Aku Bukan (Lagi) Bonekamu

Aku Bukan (Lagi) Bonekamu
Dia Milikku!!!


__ADS_3

"BAGAIMANA DENGAN MAKAN MALAM ROMANTIS??"


kalimat yg sederhana itu seakan mengguncang jiwa Sebastian yg tidak lagi mampu menahan gemuruh didadanya."KAKEK, CUKUP!!!"


Hardikan keras Sebastian kepada kakeknya berhasil meghentak senyum tawa kedua aki aki yg sedang melakukan persekongkolan licik itu. mereka kaget sesaat Namum kembali menguasai diri masing masing. dengan santai tuan barra pun bertanya "kenapa, Tian. apa ada yg salah ?? Sebastian yg diliputi rasa cemburu buta yg membuncah didadanya mendadak bingung jawaban apa yg harus ia sampaikan dihadapan kedua aki aki sok asik ini karna sedetik kemudian kesadaran dan otak encernya berlomba lomba mengingatkan status Sebastian yg saat ini hanya "orang asing" bagi Sahaja. bingung bercampur malu itulah yg dia rasakan saat ini. "coba. sekarang kakek minta kamu jujur sama kakek. apa maksud hardikan kamu tadi. apa menurutmu kakek salah bicara !?" awalnya Sebastian ragu, tapi setelah meyakinkan diri dan memantapkan hati. dia pun ingin mempertegas maksud hatinya kepada 2 sahabat sableng uzur yg ada dihadapannya ini. "baiklah. kakek dan kakek putra saat ini saya ingin menyampaikan sesuatu hal yg sangat penting bagi diri saya pribadi. kakek....saat ini saya sudah jatuh cinta pada seorang gadis. dan saya yakin kali ini saya sudah mantap menentukan pilihan. gadis ini juga sudah kalian kenal terutama anda tuan putra." mendengar pengakuan dari Sebastian tadi sontak para aki aki pasang tampang sok bingung dan saling pandang. "siapa gadis itu??" dengan penuh penekanan tuan barra akhirnya bertanya. "gadis itu adalah Sahaja Prasetia, cucu dari kakek putra." mendengar itu sontak kakek kakek kepo itu langsung pasang tampang sok syok dan terkejut. demi mendramatisir keadaan tuan Barra pura pura frustasi.... "tidak mungkin.!!! ucapnya terbata. sambil menundukkan wajahnya, mencuri curi senyum dan tawa yg hampir meledak. tak mau kalah berlakon, tuan putra sambil pura pura curiga pun menimpali. "kakek tidak mengerti bagaimana mungkin nak Tian ini bisa jatuh cinta pada sahaja, Karna setahu saya kalian belum saling mengenal." dengan percaya dirinya Sebastian meyakinkan tuan putra "takdir yg sudah mempertemukan kami kek. beberapa Minggu yg lalu tanpa sengaja kami bertemu disalah satu cafe di mall xx. sejak pertemuan tak terduga itu perasaan cinta saya pada cucu kakek semakin hari semakin besar. tolong percayakan cucumu itu menjadi pendamping hidup saya kek. saya jamin saya lebih mampu membahagiakan sahaja dibanding tua keladi ini." dengus Sebastian kesal. "saya yg lebih pantas untuk Sahaja kek. maaf tapi..jujur saya tidak rela dan tidak akan Sudi kalau Sahaja dengan kakek saya ini. tolong pikirkan masa depan sahaja kek?' Sebastian semakin menggebu membujuk tuan putra.


"ehh. sebentar .. sebentar .! ini maksudnya apa Tian?? kenapa kau mengatai kakek tua tua keladi?? atas dasar apa kau bisa berfikir seperti itu nak ??" akting tuan Barra. yang sebenarnya perutnya sudah mules dari tadi menahan tawa ditambah gerakan bibir yg dibuat senormal mungkin menahan nahan tawa menggelegar yg sudah di ujung bibirnya.

__ADS_1


"bukannya kakek sendiri yg tadi merencanakan makan malam romantis berdua untuk sahaja? huuhhh!!!. kakek sadar dong, ingat usia kakek tuh udah expired untuk sahaja. sadar Kek. harusnya sahaja itu pantasnya buat aku. dia milikku kek.!!" tanpa sadar Sebastian akhirnya mengungkapkan isi hatinya yg paling dalam.


"milikmu??" tuan putra bertanya meremehkan. sejak kapan?? "πŸ™„πŸ€”


"sok muda nih bocah. usia dia aja lebih tua 10 tahun dari sahaja. huuhhh...." tuan putra membatin sebel dengan perilaku cucunya yg tadinya sopan Sopian bgt ehhh tiba giliran bahas sahaja, di tipu dikit gini aja langsung mode ' senggol baccok '. susah emang kalo udah jatuh cinta. πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜πŸ™„.


akhirnya demi kebaikan bersama tuan putra pun mengambil inisiatif menguak kebenaran. "coba nak Tian tenangkan diri dulu. disini saya sebagai kakek sahaja tidak keberatan dan juga tidak sepenuhnya mendukung nak Tian. kalo memang nak Tian serius, silahkan datang ke mansion saya secara gentle dan lamar cucu saya. saya dengan senang hati menyambut kedatangan nak Tian. tapi... asalkan sahaja bersedia menerima kamu menjadi suaminya. keputusan akhir tetap ditangan sahaja." pungkas tuan putra.

__ADS_1


kek... kakek dengar sendiri kan. Tian yg di pilih kakek putra buat lamar sahaja. bukannya kakek.!! jadi udah ya kek, mulai detik ini lupain sahaja. dia milik Tian. titik. " Sebastian seolah olah memproklamirkan dirinya adalah suami sah sahaja.


melihat tingkah dan reaksi Sebastian yg memang diluar perkiraan mereka berdua, sontak kedua aki aki itu tertawa terbahak bahak sampai mengeluarkan air mata dan bahkan tuan barra sampai terbatuk-batuk sangkin gelinya.


"ini ada apa sebenarnya" Sebastian memicingkan kedua matanya menangkap sinyal gak beres dari kelakukan dua aki aki rasa sok ABG ini.


sambil tertawa ria dia pria usia uzur itupun bertoss ria πŸ‘πŸ‘ˆπŸ‘ˆKENAK DEHHπŸ‘ˆπŸ‘ˆ

__ADS_1


πŸ˜„πŸ˜πŸ˜„πŸ˜πŸ˜„πŸ˜πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜πŸ˜πŸ€­πŸ€­πŸ˜πŸ˜


(Semangat Menuliss✍️✍️)


__ADS_2