Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Ku Beri Satu Syarat


__ADS_3

Semua orang menganga tak percaya dengan apa yg baru saja Arlan ucapkan dengan perasaan yg berbeda beda. kelompok Dewi cs sangat bahagia dan kalo misalnya nih mansion lapangan bola udah selebrasi dah sekalian mereka disitu buat merayakan kemenangan ini. sedangkan Adam dan Clara syok plus ngeri mendengar kata kata anaknya tadi.


(otor kacangan :"maap.. maap nih Yee...Menang apaan yaa ??? si otor pura-pura pilon.


πŸ™‰πŸ™ˆπŸ™ŠπŸ΅πŸ¦πŸ―πŸ±πŸΆ


netizen detergen: "udee.. berisik loe. tinggal ketak ketik doang aja loe pake banyak nanya lho. yg boleh nanya2, plus ngintimidasi otor2 kacangan tuh tugas kami. kenaliin barisan netizen deterjen maha benar. udee udee cepetan loe lanjut ketak ketik. lama".πŸ˜€πŸ€”


otor kacangan : "yaa.. uda deeh..lanjuttt...")

__ADS_1


"wahh. . trimakasih ya nak Arlan sudah mau memberi kami kesempatan. tidak salah pilih saya mejadikan nak Arlan sebagai menantu idaman. sungguh bijaksana dan juga murah hati. saya akan terus menjaga kepercayaan nak Arlan ini." ayah Dewi sudah sangat bahagia sampai dia tak bisa berhenti memuji Arlan. pun ibunya Dewi tak lepas dari perasaan lega campur bahagia menyelimuti relung hatinya. sang Dewi sendiri sudah ke ge er an sendiri yg menyangka diri kalau sang tuan muda berhati es ini sudah berhasil ia taklukkan.


orangtua Arlan sangat kecewa dengan keputusan putranya. sangkin tak terimanya mereka sampai terduduk lemas di sofa ruang tengah dan memijit mijit pelipis mereka yg tiba tiba berdenyut denyut. "salah makan kali ya anak gue." mereka bermonolog ria dalam hati.


"saya akan memberi kesempatan kedua dengan 1 syarat. syarat ini hanya berlaku untuk om dan tante saja. sedangkan Dewi hanya boleh duduk dan melihat saja. kalau kalian berdua sanggup melaksanakan syarat yg saya ajukan ini, saya berjanji besok bukan pertunangan yg akan di gelar tapi langsung ijab kabul." Arlan mengakhiri kata katanya dengan sangat yakin dan mantap. dan dengan mantap juga kedua orangtuanya sempoyongan dan hampir pingsan di tempat.


"baiklah ... baiklah nak Arlan. apapun syaratnya akan saya penuhi. mau menyuruh melakukan apapun akan saya sanggupi. ini semua saya lakukan karna saya yakin nak Arlan mengajukan syarat ini semua demi kebahagiaan anak kami. (dan demi limpahan hartamu yg akan mengikuti putriku, ayah Dewi membatin)."


"nah.. om.. dan Tante .. silahkan berdiri di depan kami." mereka berdua pun berjalan menghadap Arlan dan kedua orangtuanya.

__ADS_1


"sekarang syarat yg saya ajukan sangat sederhana. apa kalian SUDAH siap om dan tante ??"


Bagaikan sedang menghadapi kuis "who wants to be a millioner" pasutri itu pun dengan luapan semangat yg menggebu gebu menjawab dengan lantang "SIIAPP....."


Arlan senyum senyum sendiri dengan euforia semangat pasutri ini. tau dah entar.. pikirnya. "nah....ditangan om sudah ada sebuah video yg siap putar. apabila om dan tante sanggup menonton video tersebut dari awal sampai akhir tanpa terjatuh, tanpa terkulai lemas, tanpa mimisan, tanpa pingsan atau tanpa stroke. saya berjanji akan menikahi putri anda besok!! tanpa adanya pertunangan. langsung akad nikah!!!. bagaimana om dan tante ?? mudah bukan syarat dari saya??"


"mendengar syarat yg begitu mudahnya menurut pasutri itu membuat mereka kembali menjawab lantang "yaa.. kami SIIAPP.!! "


SEDANGKAN .. Keadaan orangtua Arlan yg tadinya sudah hampir pingsan karna lemas langsung terduduk dan dengan semangat 45 langsung juga menyetujui syarat yg diajukan putra mereka.mereka sangat antusias bahkan tuan Adam juga menambahkan kalau sampai ayahnya Dewi bisa bertahan menonton video itu sampai habis maka ia akan memberikan 50 % saham perusahaannya malam ini juga. sang mommy juga tak mau ketinggalan. jika ibunya Dewi bisa menonton sampai akhir video tersebut dia akan memberikan salon elit miliknya malam ini juga. melihat orangtuanya sangat bersemangat membuat Arlan geleng geleng sendiri. "huhhh... tadi aja sok sok_an lemesπŸ™„

__ADS_1


sekarang paling semangat ngerjainnya. huuuffttt ....." Arlan mendengus kesal melihat tingkah orangtuanya. saat ini, sangkin semangatnya Adam dan Clara bahkan sampai taruhan siapa yg duluan pingsan atau jatuh lemes. Adam menjagokan ayahnya Dewi. sedangkan Clara menjagokan ibunya Dewi. ckckckkck.... πŸ˜€πŸ€”πŸ˜πŸ‘‰πŸ€”πŸ‘‰πŸ‘‰ampun dah. πŸ™ˆπŸ™ŠπŸ™‰πŸ€ͺ😝.


__ADS_2