Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)

Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)
41. Cinta dan Sayang?


__ADS_3

"Baiklah Tuan Juna yang terhormat." Jawab Aleena dengan malas.


"Ya sudah, ayo kita ke bawah. Mom sama Dad, nanti menunggu kita. Kasihan mereka menunggu lama, apalagi sekarang Mom sama Dad mau berangkat ke bandara."


Kemudian Juna dan Aleena pun keluar, pergi dari kamarnya dan berjalan melalui tangga untuk menuju meja makan.


"Tangannya sayang, lingkarkan ke lenganku." Ucap Juna.


"Ih apaan sih Tuan, pakai sayang sayang segala. Mana menyuruh tangan saya melingkarkan ke lengan Tuan lagi." Gerutu Aleena.


"Emangnya salah ya, bila saya mengatakan sayang sama seseorang yang saya cintai dan sayangi hah?" Tanya Juna sambil menatap istrinya.


"Apa saya tidak salah dengar? Kalau saya orang yang sangat Tuan cintai dan sayangi? Hhaaha, lucu sekali Tuan ucapanmu itu." Aleena sambil tertawa dan tersenyum sinis.


"Emang benar kamu itu orang yang sangat saya cintai dan sayangi, Aleena."


"Kalau emang saya orang yang sangat Tuan cintai dan sayangi, lalu kenapa dulu Tuan menghinaku? Bahkan mengejek dan mendorongku ke kolam renang di depan banyak tamu undangan Tuan, apakah itu yang dinamakan kalau saya orang yang sangat Tuan cintai dan sayangi hah?" Aleena membalas tatapan Juna dan mencoba menahan airmatanya yang memanas karena ingin menangis mengingat tentang dulu yang dilakukan suaminya.


Lalu Juna pun hanya terdiam, tanpa membalas ucapan Aleena. Dan merasa sangat bersalah, waktu dulu yang pernah di lakukan olehnya terhadap istrinya.

__ADS_1


"Kenapa Tuan diam saja hah? Bukannya Tuan hanya memanfaatkan kepintaran dan kecerdasanku? Lalu dimana letak rasa sayang dan cinta terhadapku Tuan? Itu sungguh sangat mustahil Tuan." Aleena sambil melanjutkan langkahnya yang tadi terhenti.


"Aleena, Tunggu dulu!" Juna sambil menahan lengan istrinya.


"Apalagi Tuan? Semuanya tidak perlu di bahas lagi. Lagian semuanya sudah jelas kok." Aleena sambil menghempaskan tangan suaminya dengan kasar, lalu mempercepat jalannya.


'Apakah saya terlalu menyakitimu waktu dulu, Aleena? Terus harus bagaimana untuk menembus kesalahanku yang dulu pernah ku lakukan terhadapmu? Dan bagaimana juga untuk menyakinkan kalau saya memang benar mencintai dan menyayangimu, Aleena.' Juna sambil menatap istrinya yang berjalan terlebih dahulu.


.


.


"Loh sayang, kamu sendiri saja, Juna mana Nak?" Tanya Mom monik saat melihat Aleena berjalan ke tempat makan sendirian.


"Maklumlah Aleena, namanya juga pengantin baru. Jadi pinginnya nempel terus dan jalannya santai." Ucap Mom Monik.


"Maksudnya gimana Mom?" Aleena benar benar tidak mengerti. Soalnya menurut Aleena ucapan Mom Monik berasa tidak nyambung.


"Sudahlah jangan di bahas. Tuh ada Nak Juna baru saja sampai. Lama bener ya jalannya." Mom Monik saat menatap Juna yang sudah berada di tempat makan.

__ADS_1


Juna pun tidak membalas perkataan Mom Monik. Juna lebih memilih diam, dari pada membalas perkataan Mom Monik yang ujung nya bakal ada perdebatan.


"Sayang, apakah kamu sakit? Kamu baik baik sajakan?" Tanya Mom Monik saat menatap anaknya diam saja. Biasanya di Juna, orang yang suka selalu membalas perkataan Momnya dan tidak mau kalah.


"Juna tidak sakit kok Mom. Juna baik baik saja. Sudahlah, ayo kita makan. Bukannya sekarang Mom dan Dad, akan ke bandara ya."


"Iya juga sih. Ya sudah, ayo kita makan." Ajak Mom Monik.


Kemudian mereka pun, kini sudah sedang menikmati sarapan paginya.


Satu jam kemudian....


"Apakah tidak ada barang barang yang tidak ketinggalan Mom?" Tanya Juna mengingatkan Mom Monik, karena Juna tahu Mom Monik kadang orangnya pelupa.


"Tidak ada kok Nak, semuanya sudah di masukan ke dalam koper." Jawab Mom Monik yang kini berada di ballroom.


"Baguslah kalau begitu Mom."


"Ya sudah, ayo kita berangkat." Ajak Dad Joe.

__ADS_1


Lalu mereka pun berjalan pergi dari ballroom menuju keluar, berjalan menghampiri mobil ya. Aleena dan Juna pun ikut untuk mengantarkan Mom dan Dad nya ke bandara.


Setelah semuanya sudah siap, dengan segera Juna pun menjalankan mobilnya pergi menuju bandara.


__ADS_2