
Di sebuah cafe yg tak jauh dari toko kue Tiara tampak dua orang lelaki yg duduk saling berhadapan. sudah sekian menit berlalu tetapi tidak ada satu pun dari mereka yg ingin memulai pembicaraan dari saat pertama mereka duduk. Eka yg ingin beranjak pergi tiba tiba di tahan oleh tuan putra sambil berlutut dihadapannya. Eka yg melihat reaksi tuan putra yg berlutut sampai berderai air mata sambil meminta maaf darinya merasa tidak tega dan ikut berlulut membantu tuan putra untuk kembali duduk dan mengambilkannya segelas air putih, memberikannya kepada tuan putra agar mantan mertuanya itu bisa lebih tenang dan kembali menguasai dirinya. setelah merasa cukup tenang mulailah tuan putra menceritakan awal mula ia menyelidiki langsung rekaman cctv tersebut dan berakhir pada pengungsian wanita penjebak itu keluar negeri ke negara antah berantah. toh dia tidak ambil pusing yg penting orang suruhannya membuang wanita itu sejauh mungkin.
__ADS_1
(sama. gue juga gak peduli batin sang otor sok nyambung,😂😀🤪😝).
__ADS_1
setelah mendengarkan cerita tuan putra. Eka pun merasa lega karna kesalahpahaman ini terjawab sudah. dia pun tersenyum kepada tuan putra dan berterima kasih karna sudah mau mengungkap kebenarannya. saat ini dia merasa beban batin yg selama ini dia pikul sendiri seketika sirna tak berbekas. dia pun dengan tulus menerima permohonan maaf tuan putra dan memintanya untuk melupakan yg telah lalu. tuan putra sendiri semakin tergugu saat mendapati bahwa menantunya ini benar benar berhati mulia. tidak ada dendam sama sekali saat ia menatap netra mata jernih mantan menantunya itu. sesaat diapun terdiam menatap Eka dan menguatkan batinnya untuk menyampaikan sesuatu hal yg lebih penting yg menyangkut cucu kesayangannya. yah. ini semua memang salahnya. dan dia juga yg harus bertanggung jawab memperbaiki rumah tangga putrinya seperti semula. dengan perasaan cemas dia mulai mengungkapkan tujuan sebenarnya mengajak Eka bicara. "jadi.. begini nak Eka. sebenarnya.. ada yg ingin saya sampaikan. sesuatu hal yg lebih penting. ehmm... ini.. mengenai.. cucuku sahaja." putra yg menjeda sejenak omongannya membuat Eka langsung berubah serius dan menatap putra dengan penuh tanda tanya. "ada apa dengan putriku sahaja?" Eka yg mulai merasakan gelagat yg tidak enak dari tuan putra tiba tiba merasa sangat khawatir dengan keadaan putrinya. "ehmm... sahaja.. cucuku..sahaja.." tiba tiba Eka mengebrak meja dengan penuh emosi sambil menatap ke arah tuan putra. "cepat katakan.. ada apa yg terjadi dengan putriku." bentak Eka yg emosinya sudah tidak bisa terbendung lagi. untung saja saat itu keadaan kafe sedikit lenggang mengingat waktu yg masih menunjukkan pukul 10 pagi jadi belum ramai pengunjung. kalau tidak, bisa bisa sudah tersebar berita yg tidak tidak terutama di sosmed. (maklumlah kalo Zaman now gini semua orang bisa bisa aja jadi wartawan dadakan. tinggal angkat HP, pencet gambar kamera. video in terus sebar deh di sosmed. berharap status yg dia buat viral dan jadi trending). lanjuuttt...
__ADS_1
bagai disambar petir di pagi bolong (bukan siang bolong ye.. karna masih pagi ini ceritanya.) Eka langsung terduduk lemas di kursinya. "apa.. apa tuan tidak salah bicara?? tolong jangan bercanda." air mata Eka mulai mengalir membayangkan keadaan putrinya saat ini. membayangkannya saja sudah membuat hatinya sesakit ini. "kenapa. kenapa hal ini bisa terjadi?? Eka berteriak emosi. dan saat ini gantian tuan putra yg menenangkan Eka. sabar nak. kendalikan dulu emosimu agar saya bisa menjelaskan permasalah yg sebenarnya." putra berusaha menenangkan Eka. setelah Eka cukup tenang, putra pun menceritakan awal mula kenapa sahaja menjadi seperti saat ini. dimana keadaannya yg tidak mau bicara dan hanya menyebut kata papa berulang ulang.😠😡 mendengar hal itu Eka memejamkan matanya dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. tanpa bisa ditunda lagi dia langsung bangkit berdiri. "tolong antarkan aku ke putriku sekarang juga." tanpa menunggu jawaban dari putra dia langsung beranjak pergi dengan langkah lebar. putra yg memang sejak awal ingin menjemput Eka merasa sangat lega dan ikut bergegas di belakang Eka menuju arah mobilnya yg terparkir diluar kafe.
__ADS_1
❤️❤️hallo Kaka Kaka cantik, mbak mbak cute, Bu ibu keceh. salam kenal yaa semuah.. aku penulis baru. masih fress dari oven. ini karya pertama aku. masih banyak kekurangan sana ke sini. tulisan pun masih belepotan. arap maklum ya Mak.. kalo berkenan sebelum lanjut bab berikutnya mohon pencet vote, atau pencet like atau ketik komen pada tempatnya yg berguna untuk jadi moodbooster si otor kacangan ini. terima kasih.❤️❤️❤️
__ADS_1