
sudah dua puluh tahun lamanya Hanella hidup berpindah - pindah tempat. dari negara yg satu ke negara yg lain. dan dengan alasan yg masih sama. dia dan ibunya takut dengan ayah kandung Hanella. Roberto Carlos adalah ayah kandung Hanella. dia seorang Mafia kejam yg tak sungkan membunuh keluarganya bahkan darah dagingnya sendiri. bagi seorang Roberto, Hanella dianggap penghalang dalam kehidupannya. dikarenakan sang kakek, yakni ayah kandung Roberto sendiri, telah mewariskan harta yg sama besarnya dengan dirinya dikarenakan dialah satu satunya penerus dikalangan mereka. awalnya Roberto mau saja menerima perjodohan ayahnya dengan ibu Hanella. tapi saat mereka resmi menjadi suami istri, Roberto dengan gamblang nya meminta ibu Hanella tidak boleh hamil dan melahirkan anaknya. cukup hidup nyaman dan menjadi istrinya saja. dan tahun demi tahun berlalu, dan ibu Hanella tak kunjung hamil. kakek Hanella mulai curiga, dan saat Roberto tidak ada di mansion mereka, kakek Hanella pun mengajak bicara ibu Hanella secara terbuka.
"ayah mencariku ??"
ibu Hanella seakan tahu arah pembicaraan sang kakek walaupun pada kenyataannya dia belum berbicara apapun.
"apa Roberto mengancammu agar tidak mengandung anaknya??" sang kakek langsung to the point' bertanya dengan tatapan nya yg dingin dan menyelidik.
"aku.. aku..." ibu Hanella tak kuasa menjawab.
dia hanya tergugu, menangis dengan keadaannya pernikahannya yg tampak sempurna diluar tapi sangat hampa dan menyedihkan didalamnya.
"tak usah cemas. aku akan membantumu. aku tahu kamu adalah seorang wanita yg baik. putraku Roberto sudah dibutakan oleh harta. dan dia memang tidak mau berbagi. sifat egoisnya itu membuat ku sangat kecewa. jadi aku menjodohkan nya pada mu, dengan harapan kelas kalian akan punya anak, yg bisa kulatih untuk menjadi ahli warisku. aku tahu ini tidak mudah bagimu. tapi .. bisakah kamu membantuku?"
dengan berat hati, ia bertanya juga
"bantuan seperti apa yg ayah butuhkan ?"
"lahirkan seorang penerus untukku."
__ADS_1
ibu Hanella tak langsung mengiyakan.
"jangan kawatir. aku akan selalu mendukungmu. cukup percaya saja padaku."
"tapi . ayah.. Roberto benar² tidak menginginkan kehadiran seorang anak dalam pernikahan kami."
"aku yg akan menyelesaikan mengenai hal itu."
dan benar saja, berkat bantuan dari kakek Hanella yg menjebak putranya sendiri, akhirnya ibu Hanella pun hamil dan melahirkan bayi perempuan yg sangat cantik. Roberto yg belakangan mengetahui kalau ayahnya ikut campur dengan kehadiran bayi perempuannya ini ke dunia, sangat murka tapi tidak bisa berbuat banyak. apalagi sebelum meninggal, kakek Hanella menulis surat wasiat yg menyatakan bahwa segala harta dan aset yg dia miliki jatuh sepenuhnya ke tangan Hanella kelak jika dia sudah berumur 20 tahun. disaat usia Hanella 5 tahun, kakeknya pun meninggal dunia. Roberto merasa ini lah saat yg tepat untuk melenyapkan Putri kandungya sendiri. tapi ibu Hanella tidak tinggal diam. dengan bantuan dari orang orang kepercayaan kakek Hanella yg masih setia, mereka selalu bisa menyelamatkan diri dari pengejaran Roberto. ini juga yg membuat mereka selalu bersembunyi dari negara satu ke negara lain dengan berganti ganti identitas.
"selamat ulang tahun sayang..."
dengan membawa cake sederhana yg dihiasi lilin angka 22, ibu Hanella dengan penuh sayang memeluk putri kesayangannya.
sambil memejamkan mata, dengan sungguh sungguh Hanella berdoa.
”Tuhan..., sekali ini saja.. kirimkan malaikat pelindungmu, agar aku bisa merasakan arti kebebasan itu."
setelah itu dengan penuh hikmat Hanella meniup lilin angka tersebut.
__ADS_1
setelah perayaan yg sederhana itu. ibu Hanella menatap sendu ke arah putrinya.
"maafkan mama sayang. mama tidak bisa memberikan kehidupan yg layak untuk kau jalani. mama juga tak berdaya." Sambil menyeka air matanya, mama Hanella memeluk putrinya erat.
"mama... kenapa papa sangat membenciku??"
tanya Hanella lirih.
ibu Hanella semakin erat memeluki putri tunggalnya itu.
"ayahmu hanya dibutakan oleh harta dunia saja sayang."
dengan mata sembab Hanella menatap sendu ke arah ibunya
"bolehkah aku menemui papa, ma?? saat ini aku sudah dewasa. izinkan aku menyelesaikan ini semua dengan caraku sendiri.
bagai disambar petir, ibu Hanella langsung menangis sejadinya.
"tolong dengarkan mama sayang. ayahmu pasti akan langsung menghabisi kita berdua. mama masih ingin melihatmu bahagia suatu hari nanti sayang. mama masih berharap ada keajaiban sehingga papamu menyadari kesalahannya."
__ADS_1
Hanella diam saja. tapi tekat kuat tumbuh didasar hatinya. kalau persembunyiannya ini harus diakhiri. inilah saatnya dia untuk maju demi bisa melindungi diri dan juga ibunya. dia yakin tidak ada sesuatu apapun yg akan terjadi kalau kita percaya dengan keajaiban. dan harapan Hanella itu semakin besar saat dirinya tak sengaja melihat seseorang dari masa lalunya yg dulu berjanji akan melindunginya dari segala marabahaya apapun yg terjadi. dan orang yg dia lihat itu adalah Gilang samudra. pemuda tampan dan sangat berkuasa yg saat ini sudah menduduki jabatan CEO di perusahaan raksasa miliknya.
#semangat menulis ✍️✍️