Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)

Aku Tidak Jelek(Your'E So Preetty)
77. Aku tidak suka


__ADS_3

"Jangan marah dong Bu, Aleena cuma bercanda kok Bu hehe," ucap Aleena cengengesan."Lagian Ibu ada-ada saja deh, masa suami sendiri cuma bantuin untuk mengusap noda yang ada di wajah Aleena di bilang romantis sih Bu."


"Tapi menurut Ibu romantis tahu. Jarang-jarang loh ada suami yang mau mengusap wajah istrinya seperti tadi. Jangan bilang kalau kamu mau ngatain Ibu lebay lagi ya?" ucap Bu Sofi sambil menatap Aleena.


"Eh siapa bilang Aleena mau ngatain Ibu lebay, enggak kok." ucap Aleena membalas tatapan Ibunya. "Sini biar aku saja, yang bersihin wajahku," ucap Aleena sambil mengambil tisu dari tangan suaminya.


"Ya sudah Nak Juna, ayo kita makan," ajak Bu Sofi sambil menarik tubuh menantunya untuk dudukĀ  di tempat makan.


Aleena yang sudah beres membersihkan wajahnya, kemudian duduk disamping suaminya.


"Oya Bu, apakah Bapak sudah makan?" tanya Aleena kepada Ibunya.


"Sudah kok Nak, Ibu baru saja dikamar Bapak. Dan setelah makan Bapak langsung tidur, mungkin efek dari minum obat yang membuat Bapak ngantuk," ucap Bu Sofi sambil menatap putrinya.


"Syukurlah kalau Bapak sudah makan Bu. Semoga Bapak cepat sembuh ya Bu, biar bisa kumpul bersama kalau lagi makan," ucap Aleena sambil tersenyum terhadap Ibunya.


"Aamiin Nak. Ya sudah, ayo kita makan mumpung masih hangat,'" ajak Bu Sofi.


"Baik Bu," jawab Aleena. "Oya, kamu mau makan dengan apa? Apakah mau dengan pete, jengkol, ikan asin, tumis kangkung dan tempe?" tanya Aleena sambil suaminya.


"Ih apaan sih malah nawarin makanan seperti itu, aku enggak suka. Baunya tidak sedap sekali nanti," jawab Juna sambil mengindikan bahunya.


"Iss kamu ini ya. Ini makanan khas sunda, enak tahu," ucap Aleena.


"Tapi aku tetap tidak suka sayang, jangan maksa deh. Kamu saja deh makan, kalau aku makan dengan menu yang lain," ucap Juna sambil menatap istrinya.

__ADS_1


"Oke, baiklah kalau begitu. Aku tidak akan memaksa kok. Tadi aku cuma nawarin saja kok. Nih, menu sesuai suamiku tercinta rendang sama tempe bacem dan sayur kari nya," Aleena sambil mengalaskan punya Juna.


"Terima kasih sayang," Juna sambil tersenyum terhadap istrinya saat makanan untuknya sudah siap untuk di makan.


"Sama-sama. Ayo makan," Aleena sambil menatap suaminya.


"Oke." Jawab Juna,"oya sayang, kamu yakin mau makan dengan menu itu?" tanya Juna.


"Tentu saja iya, karena aku sangat rindu makanan khas sunda. Makanan yang wajib aku makan ketika pulang kesini! Mau coba?"


"Oh, No!" Jawab Juna sambil menggelengkan kepala.


"Ya sudah, no problem!" ucap Aleena.


"Bu enggak salah tuh anak Ibu makan dua porsi?" bisik Juna terhadap mertuanya sambil menatap istrinya yang begitu menikmati makanannya.


"Enggak tahu tuh anak, lapar atau doyan ya? Benar-benar ya," ucap Bu Sofi sambil menggelengkan kepala dan matanya menatap putrinya.


"Kalian bisik apaan sih? Lagi makan, pada main bisik-bisik saja," gerutu Aleena sambil menatap suaminya dan Ibunya bergiliran.


"Aleena, kamu itu atau doyan sih? Kayak enggak di kasih makan saja disana," sindir Bu Sofi terhadap putrinya.


"Emang iya Bu," jawab Aleena dengan santai.


"Iss enak saja kalau bicara ya. Bohong Bu, jangan dengerin kata Aleena. Emangnya dia tinggal di rumahku serba kekurangan apa? Ih fitnah Bu itu namanya," gerutu Juna sambil menyunggingkan bibir atasnya.

__ADS_1


"Ini orang kenapa ya Bu? Sewot mulu dari tadi. Emangnya siapa yang memfitnah kamu hem?" tanya Aleena sambil menatap tajam Juna.


"Tadi kamu bilang apaan sama Ibu hem? Itu sudah termasuk memfitnah tahu enggak!"


"Masa iya sih, jawabanku tadi sudah memfitnah orang sih? Aneh-aneh saja punya suami," ucap Aleena sambil menggelengkan kepalanya, kemudian menatap suaminya.


"Sudah-sudah kalian ini kenapa sih berantem mulu? Kalian itu pasangan suami istri tahu. Lagian, benar tuh apa kata Juna. Masa iya, kamu tinggal disana penuh kekurangan sih," gerutu Bu Sofi sambil menatap anaknya.


"Emangnya siapa yang bilang begitu? Aleena enggak bilang begitu ih," ucap Aleena sambil beranjak dari kursi makannya.


"Terserah kamu saja deh. Oya kamu mau kemana?" tanya Bu Sofi kepada anaknya.


"Mau tidur Bu, habis makan ngantuk banget nih," jawab Aleena.


"Itu enggak baik loh, sudah makan langsung tidur." ucap Juna menasehati.


"Habisnya ngantuk banget nih, mata sudah tidak bisa dikondisikan," ucap Aleena dan tiba-tiba Aleena pun bersendawa.


"Ih Aleena ..... ? Jorok tahu, mana baunya tidak sedap lagi," gerutu Juna sambil menatap kesal istrinya. Bagaiman tidak kesal, Aleena bersendawa hampir dekat wajah Juna.


Hehe .... " Maaf suamiku, aku tidak sengaja," jawab Aleena cengengesan, "Dan hanya satu yang ingin aku katakan sekarang, yaitu kabuuur .... " Aleena sambil berlari menuju kamar miliknya.


"Aleena .... " panggil Bu Sofi merasa kesal dengan tingkah putrinya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2