Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Permintaan Jingga


__ADS_3

Semenjak kembalinya Rangga ke tengah tengah keluarga aslinya, ada yg berbeda pada diri Jingga. Jingga jadi semakin lengket saja dengan ayahnya itu. bahkan belakangan ini saat Rangga ingin berduaan saja dengan Tiara dan sedang bermanja di pangkuan istrinya itu di gazebo taman belakang mansion mereka bak anak remaja yg sedang kasmaran, jingga yg kebetulan melihat adegan romantis itu merasa jengah dan saat ia melihat hal itu ada rasa cemburu pada diri jingga. ia pun langsung mendatangi mereka dan mendudukkan dirinya diantara papa dan mamanya itu yg membuat Rangga dan Tiara jadi bertanya tanya dalam hati mereka,


ADA APA DENGAN JINGGA???


saat ini satu satunya hal yg Jingga inginkan hanyalah agar dirinya saja yg diperhatikan oleh kedua orangtuanya. titik !!! 😲

__ADS_1


Begitupun dengan Sebastian dan kakek Barra. saat ini sikap Jingga pada mereka berdua sangat jauh berbeda dengan yg dulu. jika dulu dirinya hanya bersikap biasa dan sewajarnya saja pada mereka tapi sangat jauh berbeda dengan yg Jingga lakukan saat ini. Jingga ingin selalu dimanja oleh kakak dan kakeknya itu dan menjadi prioritas utama bagi mereka berdua. dia ingin agar kakak dan kakeknya itu selalu menuruti keinginannya dan mengabulkan semua permintaannya. menemaninya berbelanja adalah hal wajib dan paling utama yg harus dituruti kedua pria dari klan Prakasa beda generasi itu. kakek Barra tidak masalah dengan permintaan cucu perempuan kesayangannya itu. bahkan kadang ia juga mengajak kakek putra dan juga Sahaja agar iku berbelanja dan menghabiskan waktu menyenangkan bersama. pasangan kakek dan cucu ini memang selalu asik dan kompak. dan hal ini sangat jauh berbeda dengan Sebastian. baginya Jingga sangat lama berbelanja dan juga sangat boros. berbeda dengan Sahaja yg memang lebih simpel dan sederhana dalam hal apapun. Sahaja lebih santai dalam berbelanja dan membeli seperlunya saja. berbanding terbalik dengan Jingga yg sangat suka berbelanja sangat banyak dan bermerk. dirinya sudah membayangkan akan membawa belasan paper bag di kedua tangannya dan kalau dia berusaha menolak atau menunda keinginan tuan putri dari klan Prakasa itu, maka bisa dipastikan dia harus siap sedia menonton drama Korea ”sad season" secara live versi Jingga. Yap. Jingga tidak segan segan mengeluarkan jurus melankolisnya yakni menangis di sudut ruangan dengan air mata yg menganak sungai dan bila sudah begitu Sebastian hanya bisa mengelus dadanya, meminta maaf dan akhirnya malah dia sendiri yg mengajak, membujuk dan memohon kepada princess clan Prakasa itu agar Jingga mau diajaknya ke mall untuk berbelanja sepuasnya menghabiskan uangnya dan berhenti menangis karna saat ini baik Arlan, Sahaja, Rangga dan juga Tiara sudah menatap tak suka kepada dirinya yg sudah membuat Jingga menangis sesedih itu. lagi lagi sebastianpun dibuat bingung dengan sikap Jingga ini dan akhirnya diapun kompak berucap hal yg sama dalam hatinya seperti Rangga dan tiara tadi ;


ADA APA DENGAN JINGGA ???


saat malam hari gilirannya Sang suami berotak jenius, Arlan yg dibuat bingung dan mati gaya dihadapan sang istri. ada saja yg ingin dibahasnya di ranjang mereka padahal Arlan sendiri ingin memuja dan memanjakan tubuh sang istri dengan ritual malam mereka seperti malam malam sebelumnya. tapi... sudah beberapa malam ini sang istri asik sendiri mengajaknya mengobrol panjang kali lebar tak tentu arah dan bergelandut manja dalam pelukan hangat sang suami. saat Arlan berusaha mengalihkan perhatian sang istri dengan sentuhan sentuhannya yg mendamba, Jingga mendadak galak dan menepis kasar tangan suaminya itu dan bila Arlan tetap berkeras meminta haknya maka sudah dapat dipastikan nasibnya akan sama seperti Sebastian yg harus dengan sukarela menonton drama queen sang istri dalam adegan "menangis teraniaya" dan sudah pasti dirinya juga mendadak akan "dimusuhi“ seluruh keluarga karna sudah berani membuat sang princess menangis sedih. haddehh...😔😔😔jadikan...demi menghindari segala resiko yg ada, Arlan dengan terpaksa, walaupun sambil terkantuk kantuk tetap berusaha terlihat antusias dengan semua celotehan sang pemilik hatinya itu. mau tidak mau akhirnya Kata keramat itu pun berulang pada diri Arlan ;

__ADS_1


ADA APA DENGAN JINGGA ???


kira kira nih yee...


Ada Apa Dengan Jingga ya.. man teman🤪🤪🤔🤔🤔😂😂

__ADS_1


Semangat Menulis ✍️✍️


__ADS_2