Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Berubah Pandangan


__ADS_3

Sejak kejadian dipantai seminggu yg lalu ada yg aneh dengan Arlan dan Sebastian. rombongan keluarga besar itu memang sudah kembali ke Jakarta dan kembali disibukkan dengan rutinitas mereka sehari hari. tapi .. kali ini baik Arlan dan juga Sebastian sudah merubah cara pandang mereka kepada istri cantiknya. mereka jadi lebih "segan" kepada istri istri mereka. Sahaja dan Jingga pun tak pelak dibuat bingung dengan perubahan sikap suaminya masing masing. mereka merasakan kalau suaminya seminggu belakangan ini sudah memberi kebebasan kepada dirinya. mereka tidak membatasi lagi ruang gerak sang istri. selain fakta bahwa istrinya bisa menjaga diri dengan baik, Eka juga memberitahukan rahasianya kepada kedua suami siaga itu. Eka mengatakan kalau dirinya dulu tetap menempatkan pengawalan pribadi secara diam diam disekitaran Sahaja dan Jingga jadi mereka lebih aman dan tetap terpantau olehnya. Arlan dan Sebastian pun setuju melanjutkan pengawalan diam diam itu kepada istri istri mereka. melihat perubahan positif suaminya karna tidak mengekangnya lagi membuat Sahaja dan Jingga lebih dan lebih lagi mencintai suami posesifnya itu. saat mereka meminta izin untuk kembali ke bangku kuliah dengan mantap dan yakin suami merekapun mengizinkannya. tak pelak perubahan ini membuat rumah tangga mereka semakin hari semakin harmonis saja. seperti saat kemarin Sebastian pulang dari bekerja sudah hampir jam 9 malam. hal yg tidak biasa memang mengingat biasanya dia sudah ada dirumah pukul 5 sore. memang hari itu sedang ada pertemuan mendadak dengan client nya berlanjut ke acara makan malam. para client nya mengajaknya untuk menghabiskan malam ditempat karoke tetapi Sebastian menolak secara halus dan beralasan ada urusan lain yg sebenarnya dirinya sudah sangat merindukan istri tercintanya. Sahaja yg sudah dikabari dulu oleh Sebastian bahwa dirinya akan pulang terlambat karna ada meeting mendadak, masih setia menunggu suaminya pulang dan tertidur di sofa ruang depan. saat Sebastian tiba dirumahnya dirinya mendapati sang istri sudah terlelap dengan memakai mantel tidurnya. dengan sayang dia mengecup kening sang istri dan mengangkatnya ala bridal style menuju kamar mereka. Sahaja yg terbangun dalam pelukan sang suamipun semakin mengeratkan pelukannya dan sesampainya di kamar mereka Sebastian dengan lembut meletakkan istrinya diranjang ukuran king size kualitas super premium milik mereka.


"sayang.. kok tidur di depan sih tadi ?" dengan sayang Sebastian mengelus puncak kepala sang istri.

__ADS_1


"aku tadi nungguin mas pulang tapi akhirnya jadi ketiduran deh mas. mas udah makan?" sahaja balik bertanya.


"udah tadi. sama client nya mas. sayangnya mas ini udah makan, belum??" kembali Sebastian bertanya sambil tetap mengelus kepala sang istri dengan penuh cinta.

__ADS_1


"tadi kan udah mas kasih tau kalau kamu malam ini makan malam duluan aja nggak usah nungguin mas. ini kamu kan jadinya terlambat makan sayang... kalo maag kamu kambuh gimana, sayang?? mas kan nanti jadi gak tenang kerjanya.. lain kali nurut sama mas ya sayang.." Sebastian pun menunjukkan rasa khawatirnya sambil terus menyuapi sang istri dengan telaten dan sesekali menyeka bibir ranum sang istri dengan tissue.


Sahaja hanya bisa mengangguk pasrah. dalam hati dia selalu bersyukur mendapatkan suami sempurna seperti Sebastian. sangat mencintainya, juga selalu perhatian bahkan tadi Sahaja sudah menolak tapi Sebastian bersikeras dirinya yg harus menyuapi makan sang istri. karna tak ingin berdebat Sahaja pun mengiyakan. dan setelah itu Sebastian pun berlalu ke kamar mandi mereka untuk membersihkan diri. saat suaminya sedang mandi. Sahaja mondar mandir didepan pintu kamarnya dengan rencana yg sudah ia susun rapi. Yap. siang tadi saat Jingga berkunjung kerumahnya, mereka membahas perubahan sikap suami suami mereka dan berniat untuk memberikan mereka hadiah sebagai ungkapan sayang. tapi, mereka dibuat bingung karna apa yg harus mereka berikan sementara sang suami sudah memiliki segalanya bahkan barang barang pribadi milik suaminya mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki adalah barang branded dengan kualitas premium dan sudah pasti harganya pun super fantastis. tiba tiba Jingga mendapat ide konyol yg tidak biasanya. dia mengusulkan mereka memakai lingerie seksi malam ini untuk menggoda sang suami demi menyenangkan hati mereka. Sahaja menolak dengan tegas tapi Jingga berjanji akan melakukannya malam ini untuk menyenangkan hati Arlan. dan disinilah dirinya malam ini. mondar mandir didepan pintu kamarnya dengan mantel tidur yg dia buka lepas buka lepas. dan saat dia mendengar shower di kamar mandinya sudah tidak berhenti mengalir dirinya sadar bila sang suami akan segera keluar dan dengan gerakan cepat dia melepas mantel tidurnya dan langsung melompat keatas tempat tidurnya dan menyambar buku yg ada di meja kecil disamping ranjangnya tempat Sebastian biasa meletakkan buku yg ia baca sebelum tidur. saat Sebastian keluar dan mengeringkan rambutnya yg basah dengan handuk dirinya sontak kaget dengan pemandangan eksotis dan menggiurkan yg ada didepan matanya. istri tercintanya itu sedang membaca buku terbalik dengan "pakaian" yg tidak biasanya. walaupun Sahaja pura pura membaca buku, tapi sesekali dirinya curi curi pandang juga kepada sang suami. mendapat kode keras seperti itu tak pelak membuat Sebastian langsung on dan membuang buku itu ke sembarang tempat kemudian langsung menarik sang istri kedalam pelukannya. mereka pun menghabiskan malam itu dengan penuh gairah dan cinta yg semakin membuncah didadanya. saat sang istri terlelap kelelahan Sebastian pun mengecup sayang kening Sahaja dan berucap terimakasih untuk kejutan manisnya. Sahaja yg setengah sadar pun tersenyum, menarik sang suami dan tidur dengan nyaman dalam pelukan suami tercintanya itu.

__ADS_1


Semangat Menulis ✍️✍️


__ADS_2