
Sudah lebih dari sepuluh menit yg lalu mereka bertiga duduk berhadapan tapi hanya hening yg ada diantara mereka yg sibuk dengan pemikirannya masing masing. tuan dan nyonya Samudra sudah takut kalau putranya ini berniat membatalkan acara perjodohannya besok. sedangkan Arlan sendiri sedang berpikir apa yg harus dia katakan kali ini adalah jalan keluar yg terbaik. yap.dia sudah memantapkan hatinya. sejenak dia menarik nafas dan mulai bicara.
"aku sudah membahas masalah ini dengan Sebastian" kalimat pertama yg ia ucapkan setelah hening beberapa saat yg lalu. hhuhhfft.... Sebastian lagii... Sebastian lagii. orangtuanya sangat jengah dengan kalimat putra semata wayang mereka ini. sambil memutar bola mata dengan malas mereka akan menanti dengan sabar kalimat selanjutnya. masalah apa juga gak jelas. mau nanya ntar nih anak membisu mode on nya keluar pulak. huuufftt.**....lagi lagi hanya hembusan nafas kasar yg bisa mereka lakukan. dengan wajah yg serius dan tidak sabaran mereka dengan serius menajamkan pendengaran menanti kalimat selanjutnya. "ini mengenai pertunanganku dengan Dewi besok."
SUDAH KUDUGA!!! kompak suami istri itu bermonolog kata yg sama dalam batinnya masing masing. tapi.. bukan Clara Samudra namanya kalau menyerah sebelum berperang. dia akan berjuang demi mendapat gelar baru menjadi seorang granny. Yap. akan kuperjuangkan pertunangan ini sampai titik darah penghabisan. tekat dan semangatnya sangat kuat. "kenapa sayang, apa ada persiapan yg terlewatkan? semua baik baik saja kan sayang. acara besok akan berjalan sesuai rencana kita kan sayang? atau ada konsep acara yg ingin kamu rubah? mami rasa masih sempat malam ini untuk menyesuaikan konsep acara sesuai dengan yg kamu inginkan. bagaimana sayang, kenapa diam saja?"
__ADS_1
"jelas lah dia nya diam aja. mami nyerocos terus gak ada Jedanya. gimana dia nya mau menjawab. nanya tuh satu satu dong mi. jadi.... gimana, anak papi udah siapkan dengan acara besok. gak ada masalah kan??" tuan Samudra juga sangat berharap acara besok akan berjalan dengan semestinya. dengan mantap Arlan mengangguk dan melanjutkan omongannya yg tadi belum sampai ke intinya.
"iya mih... pih.. aku udah sangat siap dengan acara besok dan tebakan Mami benar dan tepat. sekali. aku memang ingin mengubah sedikit konsep acaranya. "
Mendengar anaknya sudah siap sedia bertunangan besok sudah membuat pasangan suami istri itu langsung mengucap syukur dan menengadahkan tangan "Alhamdulillah.... syukur ya Allah..."
__ADS_1
" sebelum acara tukar cincin, aku mau menampilkan sebuah tayangan video dulu mi, spesial aku siapkan buat mami, papi, dan juga seluruh tamu undangan nantinya."
pungkas Arlan dengan tatapan yg sulit diartikan. ke dua orangtuanya awalnya 😕 bingung dan juga penasaran video apa kira kira yg akan diputar putra kesayangan mereka ini. apa jangan jangan anak semata wayangnya ini diam diam udah melakukan acara lamaran romantis dengan Dewi dan akan menunjukkan kan video lamaran yg romantis ke semua undangan dan orangtuanya sebagai sebuah surprise dan kado manis untuk dirinya. "ooooohhhhh. .. so sweeetttttt. .. " ucap Clara tanpa sadar. suami dan anaknya mengernyit kearahnya dengan tatapan aneh, memandangnya dengan ekspresi tidak mengerti.
"MAKSUD LOE...... ???"
__ADS_1
kompak bapak anak ini membatin dalam hati. 😄😂😁😂👉👉
❤️❤️hallo Kaka Kaka cantik, mbak mbak cute, Bu ibu keceh. salam kenal yaa semuah.. aku penulis baru. masih fress dari oven. ini karya pertama aku. masih banyak kekurangan sana ke sini. tulisan pun masih belepotan. arap maklum ya Mak.. kalo berkenan sebelum lanjut bab berikutnya mohon pencet vote, atau pencet like atau ketik komen pada tempatnya yg berguna untuk jadi moodbooster si otor kacangan ini. terima kasih.❤️❤️❤️