Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Bicara dari Hati ke Hati


__ADS_3

Sudah seminggu insiden pingsannya Sahaja dan kepanikan Sebastian berlalu, dan dari hari itu hubungan pasangan muda inipun kian harmonis saja setiap harinya. sepertinya sahaja sudah berdamai dengan hatinya dan mulai menerima keadaanya yg sekarang dengan hati yg lapang dan pikiran yg lebih terbuka. begitu pula Sebastian, saat ini dirinya sudah jauh lebih peka kepada istrinya itu. apa yg disuka, apa yg istrinya inginkan dan apa yg istrinya fikirkan dirinya sudah jauh lebih paham sekarang. saat ini Sebastian dan Sahaja ada dititik mulai memahami lebih jauh lagi sifat dan karakter pasangannya masing masing. dan hal ini semakin hari semakin memupuk dalam cinta mereka sebagai pasangan suami istri paling romantis abad ini.❤️❤️❤️ Seminggu ini mereka pun seolah olah lebih mengenal pasangan hidupnya itu jauh lebih baik, jauh lebih dalam dan jauh lebih personal. hal ini tak luput dari campur tangan tuan barra dan tuan putra selaku kakek mereka. di malam kejadian pingsannya sahaja itu, baik tuan barra dan tuan putra sepakat untuk lebih membuka mata hati cucu cucu kesayangan mereka itu dengan mengajak bicara mereka secara terpisah. tuan putra mengajak bicara Sebastian secara empat mata. pun begitu dengan tuan barra. dirinya mengajak Sahaja bicara serius berdua mengenai cucunya Sebastian kepada cucu menantu kesayangannya itu. tuan Putra mengajak Sebastian bicara di ruang tengah sementara tuan barra mengajak Sahaja bicara di balkon kamarnya Sahaja. dan disinilah mereka saat ini. sambil menikmati udara malam Sahaja mengeratkan mantel tidurnya karna udara malam yg dingin menusuk kulitnya. sudah 10 menit berlalu dan tuan barra belum juga memulai kata diantara mereka. kakek tua yg kadang sangat bersemangat itu malam ini terlihat merenung dalam dan menatap bintang bintang yg malam ini terlihat begitu indah dengan kerlap kerlipnya yg membuat perasaan menjadi damai bagi siapa saja yg memandanginya. Sahaja mulai terlihat gelisah dan tidak nyaman duduk berdua dengan kakek mertuanya itu tanpa kata. hanya sunyi yg menyelimuti tempat itu berpacu dengan dua orang beda generasi yg sedang duduk terpisah sambil sibuk dengan pikiran mereka masing masing. Sahaja mencoba memberanikan diri untuk bertanya. tapi belum sempat ia berucap kakek Barra pun berbicara lembut pada nya ;


"cucuku Sahaja, kakek mengerti dengan apa yg sedang kau alami dan kau rasakan saat ini. tentu tidak mudah menikah dengan orang yg baru kita kenal. lalu hidup berdua dan menyesuaikan diri dengan status dan tempat tinggal yg baru. suasana baru juga tanggung jawab sebagai seorang istri dan hal hal lain yg terjadi ditengah tengah rumah tanggamu, itu semua pasti sangat berat untukmu apalagi mengingat usiamu yg masih sangat muda, kakek sangat mengerti. tentu cucu kakek ini diawal awal pernikahan seperti ini tentu memiliki kesulitan untuk beradaptasi. ditambah lagi cucuku Sebastian itu, kalau udah sayang sama seseorang. beegghhh.. sayangnya sampe tumpeh tumpeh..😁😁 hahaha...

__ADS_1


pasti kamu sudah merasakannya sendiri, kan. bagaimana over protektif nya cucuku itu. bagaimana seolah olah dia mengambil alih dan mengatur hidupmu. bagaimana dia terus membayangimu, kemanapun, dimanapun dia selalu mengikutimu. dan ...yahh...tapi ... jujur saja.. ini pertama kali saya melihatnya yg seperti itu. begitu mencintai dan memuja seorang wanitanya. selama ini tidak kakek pungkiri, dirinya kerap berganti pacar tapi tak satupun dari pacar pacarnya itu yg dia cintai sebesar rasa cintanya padamu. percayalah nak. dia bersikap berlebihan seperti itu karna dimatanya sekarang hanya ada dirimu seorang. tolong pahami perasaannya juga. saat ini kau lah orang paling berharga dan paling ingin dia lindungi dengan segenap jiwa raganya. cucuku itu orang yg berpendirian teguh dan sangat bertanggung jawab dengan pilihannya. sekali dia memilihmu selamanya dia hanya melihatmu saja. kesetiaannya padamu tak perlu diragukan lagi. jadi kakek mohon. berbahagialah kalian dalam membangun rumah tangga ini. penuhilah rumahtangga kalian dengan cinta dan kasih sayang agar kelak anak anak kalian pun merasakan bagaimana rumah tangga yg dibangun atas dasar cinta, kesetiaan dan tanggung jawab itu hanya ada sukacita & kebahagiaan didalamnya. jadi... sekali lagi tolong lihatlah kegigihan suamimu untuk mengukir senyum di wajahmu nak. sayangilah cucuku itu karna kalian pantas berbahagia. yaah sudah. kakek lelah. kakek istirahat dulu ya nak. semoga kamu bisa memahami kata kata kakek tua ini dan bisa berdamai dengan keadaan. kakek ke kamar dulu ya. udah larut. kamu juga harus istirahat ya nak. jaga kesehatan juga. ya sudah. kakek kekamar dulu." tuan barra pun meninggalkan sahaja yg masih duduk di balkon. sahaja kini merasa sangat bersalah dan ingin mencari keberadaan suaminya itu. suami yg dia abaikan perasaannya dua minggu ini. rasa sesak didadanya seolah olah hanya bisa terlepaskan kalau dia memeluk suami posesifnya itu. tapi... kemana gerangan suami tersayangnya yg kalau malam berubah jadi sangat manja dan mesum? kenapa dia belum kembali juga ke kamar mereka. tadi seingatnya suami tersayangnya itu pamit sebentar karna dipanggil kakeknya, tuan putra. apa sebenarnya yg kakeknya bicarakan dengan suaminya itu?? Sahaja mulai tidak tenang. dengan tidak sabaran dia berlari keluar menuju pintu kamarnya dan begitu dia membuka pintu itu suami tampannya sudah berdiri diambang pintu dan kaget melihat istrinya yg seperti habis menangis. Sebastian memang baru selesai bicara empat mata dengan kakek putra. kakek sahaja itu pun menceritakan bagaimana dulu sahaja kecil pernah mengalami gangguan kejiwaan Karna tekanan batin yg ia derita. sang kakek pun mengingatkan agar suami cucunya itu lebih peka pada cucunya itu karna sahaja memang memiliki sikap tertutup dan susah untuk mengungkapkan isi hati. Sebastian pun berjanji pada kakek putra kalau dirinya akan lebih lagi memperhatikan keinginan sang istri. dirinya yg merasa bersalah pun pamit pada tuan putra karna ia ingin segera memeluk sang istri dan meminta maaf pada sang pemilik hatinya itu. baru dia akan membuka pintu kamarnya sosok wanita yg begitu ia sayangi itu sudah berdiri dihadapannya. dengan satu gerakan cepat dia menutup pintu kamar mereka dan langsung memeluk erat sahaja dengan segenap cinta yg ia rasakan. sahaja yg juga merasakan perasaan haru dan lega tak pelak memeluk erat tubuh suami manjanya itu sambil terisak bahagia.


memang dalam hidup ini, ada kalanya kita butuh tempat untuk berbagi permasalahan yg kita alami. berbagi dengan orang yg tepat akan membuat mu mengambil keputusan yg tepat pula dalam hidupmu. pun sebaliknya, berbagi masalah hidup dengan orang yg salah akan membawamu semakin terpuruk dalam permasalah yg kau alami. intinya, jangan curhat ke sembarang tempat. kayak

__ADS_1


😀😀😀😀😀😀😀👈👈👈👈


Semangat Menulis ✍️✍️

__ADS_1


__ADS_2