Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Keputusan Keluarga Samudra


__ADS_3

Melihat kedua orangtuanya masih sangat berharap pertunangannya akan berjalan semestinya seperti yg mereka harapkan membuat Arlan mau tidak mau harus menunjukkan bukti video yg selama ini sudah dia simpan sebagai alat untuk menghancurkan calon tunangannya. "silahkan mami dan papi lihat sendiri video ini. sebelumnya aku pamit ke kamar untuk beristirahat. setelah melihat video ini terserah mami sama papi mau melanjutkan acara besok atau gimana. aku ke atas dulu mih.. pih.. selamat malam." saat Arlan ingin keluar dari ruangan itu seketika ia teringat "oh iya mih.. pih..


kalau setelah liat video ini kalian masih aja ngotot mau jodoh jodohin aku lagi, maafkan Arlan kalau harus angkat kaki dari rumah ini. Arlan udah dewasa Mih.pih. jangan mentang mentang aku nya cuma sendiri. mami sama papi merasa berhak mengendalikan hidup arlan. besar harapan Arlan kelak menjadi pengusaha yg bisa membawa nama baik keluarga. semoga mami sama papi bisa membuat keputusan yg tepat untuk semua. met malam mih. pih.


setelah Arlan keluar dari ruangan itu Adam dan Clara langsung memutar video yg berdurasi 6 menit 40 detik itu dan betapa syok dan terkejutnya mereka melihat penampakan seorang wanita yg tak lain adalah Dewi sedang melakukan adegan tak senonoh dengan keadaan polos sedang di garap 3pria sekaligus dari berbagai arah. "aaarrhhhhhhhh.. mereka menjerit ngeri. cepat cepat mereka mematikan video itu dan mengatur nafas mereka yg sudah memburu. setengah jam berlalu. hanya hening yg didapati didalam ruangan itu yg kini terasa mencekam. Adam dan Clara merasa sangat menyesal dengan tindakan buru buru mereka tanpa menyelidiki siapa calon menantu mereka itu terlebih dahulu. mereka juga sangat marah kepada orangtua Dewi sahabat mereka sendiri yg telah menipu mereka dengan mengatakan kalau Dewi adalah gadis polos,Lugu dan penurut. tapi sekarang mereka sudah melihat dengan mata kepala mereka sendiri seberapa polosnya calon menantu mereka itu. ciihh. mengingat wajahnya saja pun sekarang mereka sudah jijik. tapi yg paling membuat mereka sedih adalah sikap putra mereka sendiri. mereka yg jelas jelas sudah bertindak semena mena akan hidup dan masa depannya masih saja memberikan keputusan untuk mereka ambil. betapa dewasanya sikap putranya dan betapa kekanak kanakannya sikap mereka sebagai orangtua. "apa yg harus kita lakukan sekarang.?" Clara mengakhiri diamnya dan mulai serius mengambil langkah selanjutnya. "tentu saja kita batalkan sekarang juga pertunangan ini." Adam yg sudah sangat emosional meraih ponselnya dan menelepon sahabatnya, orangtua dari Dewi untuk datang ke mansion mereka malam ini juga karna ingin membahas masalah acara besok. orangtua Dewi yg memang tidak tau perilaku bejat putrinya langsung setuju dan bergegas ke mansion keluarga Samudra. Dewi pun langsung setuju saat diajak bersama orangtuanya. mereka bertiga dengan semangat menggebu menuju masa depan yg lebih gemerlap. Yap. mereka sudah tidak sabar menjadi bagian dari kelurga Samudra sang grazyrich tingkat dewa yg kekayaannya sudah tak terhitung lagi jumlahnya. rasanya benar benar seperti mimpi. mereka tidak sadar akan bencana yg akan mereka hadapi setelah ini. sikap tamak akan harta dunia menutup mata hati mereka seolah olah uang dan kekuasaan adalah segala galanya. di mansion Samudra Adam, Clara dan juga Arlan sudah siap diruang tengah menanti tamu istimewa mereka itu.

__ADS_1


Arlan Samudra



.

__ADS_1



Sebastian Prakasa


__ADS_1


Jingga Aulia



__ADS_2