
saat kata SAH itu berkumandang di gedung itu, tak dapat dipungkiri, rasa haru dan kebahagiaan kini tengah menyelimuti relung hati seluruh keluarga besar Gilang. Rina, ibu kandung Hanella yg menyaksikan pernikahan Super duper kilat putri nya itupun tak kuasa menekan perasaan haru yg bergejolak dalam dadanya sampai² air matanya tak jua berhenti mengalir. baru semalam mereka membahas bersama Hanella bagaimana cara mereka selanjutnya demi menghindari kejaran dari suami gilanya itu, tapi hari esok siapa yg bisa menduga. mimpi pun dia tak menyangka, bahwa harapan nya yg tak sengaja ia ucapkan semalam untuk melihat Hanella bahagia dalam pernikahannya benar benar dikabulkan oleh yg Kuasa. bahkan seolah olah langsung dijawab detik itu juga. 🤭 Galang yg awalnya kesal karna kalah start dari sang adik dalam hal membina rumah tangga, pun turut merasakan euforia kebahagiaan yg sama bersama seluruh keluarga besarnya. senyum tulus itu pun nyata, melengkung indah diwajahnya yg rupawan. bahkan pujaan hatinya yg sedari tadi menyaksikan secara virtual pernikahan adik kembarnya dengan sahabat kekasihnya itu, semakin manis saja dimatanya dengan isakan tangis yg tak jua berhenti dari pelupuk matanya. rasa bangga juga bersemayam di relung hati Arlan dan Sebastian. sebagai seorang ayah yg mengenal baik putranya, tak pernah sekalipun terbersit rasa ragu akan keputusan kilat putranya hari ini. mengingat begitu besar pengorbanan sang putra demi mengikat pujaan hatinya itu hari ini, rasanya segunung emas pun tak kan mampu menggantikan betapa berharganya hari ini bagi mereka. bahkan mereka semua rela mengesampingkan hal apapun,walau sepenting apapun itu, demi menyaksikan pernikahan yg penuh haru ini.
"perhatian semuanya,
disini saya ingin menyampaikan; selamat, untuk putra kebanggaan ku, Gilang. semoga kebahagiaan selalu menyertai hidupmu, nak. sayangi dan bahagiakanlah istrimu. dan selamat datang di keluarga kami, menantuku Hanella. tolong jaga dan cintailah putraku. karna demi mewujudkan hari ini, tak terhitung seberapa besar pengorbanan putraku untukmu. berbahagialah, nak. doaku selalu menyertai kalian." pungkas Arlan dengan suaranya yg tetap cool dan berwibawa. Jingga yg sedari tadi duduk di sebelahnya tak kuasa menahan haru dan langsung menghambur ke dalam pelukan suaminya. derai air mata kebahagiaan yg mengalir di pipi mulus istrinya itu dihapusnya pelan, dan dengan segenap cinta yg membuncah didadanya, Arlan mengecup sayang kening istri tercintanya itu. Sahaja yg juga masih larut dalam kebahagiaan pun, langsung memeluk erat suaminya. Sebastian pun tak kalah bangga dengan pencapaian Gilang ini. baginya, Gilang juga adalah putranya. karna itu, ia pun ingin menyelamati mereka dengan tulus mendoakan semoga keluarga yg baru ini mendapatkan ridhoNya dan kebahagiaan akan selalu menyertai dalam biduk rumah tangga mereka. kedua putri kembarnya, Selena dan Selina, pun juga merasa sangat terharu dengan pernikahan kakak sepupu nya ini. mereka yg memang saat ini sedang naik daun menjadi model kembar papan atas dunia, pun menyempatkan diri, mengcancel semua jadwal kerja mereka yg sudah tersusun rapi, walau harus membayarkan royalti yg tidak murah karna membatalkan kontrak secara sepihak, lantaran waktunya yg bersamaan dengan pernikahan kakak sepupu cool mereka ini. Ariella, yg juga mengenal Hanella dan Jelita sedari kecil, pun masih diliputi rasa haru akan pernikahan kakaknya ini. baginya, pernikahan Gilang ini benar benar sangat romantis dimatanya. diam diam, diapun berharap kelak akan ada seseorang yg akan mempersiapkan pernikahan seindah ini buatnya. bukan karna kemewahannya, tapi lebih dari itu, pancaran cinta tulus Gilang kepada kekasih halalnya itu, membuat siapa saja yg melihatnya merasa hangat didada. dan Galang sendiri, yg awalnya memang sengaja berusaha menutupi keberadaan Hanella, saat ini benar benar merasakan kebahagiaan yg nyata. melihat sang adik yg terus tersenyum dengan tatapan penuh cinta kepada istrinya itu, membuatnya merasa menyesal. kenapa tidak dari dulu saja dia berkata jujur. tapi...lagi dan lagi tidak ada seorangpun yg mampu memprediksi apa yg akan terjadi dalam hidupnya dikemudian hari. dan ia pun berjanji pada dirinya sendiri. akan sungguh sungguh mendukung keputusan adik kesayangannya ini walau ia tau bahaya besar apa yg akan dihadapi oleh adik kesayangannya itu. yg jelas, mulai saat ini dia berjanji akan menjadi perisai bahkan pelindung bagi keluarga kecil adiknya ini. pandangannya pun teralihkan kewajah sang kekasih yg Dimata seorang Galang bak "sang Dewi" itu.
dan seolah tak ingin semakin tertinggal jauh dari Gilang, dia pun berinisiatif akan mengikuti jejak sang adik. belum lagi selama ini dia yg selalu mengumandangkan ingin menikahi Jelita, bahkan bertahun tahun ia mengucapkan hal sama didepan keluarganya, tapi hanya ditanggapi angin lalu oleh seluruh anggota keluarganya itu, karna mereka yakin, seorang Galang tidak akan tega berbahagia sendiri, sedangkan adik kembarnya sendiri masih dilanda perasaan galau yg berkepanjangan.🤭🤭
"ehh... ehhmm...perhatian semuanya." ucap Galang pada akhirnya.
"saat ini sayapun ingin mengucapkan selamat berbahagia kepada adikku tersayang, Gilang Samudra. bagiku, kebahagiaanmu adalah yg utama. tapi lebih dari itu, ada satu rahasia yg harus kau tau. dihadapan seluruh keluarga besar. aku ingin mengakui bahwa selama beberapa tahun belakangan ini, aku sebenarnya tau dimana keberadaan Hanella.."
__ADS_1
hening.
sunyi.
senyap.
ruangan itu, yg tadinya riuh dengan euforia tangis dan tawa kebahagiaan mengharu biru, tiba tiba berubah seratus duapuluh delapan derajat. semuanya hening. dan fokus mereka hanya kepada Galang yg terlihat sangat gugup dan juga penyesalan nyata terukir diwajahnya. seolah menunggu kata dari Galang mereka hanya diam dan fokus melihat layar virtual Galang saja.
Gilang yg kembali ke mode dinginnya, kembali menggenggam tangan sang istri. untuk menguatkannya. jujur saja, hanella bisa menarik kesimpulan dari pengakuan Galang tadi, pastilah selama ini Gilang mencari tau keberadaannya. dan entah kenapa ada rasa bergetar hangat dalam dada nya. dan ia pun membalas genggaman Gilang dengan menjalin jari jemari tangan mereka yg saling mengait.
dengan penuh percaya diri dan sikap coolnya yg gak ada obat, ia pun menatap sang kakak kembar.
__ADS_1
"AKUPUN SUDAH TAU MENGENAI HAL ITU DARI LAMA. DAN PERMINTAAN MAAFMU DITERIMA. 😏😏"
"WHAAATTTT.."
Galang yg tadinya mode sedih mendadak kesal dan marah bercampur emosi. tak menyangka kalau kulkas 20.pintu itu selalu selangkah didepannya. dan yg lebih mengesalkannya lagi, dari wajah wajah shok keluarganya seolah olah menyiratkan mereka juga sudah lama tau. tapi tidak ada yg mau buka mulut. bahkan layar mereka langsung padam satu persatu menandakan mereka tidak lagi terhubung. sementara itu Gilang pun langsung bergegas menuju pintu keluar gedung itu.
Dan tanpa banyak kata, ia pun menarik sang istri melangkah meninggalkan ruangan itu menuju apartemen pribadinya. sebelumnya dia pamit sekaligus izin ke ibu mertuanya, minta waktu hanya berdua saja dengan Hanella. Rina pun maklum dan tersenyum melepas kepergian mereka berdua. akhirnya asisten Gilang langsung mengarahkan Rina ke mobilnya menuju mansion Gilang di kota itu.
🥰🥰🥰🥰🥰
#Semangat Menulis✍️✍️
__ADS_1