Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Baju Couple Keluarga


__ADS_3

pagi ini ada kebisingan yg terjadi di ruang tengah mansion Samudra. yup.. semenjak setahun belakangan ini Arlan memutuskan untuk tinggal di mansion Samudra dengan kedua orang tuanya yakni kakek Adam dan nenek Clara. keputusan ini ia ambil mengingat kesehatan ayahnya sudah semakin menurun. Clara sendiri yg meminta mereka untuk pindah ke mansion itu mengingat dirinya memiliki penyakit panik yg berlebihan jika mengalami suatu kejadian yg tidak mengenakkan baginya.


Galang dan Gilang sedang merengek dihadapan mama mereka, Jingga. (sebenarnya cuman Galang aja sih yg merengek rengek, si Gilang cuman berdiri aja di sebelahnya dengan tatapan mata malas dan eneg liat abangnya itu merengek rengek kayak bayi. sebenarnya kalau boleh milih, udah dari tadi Gilang pengen pergi aja dari sisi kembarannya itu, tapi... karna Galang menjanjikan sesuatu yg tidak bisa untuk dirinya tolak, yahh... dengan suka(tak)rela dirinya pun bersedia juga untuk membantu kembarannya itu menjalankan "misi rahasianya" itu yg pada kenyataannya dirinya TIDAK ADA membantu sama sekali karna Gilang hanya berdiri dengan gaya coolnya ala ala cogan (cowo ganteng). dengan tatapan mata tajam sembari memasukkan satu tangannya kedalam saku celana jogernya.


flashback on


"Lang... Gilang... sini deh.. aku ada misi rahasia buat kamu...." ucap Galang antusias dipagi Hari yg cerah, secerah dan seterang hatinya saat ini.


dengan dengusan kesal campur malas campur ngantuk, Gilang mau tak mau meladeni juga kembarannya tersebut Karana jujur saja, baru kali ia mau meladeni permintaan saudara kembarnya itu.


"iya, kenapa??" balas Gilang dengan wajah malasnya.


"aku pengen main nih ke tempat Jelita. kamu mau ikut enggak ??" Galang dengan wajah antusiasnya mengajak sang adik untuk bertamu sepagi ini.


"enggak"!!! tegas Gilang sembari berbalik memunggungi kakak kembarnya itu demi melanjutkan tidurnya tadi yg sempat terganggu.


"issstt.. kau ini. ntar disana ada Hanella juga lho.." tawarnya kepada sang adik.


mendengar nama gadis manis itu disebut refleks Gilang senyum senyum sendiri dan


berbalik badan ke arah kakak nya itu lagi.

__ADS_1


"ya.. udah.. tapi sekali ini aja ya..."


balas Gilang dengan sikap dinginnya.


"yesse... " Galang girang bukan main.


"jadi gini rencananya.. ntar kita nemuin mama supaya mau ngantar kita ke butiknya mama jelita. dengan dalih kita pengen banget liat mama,papa, kita berdua sama Ariella itu pake baju couplean di acara sekolah lusa." dengan antusias Galang mengeluarkan ide brilian nya demi bertemu sang gadis pujaan hati.


Yapp.. dua hari lagi akan diadakan acara terbuka yakni pertandingan antar keluarga di sekolah mereka demi memelihara dan meningkatkan tali silaturahmi antar sesama murid dan orangtua murid yg ada disekolah itu. mulai dari tarik tambang, battle dance family, lomba memasak dan masih banyak lagi yg lainnya. Dan kebetulan keluarga mereka akan bertanding tarik tambang dengan keluarga lainnnya.


dengan mengangkat sebelah alisnya Gilang pun berucap ;


"isssttt.. kau ini.... udah... ikut aja.. ayok..." dengan setengah memaksa Galang berhasil menyeret saudara kembarnya itu demi menemui mama mereka.


Flashback off


"maaa... maaamaaaa.... ayo lah kita pergi ke butiknya mama nya Jelita sekarang ... ayo dong ma...."Galang masih berusaha membujuk mamanya itu.


"isssttt.. kamu ini.. yaa... kalau cuma buat pesan baju couplean keluarga aja.. kan bisa lewat telepon sih mesannya, gak Harus ke Sana juga, cuman kaos biasa juga kan.... atau ke mall aja sekalian jalan ... gimana ??" tawar Jingga. sebenarnya bukan nya dia tidak paham tujuan putra kembarnya itu pagi pagi buta langsung minta dianterin ke butik sahabatnya itu .. tapi, Jingga ingin tau sampai sejauh mana putranya ini mau memperjuangkan apa yg dia sukai😂.


"mah.... ayo lahh...ini... demi ... demi... " Galang berusaha berfikir keras dan di. detik berikutnya... aHHa...🤪

__ADS_1


"ini demi Gilang ma..."ujar Galang santai yg langsung di tatap dengan pelototan mata tanda (sangat) tidak suka dengan alasan ajaib bin abal abal menjengkelkan yg dibuat oleh kembarannya itu.


"demi... Gilang...???" beo Jingga dengan tatapan matanya yg seolah oleh menyiratkan ketidaksetujuannya.


"iya ma.. demi Gilang...ini ide dia ma... dia maksa maksa aku dari bangun pagi tadi buat ngomong gini ke mama.... " ucap Galang dengan cueknya.


Jingga yg tau betul watak kedua putra kembarnya itu memilih bersidekap dada dan menanti penjelasan yg detail dan akurat dari putra kedua nya itu.


hufffftt... dengan malas Gilang pun jujur kepada mama nya itu.


"jadi.. tadi pagi dia ini bangunin aku ma.. minta ditemani ngomong sama mama. katanya dia mau main ke butik mamanya Jelita. dia nya pengen ketemu dan bermain dengan Jelita."


Jingga selalu bangga dengan sikap putra keduanya ini yg selalu jujur dan apa adanya. sembari tersenyum dia membelai sayang kening putranya itu. melihat kejujuran dan ketegasan dimata Gilang entah kenapa Jingga selalu mengaitkannya dengan Arlan, suaminya.


"benar benar fotocopy timbal balik." batin Jingga sembari mengulum senyum.


"yaa.. udah...selesai sarapan kita semua main ke butik Jelita ya.. " tawar Jingga akhirnya.


"houurrreeeyyyy..." Galang tertawa bahagia sementara Gilang sudah putar arah menuju ruang makan yg ada di mansion itu. hatinya pun kini tengah berbunga bunga membayangkan sebentar lagi dirinya pun juga akan bertemu lagi dengan Hanella, gadis manis yg cengeng itu. 🤪🤪😂😂😘😘☺️☺️


Semangat Menulis ✍️✍️

__ADS_1


__ADS_2