Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)

Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)
13. Rencana rahasia


__ADS_3

"Loh Juna kemana Na, kok tidak ada?" tanya Veri yang tiba tiba datang dan matanya sambil melihat seluruh ruangan.


"Mana saya tahu Tuan, tadi Tuan Juna pergi keluar." Aleena sambil menatap Veri.


"Keluar? Tapi tadi saya tidak lihat ada Juna di luar," ucap Veri.


"Entahlah Tuan. Sudahlah ngapain dipikirin itu orang. Lagian tidak penting buat kita," gerutu Aleena.


"Husstt ... kamu tidak boleh gitu ah kalau bicara. Lagian sebentar lagi kita ada acara rapat juga sama mantan atasanmu itu," ucap Aleena.


"Iya maaf deh Tuan Veri. Mungkin Tuan Juna, memundurkan acara rapatnya kali," ucap Aleena.


"Ada ada saja itu orang, tadi ada kesini cuma mau nganterin undangan doang? Padahal sebentar lagi ada rapat dan malah ingin mengundurkan acara rapatnya." Veri sambil menggelengkan kepalanya. "oya gimana Na, laptopnya apakah sudah seperti semula lagi Na dan sudah baikkah?" tanya Veri.


"Sudah Tuan," jawab Aleena.


"Ya sudah, kalau begitu tolong kirimkan file file yang masuk ke laptopku," ucap Veri.


"Baik Tuan." Jawab Aleena.


Kemudian Aleena pun segera melakukan apa yang diperintahkan Veri. Lalu Veri pun segera kembali ke tempat kerjanya.


Siang pun berganti sore, saatnya Veri dan Aleena pergi untuk menemui klien disebuah cafe.

__ADS_1


"Ayo Na, kita berangkat sekarang." Veri sambil manatap arlojinya.


"Baik Tuan," jawab Aleena yang kini sudah siap membereskan tempat kerjanya.


Lalu Aleena dan Veri pergi meninggalkan ruangannya dan berjalan menuju keluar. Kini mereka pun sudah sampai diparkiran mobil dengan segera Aleena dan Veri pun masuk ke dalam mobil, dan Veri pun langsung menjalankan mobilnya untuk menuju sebuah cafe.


"Oya Na, gimana tadi saat saya tinggalkan kamu berdua sama Juna?" tanya Veri sambil menatap Aleena.


"Maksudnya Tuan?" Aleena sambil mengerutkan keningnya dan merasa tidak  mengerti.


"Iya maksudnya reaksi Juna gimana, apa dia bilang "Aleena kamu sangat cantik, aku mulai menyukaimu" apakah dia bilang seperti itu?" tanya Veri sambil memperagakannya dan meniru ucapa Juna.


"Ih apaan sih Tuan, ngaco deh kalau bicara. Asal Tuan tahu, Tuan Juna bukannya memuji tapi dia malah masih menghinaku. Dan Tuan Juna juga bilang, katanya kalau saya tetap jelek walaupun berdandan juga," ucap Aleena sambil menyunggingkan bibir atasnya dan tersenyum kesal saat mengingat kejadian tadi.


"Sudahlah Tuan, ngapain dipikirin. Lagian Tuan Juna sudah cinta mati sama kekasihnya, jadi pantaslah melihat wanita lain yang cantik dibilang jelek. Karena menurut Tuan Juna kekasihnya paling cantik," ucap Aleena.


"Ada ada saja kamu itu Aleena kalau bicara. Mana ada orang cantik tetap dibilang jelek. Itu namanya munafik, mengakui kecantikan seseorang dari hati tapi bibir berbicara berbohong." ucap Veri.


"Jadi maksud Tuan, kalau Tuan Juna bohong kalau saya ini jelek gitu?" tanya Aleena.


"Heem," jawab Veri sambil mengganggukan kepalanya.


"Saya juga benar benar aneh Tuan, sama Tuan Juna. Kenapa dia bisa membenciku? Padahal dulu saya pernah berperan penting dalam kemajuan perusahaan PT. Intern group." ucap Aleena sambil membayangkan waktu Aleena masih bekerja diperusahaan itu.

__ADS_1


"Kamu mau tidak, saya kasih tahu gimana cara membuat seorang Juna Prakasa untuk bisa jatuh cinta dan berlutut pada kamu?" Veri sambil menatap Aleena.


"Tentu saja mau Tuan, karena saya ingin seorang Juna Prakasa menyesali perbuatannya ketika saya dulu mengungkap perasaannya ditolak mentah mentah, dan dipermalukan oleh dirinya." Aleena membalas tatapan Veri.


Lalu wajah Veri pun mendekatkan ke wajah Aleena dan membisikan bibirnya ke telinga Aleena.


"Gimana, kamu setujukan dengan rencana saya?" tanya Veri saat sudah selesai mengatakan sesuatu kepada Aleena.


"Saya setuju sih apa yang dikatakan Tuan. Tapi apakah Tuan yakin dengan rencana Tuan dan akan berhasil?" tanya balik Aleena.


"Seratus persen, saya sangat yakin dan tentu saja akan berhasil." Jawab Veri.


"Baiklah kalau begitu Tuan. Saya sangat berterima kasih sama Tuan, karena sudah mau membantu saya." Aleena sambil tersenyum kepada Veri.


"Iya Na, lagian saya akan selalu  membantu kamu apa yang kamu mau. Karena saya sangat berhutang budi kepada kamu yang sudah berhasil membuat perusahaan PT. Alaska group menjadi berkembang pesat dan terkenal seperti sekarang." Veri membalas kembali senyuman Aleena.


Beginilah yang terjadi dalam sehari hari ketika Aleena dan Veri sedang berduaan, pasti mereka selalu saling berbincang bincang masalah dirinya dan suka saling membantu satu sama lain ketika sedang ada masalah. Bahkan mereka pun sering menceritakan masa lalu mereka, sehingga mereka sering tertawa bersamaan. Siapapun yang melihat mereka pasti dikira mereka menjalin hubungan.


Mobil yang ditumpangi Aleena dan Veri pun kini sudah sampai disebuah cafe. Lalu mereka pun keluar dari mobilnya dan berjalan masuk ke dalam sebuah cafe untuk menemui Klien.


💞💞💞


Jangan lupa kasih Like, comen ya kakak semuanya. Terima kasih🙏😊

__ADS_1


__ADS_2