Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Kembar Identik


__ADS_3

7 Bulan Kemudian


Arlan dan Jingga sedang berada di sebuah mall ternama khusus kalangan elit milik keluarga Samudra yg ada dikota itu. mereka bersiap siap menyambut sang jabang bayi dengan belanja keperluan bayi bayi mereka kelak. momen ini sangat membuat Jingga bahagia. memilih dan memilah segala perlengkapan calon bayinya kelak membuatnya membayangkan mereka sudah ada dalam dekapannya. acara belanja yg memang sangat ia sukai sedari dulu semakin manis kala sang suami siaganya itu selalu memanjakannya dan menjaga dirinya bak seorang putri. dengan penuh perhatian Arlan selalu menyeka keringatnya dan tak pernah melepaskan genggaman tangannya. sekali sekali mereka berhenti dan duduk sejenak agar dirinya bisa sekedar tarik nafas dan mengistirahatkan kakinya yg pegal dan sudah mulai bengkak. dirinya tersenyum kala suami manjanya yg tak lain berstatus CEO muda pemilik mall itu dengan telaten dan tanpa malu malu memijit sebelah kakinya ditunpuan kaki sang suami sambil berlutut dihadapannya. sontak saja sikap manis suami tersayangnya itu membuat iri para kaum hawa yg ada disekitaran mereka. Arlan dengan segala kemewahan dan kekayaan yg mengikut dibelakangnya, belum lagi wajahnya yg sempurna bak turunan dewa, membuat siapa saja yg melihatnya tak akan mampu berpaling. nyatanya, pesona sang tuan muda yg sangat besar itu hanya mampu ditaklukkan oleh Jingga seorang. Dimata Arlan, Jingga adalah wanita sempurna. pemilik hatinya itu benar benar menggenggam erat hatinya dan tidak menyisakan celah sedikit pun untuk hati yg lain. walau fisik Jingga saat ini sudah tidak sexy lagi, tapi justru cintanya pada istrinya itu justru semakin hari semakin besar. dengan sabar dan sayang Arlan selalu mengikuti apapun keinginan sang istri. tadinya dirinya meminta Jingga agar belanja lewat online saja, tapi sang istri tidak ingin melewatkan momen blanja keperluan bayi mereka walau dengan kondisi perut Jingga yg sudah sangat besar dan membuatnya agak susah untuk berjalan mengingat dirinya yg hamil anak kembar. Yap. setiap bulannya dirinya rutin menjalani pemeriksaan kehamilan di rumah sakit keluarga milik mereka itu, dan saat pertama kali mengetahui anak yg ia kandung tidak hanya satu melainkan dua, mereka berdua sangat bersyukur sekaligus bingung 😕 karna dalam riwayat keluarga mereka baik Arlan maupun Jingga yg sama sama anak tunggal, pun kedua orang tua mereka mengakui kalau tidak ada gen kembar di dalam keluarga mereka karna mengingat orangtuanya sendiripun juga anak tunggal dalam keluarga mereka bahkan kakek dan neneknya pun tidak ada riwayat kembar. tapi.. apapun itu, seluruh keluarga besar sangat bersyukur dengan keajaiban yg langka ini dan sangat antusias dengan kehamilan kembar ganda dari kedua pasangan romantis itu. Yap. bukan hanya Arlan Jingga saja yg akan memiliki anak kembar, pasangan Sebastian dan Sahaja pun nyatanya akan memiliki anak kembar juga. bahkan menariknya lagi didalam keluarga besar merekapun baik dari pihak Arlan maupun pihak Sahaja tidak ada gen kembar sama sekali. kebahagiaan mereka semakin terasa lengkap karna saat pemeriksaan dokter menyatakan baik Jingga maupun Sahaja sedang hamil anak kembar identik. seluruh keluarga besar mereka pun sudah tak sabar menanti kelahiran bayi bayi lucu nan menggemaskan itu terutama kakek Putra dan kakek Barra. kedua aki aki yg sudah bersahabat puluhan tahun itu sangat bersyukur pada sang pencipta dan juga tidak menyangka kalau dirinya masih diberi kesempatan untuk melihat cicit nya kelak. kedua aki aki itu pun bersyukur karna kehidupan rumah tangga cucu cucu kesayangan mereka itu berjalan dengan sangat harmonis. mereka sangat bersyukur akhirnya mereka sekarang benar benar menjadi satu keluarga besar. dan tentu saja tidak ada rahasia diantara mereka. seperti saat ini, disebuah Cafe ternama di kota itu yg mengusung gaya klasik tempat mereka biasa bertemu hanya untuk sekedar berbagi cerita, tampak keduanya memasang wajah serius. Yap. ada sebuah rahasia yg sangat besar yg mereka simpan dari keluarga besarnya dan merupakan alasan utama dirinya pulang ke Indonesia. rahasia ini sudah mereka jaga belasan tahun dan masih tersimpan rapi di hati mereka masing masing. kepulangan kakek Barra untuk kembali menetap di Indonesia bukan semata mata karna ingin menjodohkan sang cucu melainkan ada tujuan lain yg hanya diketahui oleh sang sahabat, kakek putra. bahkan hal itu lah tujuan utamanya. dan disinilah kedua aki aki itu, membahas sesuatu yg cukup serius.

__ADS_1


"sampai kapan kau akan mencarinya??? sudahlah.. mungkin hal ini hanya kebetulan saja dan lagi... dia yg kau cari bertahun tahun lamanya itu mungkin sudah tidak ada di dunia ini lagi. jadi.. aku sarankan kau berhenti saja mencarinya. saat ini harusnya kita berdua bisa bersantai dan menikmati sisa umur kita yg tinggal sedikit ini. apalagi sebentar lagi kita akan dianugerahi dua orang cicit sekaligus.."


tuan putra berbicara dengan mimik wajah serius dan penuh persahabatan.

__ADS_1


"aku mengerti. tapi.. hati kecilku mengatakan kalau dia masih hidup dan saat ini sedang berada di suatu tempat di negara ini.. ditambah lagi hatiku semakin yakin karna Jingga juga hamil anak kembar identik. hati kecilku berkata mungkin ini adalah petunjuk dari-Nya. kau tau putra.... keinginanku yg paling besar saat ini adalah aku ingin sekali memeluknya.. sekali saja.. sebelum aku kembali kehadapan sang khalik." dengan wajah sendu kakek Barra menerawang jauh ke depan. dan kedua aki aki itu pun kembali melanjutkan sore mereka sambil menikmati suguhan di cafe elit langganan mereka itu.


eng... ing.. eng..

__ADS_1


Anda penasaran?? sama!! saya juga!! 😁😁😁)


Semangat Menulis ✍️✍️

__ADS_1


__ADS_2