Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Malam Pertama ( Versi Sebastian Sahaja )


__ADS_3

Sebastian yg sudah tidak sabaran dengan hasrat yg sudah sedari lama ia tahan akhirnya sampai juga ke dalam kamar pengantinnya yg di hias dengan sedemikian rupa itu. dirinya langsung mengedarkan pandangannya yg memperhatikan sang istri sedang sibuk berjibaku dengan tumpukan kado menggunung yg ada dihadapan mereka. dengan senyum merekah Sebastian langsung menghampiri istri cantiknya itu dan memeluk sahaja dengan mesra dari belakang. awalnya sahaja sangat kaget dengan perlakuan Sebastian, tapi dirinya berusaha tenang dan menerima dengan ikhlas perlakuan manis suaminya itu. belum lagi wejangan sang mama Rina yg sedari tadi isi nasihatnya sebelas duabelas sama dengan mama Tiara yg intinya saat ini dirinya sudah berubah status menjadi seorang istri. jadilah istri yg menghormati suami, melayani suami, tunduk dan patuh nasihat suami, bla..bla.. bla... dan masih panjang lagi nasihat dan petuah dari mamanya tadi. sampai akhirnya dirinya pun sudah tidak tahan lagi dan mengaku sudah paham dan sudah sangat mengerti tugas dan tanggung jawab seorang istri. karna melihat sang putri yg sudah paham, Rina pun memutuskan untuk keluar dari kamar pengantin itu. karna merasa tidak ada yg bisa ia kerjakan sahaja memilih untuk membuka kado istimewa dari sang mama mertua yg sengaja di letakkan paling atas dari ratusan tumpuk kado yg ada diruangan itu yg masih ada ribuan lagi diruangan sebelah. sang mama mertua memang sudah mewanti wanti menantunya itu agar segera membuka kado pemberiannya dan langsung mengenakannya di malam pengantin mereka. belum sempat ia membuka kado itu, sang suami ganteng sudah menampakkan diri dan memeluk dirinya begitu erat dan sangat posesif. "ehmm... mas... tolong lepas dulu, saya angep mas pake gaun ini.. " Sebastian yg mengerti kesulitan sang istri itu pun memilih melepaskan sahaja sejenak dan membantu sang istri melepas gaun mewah itu. setelah dengan sangat menahan hasratnya, Sebastian berhasil menurunkan resleting gaun mahal milik istrinya itu. melihat punggung mulus sang istri dengan refleks ia mengelus punggung mulus istrinya dan sahajapun langsung beranjak dan menghilang dibalik pintu ruang ganti dengan menenteng bungkusan kado dari sang mama mertua. setelah mandi dan berendam air hangat, sahaja merasa segar dan ia pun mencoba membuka kado sang mama mertua. betapa terkejutnya dirinya yg mendapati sebuah gaun tidur super tipis nan seksi terlipat cantik dalam kotak mewah itu. dirinya gemetar karna merasa sangat malu untuk memakainya. dia mencoba membuka lemari walk in closet yg ada diruangan itu tapi isinya kurang lebih sama saja dengan yg ia pegang. mau tidak mau ia terpaksa memakai gaun menerawang itu dan memutuskan memakai bathrobe diluar gaun malam sexy itu. dengan sangat pelan ia membuka pintu yg tak terasa sudah 45 menit ia ada didalam sana. sang suami yg sudah sangat kelelahan tertidur pulas di sofa yg ada di samping ranjang mereka. merasa tak tega dengan suaminya yg belum sama sekali membersihkan diri mau tidak mau ia memutuskan membangunkannya juga. dengan lembut sahaja mulai membangunkan Sebastian. merasa ada yg mengguncang tubuhnya Sebastian mulai terbangun dan mendapati istri cantiknya itu sudah selesai membersihkan diri. sekilas ia mencuri ciuman 😘 mesra dari sang istri dan bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri. merasa canggung dengan situasi ini, sahaja berinisiatif membuka bathrobenya dan bergegas masuk kedalam selimut tebal yg ada di ranjang itu dengan hanya mengenakan gaun tidur pemberian mama mertuanya tadi, sahajapun mulai pura pura tidur. awalnya dia memang berpura pura tapi lambat laun dirinyapun tertidur pulas karna memang kegiatan seharian ini yg sangat membuatnya kelelahan. jam didinding kamar mereka sudah menunjukkan pukul 11 tepat. Sebastian yg sudah selesai bersih bersih dengan sangat bersemangat berjalan kearah ranjang mereka dan mendapati sang istri sudah terlelap. dirinya pun tersenyum dan mencium sekilas bibir ranum peach istrinya yg sangat menggodanya itu. sambil menopang kepala dengan satu tangan Sebastian menatap dalam dalam istrinya yg sudah terbuai kealam mimpi itu.


__ADS_1


Pukul 12 lewat 15 menit sahaja yg tadinya sudah terbuai kedalam mimpi lambat tapi pasti dirinya merasa terganggu karna seperti ada yg menekan dan menghimpit tubuhnya. dengan malas ia membuka matanya dan mendapati suami gantengnya sudah berada diatasnya. sambil menghirup dalam dalam aroma tubuhnya, sang suami seakan sudah tak sabar melanjutkan kegiatan sakral mereka ketahapan berikutnya. apalagi dirinya seperti mendapat jackpot Karna ternyata istri cantiknya seperti sedang menantang kejantanannya dengan memakai baju tidur super sexy itu.


"mas ngapain..??"

__ADS_1


"mas, lagi bangunin Eneng. mas mau ngajak Eneng ibadah bareng" sambil mengendus kan hidungnya kedada sahaja. sahaja yg merasa gelipun berusaha menjauhkan wajah sang suami yg tiba tiba berubah mesum itu.


"mas... pengen ibadahnya sekarang sayang. dijamin bakalan dapat pahala lebih. mas janji bakal bimbing Eneng sampai mahir. istri cantik mas mau dapat pahala gak?? mau masuk syurga juga kan. nahh.... nurut ya sayang sama suami. .. "

__ADS_1


sahaja yg sudah pasrah dengan permohonan sang suami ganteng nya itu pun dengan rela dan ikhlas menuruti permintaan sang suami. dengan lembut Sebastian mulai menyentuh dan membimbing sang pemilik hati sampai mereka sama sama menanjak ke nirwana menggapai indahnya surga dunia. tak terasa kegiatan panas di kamar mereka itu setelah masuk beberapa ronde dan akhirnya mereka sudahi pukul 3 dini hari. itu pun karna melihat sang istri yg sudah sangat kecapean membuat Sebastian tak tega untuk melanjutkan kegiatan yg membuat mereka basah berkeringat itu. dengan memeluk tubuh polos sang istri yg beberapa saat lalu dengan suka rela menghadiahkan dirinya mahkotanya itu, Sebastian pun menutupi tubuh mereka dengan selimut dan mulai terlelap dengan perasaan hati yg sangat bahagia. Sebastian sangat bersyukur karna dirinya lah yg pertama bagi sang istri dan berjanji dalam hatinya akan selalu memberi lipahan cinta dan kasih sayang bagi wanita yg ada dalam dekapannya ini.


Semangat Menulis✍️✍️

__ADS_1


__ADS_2