Wanitaku Pejuang Hebat

Wanitaku Pejuang Hebat
Kelolosan mie seblak


__ADS_3

Jam sepuluh tepat Citra sudah berada di dapur kantor makanan online. Didepan ya sudah ada bahan bahan untuk membuat mie seblak, dan tentu saja itu di dapur penguji kelayakan makanan pastinya.


Citra diberi waktu hanya empat puluh menit untuk membuat lima porsi mie seblak. Setelah Citra berkutat dengan bahan dan alat dapur mie seblak telah siap untuk dicicipi para staf penguji kelayakan makanan tersebut.


Waktu masak mie seblak tersebut harum dan wangi khas bumbu makanan menyebar ke seluruh ruangan. Tanpa sadar ada staf yang menjilat bibirnya karena tak sabar ingin mencicipi mie seblak buatan Citra. Dan akhirnya telah rampung ada yang ditaruh di piring dan ada juga yang ditaruh wadah kotak.


Citra mulai menyodorkan mie seblak pada para staf.


Tampilan mie seblak buatan Citra bikin para staf semakin ngiler. dengan mie yang dipadukan bumbu khas Indonesia dan dicampur dengan telur orak arik, topping ada ayam suwir yang dibumbu sedemikian enak nya. Tak lupa sayur yang direbus irisan bunga kol dan touge, dan tidak ketinggalan acar mentimun dan daun bawang.


Dan yang bikin tidak tahan adalah bau khas makanan seblak yang kaya rempah rempah dan semua penasaran dengan rasa mie seblak tersebut.

__ADS_1


Citra mulai menyodorkan mie seblak kepada semua pihak yang akan menyeleksi mie seblaknya. Proses berjalan dengan sangat lancar, setelah selesai Citra hanya tinggal menandatangani surat kontrak kerjasama.


Bahkan harga yang ditentukan oleh pemilik mie seblak.


"Kesepakatannya per kotak lima belas ribu rupiah dari pihak mbak Citra" kata ibu sari selaku manager marketing.


"Baik saya setuju" kata Citra mantap.


"Iya saya sanggup" kata Citra lagi.


"Mulai hari Senin saudara Citra sudah bisa memproduksi mie seblak ini dan selama lima hari kedepan perusahaan akan melakukan promosi pada produk ini" kata ibu sari.

__ADS_1


Mereka bergantian menandatangani surat kontrak kerja sama dan berjabat tangan.


Senyum mengembang diwajah cantik Citra, dalam pikirannya gak kebayang rezeki akan datang kepadanya. Mulai besok Citra benar benar harus mempersiapkan makanan yang akan dijualnya. Sekarang Tujuan Citra adalah pasar tradisional yang ada di Semarang.


Ditengah pasar banyak bau bau yang aneh dan itu membuat Citra berlari ke pojok pasar dan dia muntah muntah. Semua makanan yang dia makan tadi pagi keluar semuanya, badanya mulai lemas. Citra mencoba duduk di kursi pojok pasar, mencoba mengumpulkan tenaganya lagi. Andai tuan Aslan ada disini, pasti akan memapah aku untuk pulang dan mengoles minyak kayu putih diperutku.


Citra mulai bisa berdiri dan berjalan pulang, habis belanja citra memanggil becak untuk pulang ke kontrakan. Sampai di rumah citra berfikir untungnya waktu demonstrasi memasak mie seblaknya tadi pagi.


Tiba tiba ada notifikasi masuk dan ada pesanan mie seblak dua kotak. Dan harus dikirim jam lima sore, Citra mulai berkutat kembali di dapur untuk membuat masakan mie seblak. Setelah selesai Citra mengantarnya ke alamat tujuan dengan jalan kaki.


Kaki terasa capek, Citra membersihkan diri dan langsung tidur pulas meski itu baru pukul delapan malam. Citra menyetel alarm jam tiga pagi, karena jam lima pagi dia harus pergi ke pasar untuk membeli bahan bahan mie seblaknya.

__ADS_1


Malam ini Citra tertidur pulas, tapi tuan Aslan merasakan mual dan pusing yang begitu hebat sampai sampai dia sangat enggan keluar kamar.


__ADS_2