau kenapa nih cewek suka banget nolak aku kek. Padahal banyak yang pingin Deket ma aku lho kek" kata Aslan.


"Nggak kek,,, tapi aneh lho kek uang yang buat bayarin bajuku tak kembaliin gak mau. Malah jam rolexnya dikembalikan ke aku" jawab Aslan.


"Kok aneh gitu ya boy,,, jadi penasaran ma cewek kepiting hantumu" jawab Kakek.

__ADS_1


Kakek Raditya sudah mengenalkan cewek dari kalangan menengah sampai yang berada. dari yang pinter bisnis sampai yang hanya kuliahan. Dari anak teman hingga partner bisnis semua gak ada yang cocok. Eh... tiba tiba cerita tentang cewek kepiting hantu yang ditungguin lama tiba tiba kabur dan ilang.


Kakek Raditya tidak mempermasalahkan soal status ataupun latar belakang dari cewek yang akan dipilih Aslan kelak. Karena apa sebelum seperti ini kakek Raditya dulunya juga orang gak punya apa apa. Merintis bisnis dari nol dan dibantu sang menantu ya itu adalah ayah Aslan. Dan nama besar Hadi Mega Santosa didapat kakek Raditya dari nama perusahaan yang berkembang.


Jadi kemanapun dia dijuluki bapak Raditya Hadi Mega Santosa, bukan dari keturunan ningrat.


Sangat istimewa sekali... Orang biasa berubah jadi luar biasa karena kerja keras dan bisa mendapatkan nama besar dari kegigihan dan kesuksesan. Bukan darah biru yang membuatnya menyandang nama belakang Hadi Mega Santosa.


Aslan tertawa bersam dengan kakeknya walau hanya membahas soal gadis kepiting hantu, kakek Raditya berharap Aslan cucunya membuka hati untuk gadis itu. Ada raut muka bahagia diwajah Aslan ketika dia menceritakan tentang gadis itu. Kakek Raditya berharap dia jodoh Aslan yang dari Maha Kuasa bukan jodoh yang dipaksakan. sSepwrti ayah ibu Aslan. Anjani dan Gugun.

__ADS_1


__ADS_2