Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Kau Harus Tanggung Jawab Padaku!!!


__ADS_3

Eka yg memang sudah mendapat laporan dari pengawal pribadi anaknya, bahwa ayah mertua dan sahabat tuanya itu sedang berusaha menjebak putrinya dalam sebuah perjodohan dadakan langsung bergegas menuju rumah sakit mereka bersama istrinya Rina yg kebetulan tadi siang mampir ke perusahaan. sambil berkendara santai, dirinya pun meminta laporan penuh yg sebenar benarnya dan sejelas jelasnya dari tim dokter yg sedang berada diruangan tuan putra tadi mengenai sudah sejauh mana aksi sang mertua dalam menjebak putri kesayangannya itu demi mensukseskan niatnya mengantarkan sahaja menuju pelaminan bersama pemuda pilihan sang mertua sok asik itu. dalam perjalanannya menuju rumah sakit milik keluarganya itu dia pun mendapat laporan dari dokter yg memang berada diruangan itu bahwa putrinya Sahaja sudah berjanji kepada kakeknya untuk segera menikah dengan Sebastian Prakasa, pemuda yg tak lain adalah cucu dari tuan Barra yg sejak dari Spanyol kemarin memang sudah digadang gandang menjadi "calon" jodohnya Sahaja yg di prakarsai oleh kedua aki aki sok asik itu.


"Huuhh!!! apa apa an sih papa ini??!!! ini udah gak lucu tau gak sih mas !!! lebih cepat lagi dong mas nyetirnya. aku udah gak sabar mau ngomelin kakek nya Sahaja. buruan mas... " Rina yg sudah terbawa emosi sudah tak bisa lagi menutupi kegeraman yg mengganjal di hatinya. sementara sang suami tenang tenang saja karna memang tidak ada bahaya yg memgancam dalam keluarganya. tujuan dia kerumah sakit adalah dia hanya ingin melihat bagaimana seorang tuan putra beracting konyol pura pura sekarat demi menjebak putrinya. hahahaha.. pasti sangat lucu. batin Eka. Yap..!! Eka tetaplah Eka. pria matang yg dewasa dan tidak gegabah dalam bertindak. sebenarnya dirinya pun belakangan ini diam diam sudah menyelidiki "calon menantu" nya itu tanpa sepengetahuan istrinya dan tentu saja penyelidikannya itu bermula dari insiden gombalan maut pemuda gagah itu kepada putrinya saat di cafe tempo hari. semenjak itu laporan demi laporan yg dia terima dari orang kepercayaannya tak lebih dan tak kurang adalah bahwa pemuda itu sudah dipastikan 100% cinta mati alias Bucin nya Sahaja. jadi saat ini dirinya sah sah saja dengan niatan ayah mertuanya itu yg ingin menikahkan Sebastian dengan putrinya. Tak ada lagi kata keberatan karna dirinya pun tak perlu meragukan kasih sayang kakek sahaja itu kepada putrinya. tidak mungkin kakeknya Sahaja menjodohkan putrinya kepada pemuda sembarangan. tentu dengan pikiran yg matang. itulah yg ada di benak seorang Eka yg membuatnya bersikap biasa biasa saja dan mengemudi dengan santai. tapi senyum dibibirnya berubah menjadi amarah yg meladak ledak saat dia menerima kiriman foto dari no tak terdaftar dalam hp nya sekaligus notif lokasi pengambilan foto tersebut.


dengan amarah yg membuncah didadanya, dirinya pun langsung putar arah menuju ke rumah sakit mewah milik keluarga Samudra itu dengan kecepatan penuh.😡😡😡 Rina yg awalnya heran dengan perubahan mood suaminya di buat paham setelah melihat sendiri kiriman foto yg ada di hp suaminya itu. dia pun berfikiran sama dengan suaminya. keadaan jingga lebih mendesak dibanding mengomeli kakek sahaja. hal itu bisa dia lakukan nanti.


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


Jingga yg merasa sangat pusing dengan perlahan membuka matanya dan mendapati ada seorang pria yg ikut berbaring dengannya dibalik selimut di sebuah kamar super mewah yg belum pernah dia lihat sebelumnya. dengan panik dia langsung terduduk dan berteriak ... "aarrggrrrrrrrrrrrgggggggggg

__ADS_1



Sedetik kemudian pintu kamar itu terbuka lebar dan orangtua Arlan bergegas masuk kedalam kamar itu dan mendapati putranya yg sedang dipukuli dengan sebuah Bantal oleh seorang gadis cantik sambil menangis sesenggukan diatas ranjang mewah itu. tak lama menyusul pula masuk Eka dan Rina kedalam kamar yg terbuka lebar itu. Mereka sebelumnya sudah menyatakan bahwa mereka adalah orangtua dari gadis yg ada diruangan khusus itu sambil menunjukkan bukti foto kepada dokter yg tak sengaja mereka temui di lobby rumah sakit itu yg tak lain adalah dr. Windy. melihat bukti foto itu dengan terpaksa diapun mengantarkan mereka ke lantai paling atas dan setibanya diruangan kamar super mewah itu, dr. Windy pun pamit dengan dalih ingin melanjutkan tugas dokternya.


"gak lagi lagi daah main drama drama an nya. silahkan di lanjutkan. pemain barunya udah sampai tuhh". 🤪😂🤭🤭


dr. Windy geli sendiri dengan permainan drama romantis tuan mudanya itu.


dengan menatap dalam kepada jingga Arlan pun berucap dengan tegas dan penuh penekanan :

__ADS_1


"KAU HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN PERBUATAN MU PADAKU NONA !!!


jadi.. secepatnya kita harus menikah."


😲😲😲😲😲😲


semua yg ada diruangan itu mengangakan mulutnya dan melongo tak percaya dengan pendengaran mereka masing masing.


🤪😂😂🤭😂🤪😂😂😂🤪🤪🤭😝😝😝

__ADS_1


semangat menulis ✍️✍️


__ADS_2