
Sudah lebih 20 tahun semenjak Gilang menyatakan janjinya dimasa kecil kepada Hanella. tapi perjumpaan mereka di Butik mamanya Jelita kala itu adalah pertemuannya yg terakhir dengan gadis cengeng nan manis itu yg tidak bisa ia lupakan sampai saat ini. meski sudah bertahun tahun berlalu, namun rasa itu tetap ada dan malahan semakin bersemi indah dihati seorang Gilang Samudra. dulu saat usia nya menginjak remaja, dia pun sengaja memilih berkuliah di Inggris demi bisa bertemu dengan Hanella. karna menurut Jelita, kekasih sang kakak, Galang Samudra, dirinya secara tiba tiba dihubungi oleh Hanella yg memang sudah bertahun tahun tidak ada kabarnya. dari panggilan tersebut, Jelita melihat kalau sahabatnya itu menghubunginya melalui panggilan luar negeri tepatnya dari kota London. dengan penuh semangat Gilang pun mengajak sang kakak berkuliah di sana dan demi sang adik kembarnya, Galang pun bersedia berpisah dari sang pujaan hati.
flashback 10 tahun yg lalu
"sayang... aku pamit dulu ya.. aku harus menemani Gilang nih ke London demi mencari sahabatmu si Hanella itu. jangan selingkuh ya sayang..."
Jelita yg kala itu masih duduk di bangku SMP dan memang belum menjalin hubungan apapun dengan Galang (kala itu) hanya menatap malas plus muak ke arah Galang. dengan mengepalkan tinjunya dimuka Galang, Jelitapun tak pelak memarahi remaja tampan itu dengan galaknya.
"sayang....!!! sayang....!!! 😡 sayang pala loe peang...!!! sejak kapan gue jadi cewe loe..??? dihhh... amit - amit..😡
ehh.. tapiiii... kalau kalian berhasil nemuin Hanella, langsung kabarin gue yaa.. 😢 gue.. gue.. kangen banget sama dia... 😢 huaaaa... Nella... loe kemana aja sihh... tega loe same gue.. huuaaa.. 😢😢.
Jelita yg memang merasa sangat kehilangan sahabatnya itu menangis sejadinya dihadapan Galang.
karna tidak tega melihat kesedihan dimata pujaan hatinya itu dan juga mengingat adiknya Gilang yg semakin hari semakin dingin semenjak kepergian Hanella yg diam diam pindah keluar negeri dengan ibu kandungnya yg kala itu usianya masih 7 tahun, membuat Gilang merasa sangat sedih juga rindu yg mendalam yg tidak bisa ia ungkapkan. Galang pun hanya memeluk Jelita dalam diam dan berjanji dalam hatinya akan sungguh sungguh membantu Gilang mencari keberadaan Hanella.
setelah berpamitan secara resmi kepada Jelita dan sekaligus menuntut "kesetiaan" sang pujaan hati dengan setengah memaksa Jelita untuk bersumpah setia kepadanya😂 yg hanya diiyakan dengan sangat malas oleh Jelita kala itu hanya demi agar Galang segera pergi dari kediamannya 😂, Galang pun dengan semangat juang yg baru, Selain karna ia ingin memantaskan diri menjadi penerus perusaan sang papa, Arlan samudera, ia pun sudah berjanji dalam hatinya akan segenap hati mendukung kisah asmara sang adik agar bisa berjumpa kembali dengan pujaan hatinya itu. tapi.. manusia bisa berencana tapi, Tuhan. jua yg menentukan hasil akhirnya. dan setelah berbulan bulan mencari sampai ke pelosok kota, keberadaan Hanella saat itu belum juga diketahui. saat itu Gilang seperti sudah setengah gila mencari keberadaan Hanella. beruntung ada Galang yg terus menyemangatinya dan berjanji akan sekuat tenaga membantunya mencari Hanella. dan memang keberadaan Hanella saat itu memang akan sangat sulit diketemukan karna pada saat itu Hanella dan ibunya sedang berkerja sebagai pelayan bagian dapur di sebuah mansion megah dikota itu dan mereka berdua memakai identitas palsu untuk menghindari kejaran papanya Hanella.
__ADS_1
flashback off.
"heh.... ngelamun aja loe..."
Galang yg sudah sering mendapati adik kembarnya itu melamun diruang kerja pribadinya sengaja mengusik lamunan sang adik demi membuyarkan gurat kesediahan di wajah Gilang.
"hughh.. ada apa!".
dengan dingin Gilang kembali ke mode cool nya dan langsung menanyakan tujuan Galang masuk ke ruangannya.
"😀 galak amat sihh bro...jadi gini nih..
"bukannya kamu memang udah pengen melamar jelita dari semenjak sepuluh tahun yg lalu tapi gak pernah loe lakuin juga sampai detik ini..??"🤨Gilang menatap malas kearah kakak kembarnya itu.
"kali ini gue serius lhoo...!!!"
Galang menjawab dengan wajah pasti dan yakinnya.
__ADS_1
"kemarin kemarin juga kamu bilangnya begitu". Gilang acuh saja dengan wajah memelas sang kakak yg sangat berharap respon lebih dari Gilang.
"kalo gak ada yg penting yg lain... silahkan lanjutkan kerjaan kamu karna saya pun punya banyak kerjaan disini." dengan cueknya Gilang mengusir sang kakak keluar dari ruangannya.
" loe kok gitu siihhh.. sama gue.. gue serius nihh pengen ada teman buat berbagi..."
Galang masih berusaha memelas.
"sorry.. saya sibuk." dengan tatapan super dinginnya Gilang pun berhasil membuat sang kakak pergi dari ruangan nya.
sambil berlalu pergi Galang pun berjalan ke arah pintu sambil menggerutu.
"liat aja yaa.... gue aduin mama loe sampe rumah ntar. pokoknya.. kamu bakalan nyesel... udah cuekin orang setampan gue...😡" dengan kasar Galang menutup pintu ruangan Gilang.
setelah Galang pergi, Gilang berdiri dan bersandar menatap pemandangan kota yg indah dari ruangan nya yg berada di lantai 20.
"kamu sebenarnya bersembunyi dimana.. Hanella ..."
__ADS_1
Gilang menatap jauh dengan pemikirannya yg sudah melayang entah kemana.
Semangat menulis ✍️✍️