Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Tiup Lilin yg Tertunda


__ADS_3

selang satu jam di ruang operasi persalinan akhirnya tangis nyaring bayi Sahaja pun sudah terdengar di ruangan itu. dengan berlinang air mata haru, Sahaja yg didampingi suaminya, Sebastian menyambut anak ketiga mereka dengan penuh syukur dan haru yg luar biasa. seluruh anggota keluarga besar itupun tak henti hentinya mengucap syukur ke hadirat sang khalik atas berkat karunia yg mereka terima ini. para Opa Opa ganteng ;Eka, Adam dan Rangga sudah tidak sabar ingin melihat cucu mungil mereka yg baru saja terlahir ke dunia. pun juga Istri istri mereka, Rina, Clara dan Tiara, sebagai Oma milenial mereka pun turut merasakan kebahagiaan yg tak bisa dilukiskan dengan kata kata.


sementara itu Jingga dan Arlan yg juga menunggui di depan ruang persalinan pun tak kalah excited dan bahagia yg luar biasa akan kelahiran anak ketiga sahabat karibnya itu yg kelak juga akan mereka anggap dan perlakukan seperti putra kandung mereka sendiri.


"maa.. mamaa.." Ariella menarik narik tangan mamanya untuk sekedar menarik atenasi perhatian dari Jingga.


"yaa.. sayang... kenapa cantik..??" sambut sayang Jingga kepada anak bungsu nya itu. Arlan pun langsung mengangkat tubuh mungil putrinya itu dan menempatkannya diatas pangkuannya sambil mengecup sayang puncak kepala Ariella .


dengan wajah polos dan lugu ia menatap penuh harap kearah mamanya itu..


"Ella.. tadi belum make a wish maa..." dengan suara hampir tak terdengar yg menyiratkan rasa sedih mendalam ala anak 7 tahun yg pesta ulang tahunnya terpaksa kena "pinalti" dikarenakan bunda sahaja yg ingin melahirkan.


"Massyaaa..Allaahhhh... "


sontak Jingga dan Arlan menepuk jidat mereka sendiri yg benar benar kelupaan. karena pada kenyataannya saat di mension tadi acara yg digelar masih acara bebas saja, dan rencanannya setelah siang hari barulah acara inti yakni perayaan ulang tahun itu sendiri akan diselenggarakan. tapi.. semuanya rangkaian acara itu menjadi berantakan dikarenakan Sahaja yg tiba tiba ingin melahirkan.


"maaffin mama ya sayang. . . " ucap Jingga lirih.

__ADS_1


"ehmmm... princess cantik papa jangan sedih gitu donk.. nanti cantiknya ilang lho...." goda Arlan sembari mencium ciumi wajah cantik putrinya itu.


"aahhh.. hahahha.. udahh ahh paa.. Ella geli taau... " Ariella berusaha lepas dari kecupan kecupan sayang papanya itu.


"pah.. mah.. kami bertiga pulang aja ya diantar mamang supir. Gilang udah lelah pengen istirahat."


"iyaa.. ma... Galang juga.."


Jingga menatap sayang pada kedua putra kembarnya itu.


"yaa udah.. kita semua pamit pulang duluan yaa.. sama ayah Tian juga bunda Sahaja kalian." ucap Jingga yg di angguki setuju oleh Arlan.


mereka semua juga langsung bergegas pulang karna akan melanjutkan acara tiup lilin untuk Ariella yg tadi sempat tertunda.


Ariella sangat antusias saat seluruh anggota keluarga berinisiatif untuk pulang kembali melanjutkan acara ulang tahunnya yg tadi tertunda.


bahkan Sebastian pun ikut juga hadir dalam perayaan itu. Sahaja yg ditemani oleh oma Rina hanya menitip pesan sayang ucapan selamat ulangtahunnya juga menitipkan kado yg jauh jauh hari sudah ia persiapkan untuk putri kecilnya itu.

__ADS_1


acara tiup lilin itupun berlangsung meriah dan istimewa ditambah lagi karna mereka baru saja menyambut kelahiran anggota keluarga baru ditengah tengah keluarga besar mereka.


setelah perayaan tiup lilin dan penyerahan kado dari tiap tiap anggota keluarga, Sebastian pun bergegas kembali ke rumah sakit untuk menemani istri tercintanya dan juga putra tampannya yg sudah mencuri sepenuhnya hati dan jiwanya. rasanya dirinya tidak bisa berlama lama jauh dari putra tunggalnya yg akan menjadi penerus dirinya kelak. 🤗🤗🤗


#sedikit curhat#


🤗menulis dilapak ini adalah murni karna saya ingin menyalurkan bakat terpendam saya dalam hal menulis. dan kalaupun suatu saat karya saya ini bisa kontrak dan menghasilkan pundi pundi, bagi saya itu adalah bonus/ apresiasi dari buah karya saya ini yg mendapat pengakuan dari orang luar. ini novel pertama saya dan satu satunya yg saya tulis dan tidak pernah saya menulis di platform manapun. jadi, bagi semua yg sudah meluangkan waktu membaca karya remeh temeh saya ini. saya sangat sangat bersyukur dan ber terima kasih yg sedalam dalamnya. mengapa saya akhir akhir ini seperti "malas" update. ??


🤗saya tidak malas. juga tidak kekurangan ide menulis. satu satunya alasan saya "macet macet" update karna Hp saya rusak😱


selama ini saya menulis lewat ponsel dan beberapa bulan belakangan hp saya rusak, puncaknya bulan kemarin tombol a" susah bgt di pencet🤭 dan tanda x "hapus" kalo di pencet maka akan menghapus secara keseluruhan jadi saat sedang menulis ulang lagi.. ulang lagi...🤭 jadi kadang lupa sama tulisan awal🤭


beruntung .. semalam, my hubby ada sedikit rezeki sehingga tadi malam hp saya ini SUDAH di servis dan ..


yyyeeeeeaaaaaayyyy🥰🥰🥰🥰


saya sudah bisa menulis lagi.. menyalurkan bakat dan kreasi dalam diri saya. 😍😍😍😍

__ADS_1


trima kasih semua. 😘😘😘😘


SEMANGAT MENULIS🤗🤗


__ADS_2