Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)

Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)
83. Aleena tidak setuju!


__ADS_3

"Kamu itu bicara apaan sih Angel, so kenal dengan atasanmu itu lagi," ucap Aleena menatap sinis adiknya.


"Tentu saja aku kenal dekat dengan Tuan Veri. Kakak tahu enggak, aku disana kerja sebagai sekretaris dia kak."


"A-apa? Kamu jadi sekretaris Veri?" Aleena merasa terkejut.


"Iya kak, emangnya kenapa? Kok kakak terkejut mendengarnya."


"Tidak apa-apa sih. Baguslah, kalau kamu bekerja disana sebagai sekretaris."


"Iya kak. Kakak tahu enggak sih, aku jatuh cinta sama Tuan Veri kak," ucap Angel sambil membayangkan tubuh dan wajah tampan Veri.


Uhuk ... uhuk ... Aleena pun terbatuk kembali.


"Kakak baik-baik saja kan? Kakak ini kenapa sih tiap ngomongin Tuan Veri batuk mulu sih," gerutu Angel.

__ADS_1


"Habisnya sih kamu bikin kaget kakak tahu. Kakak sampai tersedak nih minumnya."


"Bikin kaget gimana kak? Emangnya salah yah bila Angel jatuh cinta sama Tuan Veri?" tanya Angel dengan menatap kakaknya.


"Tidak salah kok, tapi kamu itu baru kenal sama Veri. Jadi jangan terlalu berharap lebih sama dia. Juga kamu belum tahu prilaku dan sikap sebenarnya Veri kayak gimana." Jawab Aleena.


"Angel yakin Kak, kalau Tuan Veri itu pria baik-baik kok. Dia pasti bertanggung jawab dan feeling Angel Tuan Veri setia deh."


"Iya itu menurut kamu baru feeling. Kalau kenyataannya tidak seperti itu gimana? Kamu cari saja cowok lain deh, dari pada sama Veri." ucap Aleena.


"Bukannya kakak tidak suka, tapi-"


"Aku tahu kok, kalau Tuan Veri pernah jatuh cinta sama Kakak. Makanya Kakak enggak setuju kan bila nanti Tuan Veri menjadi milikku  kan?" ucap Angel memotong pembicaraan Aleena.


"Ka-kamu tahu dari mana?" tanya Aleena merasa terkejut.

__ADS_1


"Tentu saja Tuan Veri yang bercerita! Kak juga tidak tahu malu banget ya, Tuan Veri banyak menolong dan membantu kakak, tapi kakak malah tidak berterima kasih dan lebih memilih kak Juna," jawab Angel sambil menatap sinis Kakaknya.


"Angel, jaga bicaramu! Kakak enggak suka ya kamu berbicara seperti itu. Lagi pula, kamu tidak tahu fakta sebenarnya Veri itu siapa, jadi kamu jangan seenaknya kalau bicara!" bentak Aleena sambil menatap tajam adiknya.


Angel pun terdiam lalu menatap Aleena dan ada rasa sakit hati saat dirinya di bentak. Seumur hidup Kakaknya belum pernah membentak dirinya, Angel adik bungsu yang sangat manja dan selalu disayangi keluarga. Dan kali ini Aleena membentak dirinya.


"Sudah puas, kakak membentakku? Sekarang Angel selalu salah dimata kakak. Aku benci kakak!" Angel sambil beranjak dari sofa lalu berjalan menuju kamarnya.


"Angel tunggu ..." teriak Aleena sambil menatap pungung adiknya yang kini sedang berjalan menuju kamar.


Angel pun tidak menjawab perkataan Aleena dan lebih memilih terus berjalan menuju kamarnya.


Arrrgh .... sial! Itu semua gara-gara si Veri brengsek itu. Awas saja Veri, jika kamu berani memanfaatkan adikku. Aku tidak akan memaafkanmu bila terjadi sesuatu terhadap adikku. Dan Oke, jika ini permainanmu maka lihat saja aku tidak akan pernah takut, juga akan membuatmu menyesal karena telah memanfaatkan adikku' gumam Aleena dengan tersenyum sinis lalu beranjak dari sofa dan berjalan menuju kamar dimana suaminya berada.


*bersambung . ..

__ADS_1


__ADS_2