Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)

Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)
92.restoran.


__ADS_3

Restoran.


"Ayo sayang kita keluar," ajak Juna saat sudah sampai di tempat restoran yang di tuju.


"Oke, baiklah." Jawab Aleena kemudian keluar dari mobil tersebut.


Aleen dan Juna pun langsung berjalan menuju restoran tersebut. Saat sudah berada di dalam restoran, Juna dan Aleena pun mencari tempat kosong untuk mereka makan.


"Ayo kita duduk disana," ajak Juna terhadap istrinya saat menemukan tempat kosong untuk makan siang.


"Terima kasih sayang," jawab Aleena kemudian duduk di tempat tersebut.


"Kamu mau makan apa?" tanya Juna terhadap istrinya.


"Aku pingin makanan yang sangat special ...," jawab Aleena terhadap suaminya.


"Special? Emm ... apa ya? Apakah sesuatu yang di tambahkan dengan cinta dan kasih sayang menu nya?" tanya Juna sambil menatap wajah cantik istrinya.


"Ih apaan ini orang, enggak nyambung banget deh kalau ngomong itu."


"Enggak nyambung gimana sayang? Emang iya kalau sesuatu yang special itu harus di dasar dengan rasa cinta, sayang, dan pengertian biar nyaman buat kitanya." ucap Juna.


"Ya ampun Juna ... itu makanan woy, bukan orang tahu. Ih kamu mah ya."


"Oh iya aku lupa yang kamu pesankan makanannya, bukan orang yang special haha," tawa Juna.


"Ah dasar kamu itu, enggak lucu tahu bercandanya juga," gerutu Aleena sambil menatap sebal Juna.

__ADS_1


"Ini orang malah ngambek lagi," Juna sambil mencubit gemas pipi istrinya.


"Ih Juna ... sakit tahu," Aleena sambil mengembungkan pipinya.


"Maaf sayang, habisnya aku gemas banget sama istri cantikku ini," Juna sambil merangkul pundak istrinya.


"Tau ah."


"Dosa loh sama suami gitu. Senyum dong jangan cemberut."


Aleena dengan segera tersenyum tetapi terpaksa.


"Kok gitu senyumnya. Senyum itu yang ikhlas yang tulus, ulangi lagi." Protes Juna.


Aleena pun kemudian menarik nafasnya dan membuangnya lalu tersenyum setulus mungkin.


Juna pun dengan segera memanggil pelayan restoran tersebut, lalu dengan segera sang pelayan pun berjalan menghampiri Juna.


"Iya Tuan, mau pesan apa ya?" tanya pelayan tersebut kepada Juna.


"Aku pesan makanan dan minumannya yang special!" Jawab Juna sambil memandang pelayan tersebut.


"Oke, baiklah Tuan! Kalau begitu saya permisi dulu, dan mohon tunggu sebentar ya Tuan," ucap Ega sang pelayan tersebut.


"Oke, baiklah." Jawab Juna.


Ega pun dengan segera pergi dari hadapan Juna dan menuju dapur untuk memesankan makanannya kepada Chef yang bertugas di dapur.

__ADS_1


Juna pun kemudian menatap seluruh ruangan yang ada di restoran tersebut, karena ramai dan padat pengunjung. Lalu pandanganya menatap seseorang yang sangat di kenalinya.


"Angel?" ucap Juna pada diri sendiri,"Sayang, bukannya itu adikmu ya?" tanya Juna terhadap istrinya, dan sambil menaikan kedua alisnya dan matanya menatap adik iparnya.


"Eh iya itu Angel. Lagi apa dia disini?" tanya Aleena pada diri sendiri.


"Ya pastinya lagi makan siang lah, masa mau renang disini," ucap Juna terhadap istrinya.


"Kamu ini menyebalkan sekali ya. Aku nanya serius nih," gerutu Aleena merasa gemas terhadap suaminya.


"Ya ampun sayang, aku juga sama serius jawabnya. Pastinya adikmu itu lagi makan siang, kan sekarang waktunya istirahat makan siang."


"Eh iya aku lupa hehe," Aleena sambil tersenyum cengengesan karena malu.


"Dasar kamu ini ya." ucap Juna sambil menggelengkan kepalanya.


"Ini Tuan makanannya sudah jadi, dan selamat menikmati," ucap Ega sambil menaruh makanannya.


"Iya terima kasih." Jawab Aleena sambil tersenyum kepada Ega.


"Sama-sama," Ega sambil membalas senyuman Aleena,"ya sudah kalau begitu saya permisi." ucap Ega saat sudah selesai menaruh makanan dan minumannya di atas meja.


"Iya." Jawab Juna.


Ega pun pergi untuk kembali mengerjakan tugas pekerjaan lainnya.


"Oya sayang, ternyata adikmu tidak sendiri disini. Tetapi adikmu bersama Veri," ucap Juna matanya sambil menatap Veri yang kini sedang berjalan menghampiri Angel.

__ADS_1


"Iya dia bersama Veri! Oh my good, lihatlah apa yang dilakukan Veri kepada adikku?" ucap Aleena merasa terkejut saat melihat apa yang dilakukan Veri terhadap adiknya.


__ADS_2