Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Aku Mengaku Kalah


__ADS_3

Sebastian merasa sangat terintimidasi dengan tatapan horor dari istrinya itu. mengingat waktu yg terus bergulir dan merasa keadaannya sudah baik baik saja, Eka pun pamit pulang kepada putri dan menantunya itu yg disusul kemudian oleh Rangga.


"sayaaanggg...." Sebastian yg tau istrinya itu saat ini sangat marah padanya tetap berusaha mencoba mengambil hati Sahaja. saat ini mereka sedang duduk di tepi ranjang mereka dan sambil memeluk tubuh harum nan sexy istrinya dari belakang, Sebatian tak kuasa untuk tidak terus menciumi wajah cantik Sahaja dari kening, mata, pipi, hidung, dagu, sampai bibirnya yg ranum tak luput dari kecupannya. walau Sahaja tidak menolak namun dirinya pun tetap tak bergeming dengan bujuk rayu suaminya itu.


"mas..salah... mas ngaku salah yangg.... mas kalah sama hati mas sendiri. mas kalah atas nama cinta. mas kalah sama perasaan ini sayang. mas gak bisa ,mas gak sanggup kalau kamu diamin mas kayak gini. mas benar benar gak nyangka kalau akhirnya bakal jadi kayak gini. mas minta maaf ya sayang... janji .... ini yg terakhir mas berlaku bodoh kayak tadi siang. maafin suami bodohmu ini yaa sayangg...” "Sebastian benar benar menunjukkan sisi lemahnya dihadapan istrinya itu.


mendengar pengakuan dari suaminya itu Sahaja hanya menghela nafas dan sembari memejamkan mata, menetralisir perasaan yg bergejolak didalam hatinya, Sahajapun berbalik menatap dalam kepada cinta halalnya itu.


"terus... mas gak mikirin.. gimana perasaan aku tadi siang.. mas gak mikirin gimana takutnya aku kalau kalau mas udah gak cinta udah gak sayang lagi sama aku. ?? mas gak mikir gimana galaunya hati aku berfikir kalau mas ada wanita lain...??? mas...gak mikir... "


belum sempat Sahaja meneruskan kata katanya bibir ramumnya itupun sudah dilahap habis oleh suami tampannya itu. dengan perasaan cinta yg membuncah didalam dadanya Sebastian menarik sang pemilik hati dan raganya itu ke dalam dekapan hangatnya. satu tangan kekarnya memeluk posesif tubuh sintal Sahaja dan tangannya yg satu menangkup sedemikian rupa leher sang istri, menekannya penuh damba demi lebih lagi menyecap manisnya bibir ranum bidadari surga nya itu. Sahaja yg tak kuasa menolak luapan cinta suaminya itu pun ikut hanyut dalam permainan sang suami . setelah kecupan dan cumbuan panas itu mereka akhiri, Sebastian menyatukan kening mereka dengan nafas yg masih terengah engah, Sebastian pun tersenyum penuh arti ke arah istrinya itu. dengan perlahan dan lembut ia mengarahkan tubuh istrinya itu diatas pembaringan mereka.


sambil benopang kepalanya dengan satu tangan, mata elang Sebastian, terus menatap sang istri. satu tangannya ia arahkan ke wajah cantik istrinya itu. dibelainya wajah cantik sahaja dengan segenap cinta yg bersarang didadanya.


"gak ada wanita lain sayang... hanya kamu. !! kamu satu satu nya pemilih hati dan tubuh ini.”

__ADS_1


Sebastian menarik tangan halus istrinya itu dan meletakkannya di sebelah matanya.


"mata ini ... hanya tertuju padamu...


kemudian ia bergerak dan mengarahkan tangan Sahaja ke bibirnya..


"bibir ini ... hanya tersenyum dan hanya mendamba akan cintamu


bibir ini.. hanya menyebut namamu disetiap tarikan nafasku, ******* cintaku hanya namamu seorang sayang..."


belum selesai merajut asa, Sebastian kembali membawa tangan sang istri ke dadanya tepat di detakkan jantungnya..


"jantung ini.. berdetak hanya untuk mu. .


hati ini.. hanya dipenuhi oleh namamu seorang cinta. SAHAJA PRAKASA.. istriku... cinta matiku. . belahan jiwaku.. hanya kamu sayangg.. satu satunya wanita yg akan dan terus kucintai sepanjang sisa hidupku."

__ADS_1


Sahaja sampai menitikkan air mata haru bahagianya mendengar pengakuan cinta tulus suaminya itu. dengan senyum sayang Sebastian menghapus jejak air mata di wajah cantik istrinya itu. menariknya ke dalam dekapannya dan menciumi mesra puncak kepala istrinya itu.


setelah dirasa istri cantiknya itu mulai tenang, Sebastian kembali membawa tangan sang istri ke pusat tubuhnya itu. dengan suara erotisnya Sebastian berucap parau ;


"dan... yg ini yaangggg... cuma bisa tegak berdiri sama kelembutan milikmu saja..." sembari menciumi telinga Sahaja Sebastian pun merancu mendamba


"cuma milik kamu yg bisa yaannggg...”


******* mendamba sang suami ditambah pengakuan cintanya tadi sudah cukup bagi Sahaja untuk meyakinkan hati dan jiwanya kalau lelaki yg sedang mendambanya ini hanya miliknya seorang. lelaki yg sedang memuja tubuh dan dirinya ini adalah lelakinya seorang. dan disela sela Nafas yg menderu Sahaja pun berucap. .


"Sahaja juga cinta sama mas... cuma sama mas seorang Sahaja bisa merasakan cinta sebesar ini. SAHAJA cuma milik SEBASTIAN seorang."


senyum indah dan menawan langsung terbit dibibir sexy seorang Sebastian mendengar langsung pengakuan istriya itu. dan tanpa membalas ucapan cinta istrinya itu, ia langsung melanjutkan permainannya ke level yg lebih tinggi. desiran air hujan di luar sana semakin menambah panas gejolak percintaan dua insan yg sedang dimabuk asmara itu. pakaian yg berserakan di lantai kamar, suasana kamar yg temaram, desiran air hujan, dinginnya hembusan angin dan kilatan petir yg menyambar diluar sana seolah semakin membawa mereka untuk lebih dan lebih lagi merengkuh nikmatnya cinta.


❤️❤️❤️❤️❤️🔥🔥🔥🔥🔥🔥❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Semangat Menulis ✍️✍️


__ADS_2