Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Malam Bahagia Rangga _ Tiara


__ADS_3

kakek Barra yg melihat peluang besar sudah di depan mata untuk menikahkan kembali putranya dengan Tiara akhirnya langsung mengambil keputusan.


"baiklah... mengingat tadi nak Tiara janji bakal menerima dengan ikhlas untuk menikah kembali dengan putraku malam ini juga asalkan cucuku, Jingga sendiri yg memintanya sepertinya benar benar kesampaian.. jadi... ayo kita persiapkan diri kita masing masing agar malam ini kita semua bisa tampil layak dan pantas untuk menghadiri akad nikah putraku ini.


dan semua orang di ruangan itupun langsung bergerak mengambil perannya masing masing...seperti yg sudah di rancang baik dan sempurna oleh Arlan pagi tadi. Yap.. otak genius nya sudah menyusun siasat ini demi menenangkan sahabatnya Sebastian yg terus merengek kepadanya agar dirinya mau untuk menyusun strategi yg brilian agar paman dan tantenya itu bisa kembali bersatu dalam ikatan suci pernikahan. dan sepertinya strategi yg ia susun itu sukses besar bahkan tadi pagi, dirinya dengan percaya diri membagi bagikan tugas dan tanggung jawab kepada seluruh anggota keluarga yg hadir disitu demi terlaksananya akad nikah super dadakan Rangga - Tiara malam ini. Tiara yg tadinya mengira kalau ucapan kakek Barra tadi hanya bercanda mendadak dibuat panik melihat wajah wajah serius orang orang yg ada diruangan itu yg mulai menjalankan perannya masing masing. mereka semua sibuk menghubungi sana sini sesuai dengan instruksi Arlan pagi tadi. melihat kesungguhan diwajah wajah mereka, akhirnya Tiara memutuskan untuk menerima semua ini dengan ikhlas dan lapang dada. dia pun memilih berlalu dari sana menuju taman yg ada di mansion itu untuk sekedar menghirup udara segar dan menenangkan pikirannya. saat dirinya baru saja mendudukkan diri di bangku taman itu dengan segera Rangga juga duduk tepat di sebelahnya. Rangga yg memang tidak bisa lepas mengawasi setiap pergerakan wanitanya itu sedari awal dia masuk ke mansion ini terus saja mengekori Tiara kemanapun ia melangkah.


"kok adek di sini...?"


mendengar pertanyaan Rangga tadi Tiara hanya bisa tersenyum samar.


"kenapa mas ngikutin saya terus ??"

__ADS_1


"karna mas gak mau melepasmu lagi walau dari pandangan mas sekalipun dek."


Tiara yg memang masih mencintai Rangga hanya bisa terdiam. dalam hati dia sangat bersyukur akan hari ini. hari dimana cinta pertamanya itu kembali datang dalam hidupnya dan ingin berada di sisinya untuk selamanya. akhirnya ia pun menatap ke sekeliling menikmati indahnya hamparan hijau di taman yg asri itu. tapi diamnya Tiara ditanggapi berbeda oleh Rangga. dia sudah yakin kalau Tiara saat ini mau menikah kembali dengannya karna desakan dari keluarga barunya.


”apa adek sekarang menyesal dengan keputusan yg adek ambil tadi??"


bukan menjawab Tiara malah balik bertanya kepada mantan suaminya itu;


"TIDAK !!! mas tau saat ini adek sedang bimbang. tapi... setelah kita kembali bersama dalam ikatan pernikahan akan mas buktikan kalau mas benar benar menyesal dan akan mas perjuangkan lagi cinta adek yg cuma buat mas." Rangga berucap tegas dan lalu menarik lembut tangan Tiara.


"sekarang ...tolong temani mas melihat cucu cucu kita dek.." Tiara pun menurut saja dan membiarkan Rangga menggenggam tangannya dengan sangat erat. saat mereka sudah sampai didalam mereka menjadi bahan olok olokan karna Tiara yg tadinya ingin melepas tautan tangan mereka, tapi Rangga dengan cueknya berjalan santai dengan tetap menggenggam erat tangan pemilik hatinya itu.

__ADS_1


"ciieee.. gandengan.…" goda kakek Putra.


"Suuuuuiiitttt....suuuuiiiittt...” Sebastian ikut menambah rona merah di pipi Tiara.


"mas.... lepass...." Tiara berbisik pelan tapi Rangga malah semakin mengeratkan genggaman tangannya.


"duhhh....pengen gandengan juga dehh ahhh.. suami mana suamii... paappiiii.... " Clara pun tak mau ketinggalan menggoda Tiara.


keceriaan itupun berlanjut di dalam ruang makan karna mereka semua akan segera bersantap siang bersama di ruang makan yg sangat luas dan mewah dengan menu menu terbaik dari para chef handal di mansion itu.


malam pun tiba, acara ijab kabul itu pun akhirnya digelar di mansion itu. seluruh rangkaian acara berjalan sangat baik dan hikmat, bahkan dekorasinya pun sangat indah dan elegan. setelah Rangga dan Tiara resmi menjadi pasangan suami istri lagi seluruh keluarga turut berbahagia untuk pasangan yg tidak lagi muda itu. Jingga bahkan menitikkan air mata haru saat Kata SAH dari seluruh Anggota keluarga besar itu berkumandang riuh di dalam mansion itu. Arlan mendekap dengan sayang istri cantiknya itu untuk membuatnya merasa lebih tenang & nyaman bahkan Sahaja juga mengalami sedikit kesulitan karna saat ini Sebastian yg terlalu larut dalam kebahagiaan juga ikut ikutan menangis dalam dekapan hangat pasangan halalnya itu. padahal Sebastian hanya modus saja dan ingin mendusel duselkan hidungnya di aset kembar milik Sahaja. dan si genius Arlan yg langsung bisa menangkap sinyal kemesuman sang kakak ipar hanya bisa geleng-geleng kepala dengan tingkah kocak sahabatnya itu. untung saja para orangtua terlalu fokus dengan rangkaian acara sehingga merekapun tidak melihat "modus" Sebastian itu. 😄😄😄

__ADS_1


Semangat Menulis ✍️✍️


__ADS_2