Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Kesempatan Kedua


__ADS_3

Hanya 30 menit waktu yg dibutuhkan Dewi dan orangtuanya untuk sampai ke mansion mewah dan megah milik keluarga Samudra. saat ini mereka sudah harap harap cemas semoga saja pertemuan kali ini hanya membahas persiapan perhelatan pertunangan besok. dengan terburu buru mereka bergegas masuk ke mansion utama keluarga Samudra dengan diantar langsung oleh kepala pelayan keluarga tersebut yg sejak tadi sudah menyambut mereka di depan. melihat ekspresi tuan dan nyonya Samudra yg dingin dan tidak bersahabat ditambah senyum smirk Arlan yg tidak biasanya membuat mereka jadi was was dan berharap semoga pertemuan ini bukan untuk membatalkan perjodohan anak anak mereka.


"aaarrhhhhhh....." Dewi berteriak karna tiba tiba saja dirinya terjerembab ke lantai karna ada tangan dari belakang yg menarik tubuhnya begitu kuat. karna beberapa saat sebelumnya


Dewi yg melihat calon tunangannya pun sudah menunggu kehadiran mereka langsung mendekati Arlan dan saat dia hampir mencapai Arlan dengan penuh emosi Clara menariknya menjauh dari anaknya samai Dewi jatuh terjungkal kelantai. "jangan coba coba kau sentuh anakku dengan tangan kotormu itu." ucap Clara dengan penuh penekanan. kedua orangtua Dewi sangat syok dengan perubahan sikap Clara yg begitu tiba tiba. rasanya tadi siang hubungan mereka masih baik baik saja karna mereka bertiga masih sempat meninjau lokasi acara besok serta mengecek segala persiapannya. kenapa tiba tiba malam ini Clara jadi terlihat sangat marah pada mereka. belum selesai keterkejutan mereka tiba tiba tuan Adam mengatakan hal selama ini paling tidak ingin mereka dengar. "malam ini saya tegaskan kalau saya membatalkan acara pertunangan anak anak kita besok dan saya ingin memutuskan hubungan antara keluarga kita baik itu hubungan bisnis apalagi hubungan persahabatan kita cukup sampai disini. ibu Dewi yg masih syok dengan kejadian yg tiba tiba ini memegang dadanya yg bergemuruh sesak. wajah suaminya pun sangat pucat setelah mendengar ucapan dari tuan Adam. "bagaimana dengan bisnis yg sudah susah payah kubangun selama ini. ada apa sebenarnya ini. apa yg sudah membuat orang orang berpengaruh ini murka??? masih dengan kebingungannya ibunya Dewi berusaha mencoba mendapatkan sedikit pencerahan. "jeng Clara.. sebenarnya. . . ada apa ini? ? apa tidak bisa lagi kita pertimbangkan dengan kepala dingin. tolong jangan terbawa emosi. pasti sudah terjadi sebuah kesalahpahaman sehingga membuatnya menjadi membingungkan seperti ini. tolong jelaskan permasalahannya supaya kami semua bisa mengerti dan meluruskannya ". dan sekiranya salah seorang dari kami sudah menyinggung kalian tolong maafkanlah kami demi kebahagiaan anak anak kita."

__ADS_1


"ciihhh. kebahagiaan kau bilang..!!?? apa pendengaranmu sudah rusak atau barangkali otak anda yg sudah rusak sehingga tidak bisa mencerna dengan baik kata kata suami saya barusan. apa perlu saya tegaskan berulang ulang kalau kami sekeluarga sudah tidak Sudi untuk berhubungan dengan keluarga kalian dalam bentuk apapun??!!! "


Clara yg sudah sangat emosi sampai berdiri sambil menunjuk nunjuk kearah mereka bertiga.


"terutama kau .. perempuan jalang. jauhi anakku sejauh mungkin. jangan coba coba kau berusaha mendekatinya seinchipun. atau kau rasakan sendiri akibatnya. !!!!" orangtua Dewi semakin bingung. dan berharap ada yg mau memberikan penjelasan kepada mereka. dengan sangat murka tuan Adam melempar rekaman video itu kehadapan ayah Dewi. "lihat sendiri bagaimana perilaku putri kesayanganmu itu. dan..

__ADS_1


sebelum kalian membuka rekaman itu aku minta kalian angkat kaki dari rumah ini. aku sudah muak melihat kalian bertiga. secepatnya angkat kaki dari rumahku sekarang. sarkas tuan Adam.


"baiklah. baiklah tuan adam... kami pergi sekarang. tapi... mengingat persahabatan yg terjalin antara kita sudah sangat lama, tuan Adam tolong beri kami kesempatan sekali lagi. kumohon. apapun akan kami lakukan asalkan tuan mau memaafkan kesalahan kami." ucap ayah Dewi mengibah.


"baiklah... aku akan memberikan kalian kesempatan kedua."

__ADS_1


"WHAAATTTT... ???" Adam dan Clara memekik berjamaah๐Ÿคช๐Ÿ˜๐Ÿค”๐Ÿ˜


semua orang menganga tidak percaya dengan kata kata yg baru saja Arlan ucapkan didepan semua orang. ๐Ÿฅบ๐Ÿค”๐Ÿ™„๐Ÿ‘‰๐Ÿ˜๐Ÿ‘‰


__ADS_2