Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)

Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)
64. pertemuan adik dan kakak


__ADS_3

Di sebuah ruangan tamu ada seorang wanita cantik dengan berpakaian sederhana, rambutnya di ikat kucir kuda kini sedang duduk di sofa dengan menyilangkan satu kakinya. Wanita tersebut merasa kesal karena sudah menunggu lama untuk bertemu dengan seseorang yang sangat di rindukannya tapi belum menunjukan batang hidungnya.


"Bi, apakah benar ini kediaman rumah kak Aleena bersama suaminya?" tanya wanita tersebut sambil menatap bi Atin yang kini duduk disampingnya menemani wanita tersebut.


"Ya memang benar Non. Lagian Bibi tidak berbohong kok," jawab bi Atin.


"Habisnya mereka lama sekali. Aku sudah hampir setengah jam nungguin disini, tapi mereka belum muncul juga."


" Sabar Non. Bentar lagi juga mereka pasti kesini kok. Lagian, tadi pas Bibi panggil Non Aleena, dia baru saja selesai mandi," ucap bi Atin.


"Oh. Baiklah Bi."


"Oya sebenarnya Non siapanya, Non Aleena ya?" tanya bi Atin sambil menatap wanita tersebut.


"Aku lupa ya belum kasih tahu sama Bibi, siapa aku ya? perkenalkan Bi, namaku Angel Santika! Aku adik kandungnya kak Aleena." jawab Angel.


"Oh, kamu adiknya Non Aleena tuh. Pantesan saja, Bibi lihat kamu dari tadi kok mirip sama Non Aleena," ucap bi Atin.


"Cantik kan, Bi?"

__ADS_1


"Iya cantik kok Non. Apalagi Non Aleena, sangat cantik sekali," puji bi Atin.


"A-apa? Aku tidak salah dengarkan, kalau kak Aleena sangat cantik? Lagian yang benar saja kalau kak Aleena cantik. Kalau menurutku, kak Aleena itu sangat culun dan norak!" ucap Angel sambil berdiri dari sofa, lalu berjalan menuju photo yang terpapang di ballroom di dinding.


"Iss Non Angel kok bicara begitu sama kakak sendiri. Lagian, emang benar kok kalau Non Aleena itu sangat cantik."


"Ya terserah Bibi saja deh. Oya Bi, ini photo siapa Bi?" tanya Angel sambil menatap photo di dinding, seorang wanita cantik dengan rambut terurai dan di sampingya bersama pria tampan dan gagah memakai baju batik couple.


"Itu Tuan Juna bersama Non Aleena," jawab bi Atin.


"Maksud Bibi, kalau wanita tersebut adalah kakakku, kak Aleena?"


"Yang benar saja Bi? Cantik sekali kakakku ini sekarang," ucap Angel sambil menatap photonya yang ada di dinding.


"Kan, Bibi tadi sudah bilang Non Angel. Kalau Non Aleena sangat cantik."


Kemudian datanglah wanita cantik dengan rambut terurai panjang, berpakaian lengan pendek serta memakai rok sebawah lutut. Kini berjalan menuju ballroom bersama suaminya, untuk menemui seseorang.


"Oya Bi, mana orang yang ingin bertemu dengan saya?" tanya Aleena sambil menatap bi Atin.

__ADS_1


Kemudian, dengan segera Angel pun berbalik badan dan menatap wanita yang tadi berbicara.


"Kak Aleena .... " Panggil Angel, lalu berjalan menghampiri kakaknya.


"Angel?" Aleena pun merasa terkejut dengan kehadiran adiknya. Dan merasa tidak percaya, kalau adiknya menemuinya.


"Ini benar kan, kak Aleena yang culun dan norak itu," ucap Angel sambil memeluk kakakknya, kemudian menguraikan pelukannya.


"Iss tidak sopan sekali kamu berbicara begitu sama kakakmu," gerutu Aleena sambil menatap kesal adiknya.


"Lagian, emang benar kalau dulu kak itu norak dan culun! Tetapi berbeda dengan sekarang, kak Aleena cantik banget," puji Angel.


"Siapa dulu dong, istri seorang Juna prakasa. Cantikkan?" Juna ikut menimpali.


"Eh ... Iya sangat cantik! Oya kak, dia siapa?" tanya Angel sambil menatap pria tampan dengan memakai pakaian kaos oblong dan celana jeans.


"Dia, suami kakak," jawab Aleena.


"Apa? Dia, kakak iparku?" tanya Angel.

__ADS_1


__ADS_2