Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Detik Detik Menuju Halal (versi Sahaja)


__ADS_3

Tuan putra yg mendapat kabar dari orang kepercayaannya bahwa Eka dan putrinya Rina sedang bergerak menuju rumah sakit merasa sudah tidak ada waktu lagi untuk berdiam diri. dirinya pun menyuruh orang kepercayaannya untuk memanggil Sahaja ke ruang perawatannya sekarang juga. Sahaja yg mendengar kabar kakeknya sudah sadarkan diri buru buru berlari keruang perawatan. dia sampai melupakan hp nya yg masih ia charger di kantin rumah sakit itu. dengan sigap Sebastian cepat cepat mengambilkan ponsel sahaja itu dan langsung menyusul sang pemilik hatinya itu.


"duuhhh... apaan lagi sih kakek putra ini. gak bisa liat orang bahagiaan bentar aja Napa??🤔🤔😔 baru juga duduk udah main panggil aja.. hadehh.. untung kakek si Eneng, kalau kagak beughh.. " sambil mendengus kesal Sebastian berusaha mensejajarkan langkah kakinya dengan sahaja. 😤😤😤😡😡


sahaja yg takut terjadi sesuatu pada kakeknya itu buru buru membuka pintu dan langsung berlari menuju bangsal kakeknya


"kaakkeeekkk..." sahaja menangis sesenggukan sambil sesekali menghapus airmatanya. melihat air mata cucu kesayangannya tuan putra jadi tak tega. ia ingin cepat cepat mengakhiri sandiwara ini.


"sahaja, cucu kakek .. kakek sudah tua, nak. mungkin ini pertanda umur kakek tidak lama lagi. sebelum kakek pergi maukah cucu kakek ini mengabulkan permintaan terakhir kakek tua ini ??"


sambil menangis sahaja pun mengangguk "jangan bicara seperti ini kek. sahaja takutt.. huuaa , 😭😭😭 kakek ingin sahaja ngelakuin apapun pasti sahaja turutin kek. asal kakek kembali sehat dan baik baik aja kayak biasanya."

__ADS_1


"kakek ingin melihat cucu kakek ini menikah. kakek akan tenang jika kau sudah menikah cucuku sayang. melihat ada seseorang yg akan selalu ada untuk menjaga dan membahagiakanmu , itulah harapan dan impian kakek. maukah kau mengabulkan permintaan kakek ini nak??"


Sahaja dan Sebastian sangat terkejut dengan permintaan sang kakek . sahaja terkejut karna tidak menyangka akan permintaan kakeknya yg meminta dirinya segera menikah sedangkan kekasih sajapun dia tidak punya. selama ini dirinya dan jingga sangat saling menjaga satu sama lain. kalau ada pria yg berusaha merayu atau mendekati dirinya dengan sigap jingga akan "mengawal" nya sehingga mau tidak mau sang pria pun mundur teratur. pun sebaliknya dengan jingga, kalau ada pria yg berusaha menggoda apalagi jingga yg suka berpenampilan modis dan sexy, sahaja tidak segan segan untuk maju "menghalau" agar si pria itu pergi jauh dari adik angkat kesayangannya itu. sementara Sebastian terkejut bahagia karna dapat dipastikan sebentar sang pemilik hati yg ada dihadapannya ini akan segera menjadi miliknya seutuhnya. 💞💞🥰


"tapi... kek... Sahaja kan belum ada calonnya. pacar aja gak punya. Gimana sahaja bisa ngabulin permintaan kakek ini??"


"saya bersedia saat ini juga untuk menikahi kamu." dengan lantang ucapan itu keluar dari bibir Sebastian yg saat ini melangkah dengan percaya diri kesamping Sahaja dan disambut dengan tatapan tak percaya oleh pujaan nya itu.


"tapii... tapii.. kita tidak saling kenal.. dan lagian..aku.. aku.."


tim dokter yg "dipaksa" oleh tuan putra untuk menonton drama perjodohan cucu kesayangan sang pemilik rumah sakit itu pun mau tak mau terpaksa turun tangan agar secepatnya aliansi tipu menipu ini cepat berakhir.

__ADS_1


"tolonglah nona sahaja. terimalah tawaran tuan muda ini. tolong pertimbangkan kesehatan tuan besar. jadi segera lah menikah. kan sekarang nona udah ada calonnya." kata seorang dokter yg ada diruangan itu.


"iya nona. ini semua demi tuan besar. mana tau setelah nona menikah, kesehatan tuan besar langsung PULIH seketika."


ucapan dokter lainnya yg sontak membuat hati Sebastian kian berbunga bunga dan melambung ke awan awan.


"baiklah kek. saya akan menikah dengan pria ini. ini semua sahaja lakukan demi kesehatan kakek." sahaja akhirnya pasrah apalagi semua mendesaknya untuk segera mewujudkan impian sang kakek.


"trima kasih nak. kamu memang cucu kesayangan kakek."


Jangan tanyakan keadaan Sebastian saat ini. Rona kebahagiaan sangat sangat terpancar dari wajahnya. senyuman pun seolah enggan menjauh dari bibir sexy pemuda itu. akhirnya impiannya menikah dengan gadis yg ada dihadapannya ini tinggal selangkah lagi.

__ADS_1


❤️❤️❤️


Semangat Menulis ✍️✍️


__ADS_2