
Kakek Barra mengingat ingat lagi pertemuan pertamanya dengan Jingga yg sangat berkesan baginya pribadi. saat di mensionnya yg berada di Spanyol kemarin merupakan titik awal dia bertekad untuk pulang ke Indonesia demi menuntaskan rasa penasarannya 12 tahun yg lalu. dimulai saat makan malam bersama. dirinya begitu terkejut saat di meja makan ada seorang gadis muda yg mengingatkannya pada seseorang yg sangat ia cintai. kakek Barra pun menatap Lamat Lamat kearah Jingga yg kalau dia perhatikan dengan lebih seksama wajah Jingga begitu mirip dengan putra pertamanya Dean Prakasa yg telah lama meninggal. semasa remaja Dean pernah bertingkah konyol dan berdandan menggunakan wig panjang dan pakaian wanita sexy. mengingat itu tuan Barra buru buru menyelesaikan makan malamnya dan meminta sang sahabat untuk datang ke ruang pribadinya . disana diapun mencari album foto lama putra nya dan mendapatkan selembar foto yg ia cari. saat menatap foto itu dirinya begitu syok dan gemetar karna foto itu seolah olah adalah foto diri Jingga sendiri karna sangkin miripnya, yg pada kenyataannya itu adalah foto lama putra pertamanya, ayahnya Sebastian yg memang pada masa remajanya Dean dikenal sebagai remaja yg ceria, iseng, humoris dan suka bercanda. saat kakek putra masuk ke dalam ruang kerjanya seketika ia diminta untuk mengenali siapa yg ada difoto itu. sekali pandang kakek putra pun menyahuti bahwa yg ada di foto itu adalah Jingga. kakek barra syok dan kaget karna kakek putra tidak mengingat lagi foto kenangan ini yg mana kakek putra juga terlibat didalamnya. sebenarnya foto itu diambil di Indonesia dan juga di kediaman kakek putra sendiri, puluhan tahun yg lalu. bahkan kakek putra sendirilah yg mendandani Dean pada saat itu yg dibantu oleh istrinya dengan maksud untuk mengisengi dan mengerjai dirinya. melihat kakek putra yg tampak sudah melupakan moment itu, kakek Barra pun menceritakan sekilas tentang foto itu dan akhirnya dia mengingatnya. saat ingatan lamanya itu kembali berputar di memori otaknya seketika ia pun menyambar foto itu lagi dari tangan kakek Barra dan lebih memperhatikan Lamat Lamat foto itu dan berucap ; "TIDAK MUNGKIN.."
__ADS_1
Dia sadar betul bahwa yg ada difoto itu adalah Dean remaja. tapi .. kenapa wajahnya bisa sama persis dengan Jingga??
__ADS_1
dari situ tuan Barra meminta sang sahabat untuk membantunya mengumpulkan informasi mengenai Jingga terutama informasi mengenai ayah Jingga. kakek Barra yg memang tidak mengenal Tiara dan juga Jingga sangat bersyukur karna sahabatnya itu berjanji akan membantu kakek Barra dengan menyusun sebuah strategi baru yg kemudian akan lebih lagi mendekatkannya kepada sosok Jingga.
__ADS_1
"dimana kamu nak...apa yg terjadi sebenarnya ?? bagaimana bisa kamu hidup lagi?? ayah sangat ingin bertemu. 12 tahun ini kamu hilang tanpa jejak. kemana lagi ayah harus mencari???? pulanglah pada ayah nak. biarkan kita menebus 50 tahun yg terbuang percuma tanpa saling mengenal satu sama lain. Rangga.. anakku.. kamu dimana nak.. ???" dengan air mata berlinang dan tangis tergugu kakek Barra pun melewati malam malam nya yg sepi di mansion megah miliknya itu, sendirian.😔😔😔
__ADS_1
Semangat Menulis ✍️✍️
__ADS_1