
Fillia Tengah menyiram tanaman di halaman rumah, tiba tiba sebuah mobil berhenti di halamannya.
"Fillia...." sapa Kesya kemudian memeluk sahabatnya itu.
"Loh Kesya, kamu bukannya harusnya jagain Raka ya, kok kamu malah disini si?" tanya Fillia.
"Buat apa jagain aku." ucap Raka.
"Loh Raka, bukannya kamu harusnya masih istirahat ya, kok malah udah bepergian." tanya Fillia heran.
"Bosen dirumah lagian aku juga udah ngerasa sehat kok." jawab Raka.
"Oh iya, yuk masuk dulu, biar aku buatin minum." ajak Fillia.
kemudian mereka pun masuk kedalam rumah, Fillia pun membuatkan minuman untuk mereka.
"Aku kangen banget sama kamu tau nggak Fil." ucap Kesya.
"Aku juga, apalagi sama anak anak." jawab Fillia.
"Tau nggak Fill, tadi aku ketemu sama ibu hamil yang mau melahirkan. aku jadi inget waktu aku lahiran. kamu berjasa banget buat aku. makasih ya Fill." ucap Kesya.
"Ahahah iya, tegang banget ya waktu itu." ucap Fillia kemudian menceritakan kejadian waktu itu.
#flashback#
pagi pagi sekali Fillia berkunjung ke rumah Kesya.
"Hay key? kamu kenapa? kok pegangin perut terus daritadi?" tanya Fillia.
__ADS_1
"Aduh Fill, perut aku mules banget dari semalem. kayaknya aku kontraksi deh." ucap Kesya.
"Hah? yaudah kalo gitu kita kerumah sakit sekarang ya." ajak Fillia.
"Tapi Fill, ini kan desa. rumah sakit jauh banget, kita mau naik apa." ucap Kesya.
"Tenang Key, kan ada gerobak. biar aku yang dorong." ucap Fillia.
"Jangan Fill, aku gak tega sama kamu." Ucap Kesya.
"Udah deh Key, kita kan temen. semakin cepet kita tiba disana semakin baik." ucap Fillia.
kemudian mereka pergi menggunakan gerobak.hingga Kesya benar benar mengalami kontraksi yang luar biasa, ia mengeluarkan cairan yang ternyata adalah air ketuban yang pecah.
"Fill, ketuban aku pecah." ucap Kesya.
langit semakin gelap bukan karena hari telah larut tetapi karena mendung. hujan mulai turun membuat Fillia semakin khawatir.
"Aduhhh Fil, kayaknya udah mau keluar deh." Ucap Kesya yang mulai panik.
"Bentar Key, sebentar lagi sampai." mereka terus berjalan menembus hujan, saat itu jalanan amat sepi karena sedang hujan. dan karena memang di desa sulit mencari kendaraan.
akhirnya merekapun sampai di rumah sakit yang sederhana. dokter langsung menangani Kesya.
dengan badan yang basah kuyup Kesya berjuang melahirkan buah hatinya, dengan sekuat tenaga ia mengejan dan akhirnya.
"Oekkkk oekkkk." suara tangisan buah hati Kesya.
Filia dan Kesya tak mampu membendung air mata mereka, mereka menangis.
__ADS_1
"Selamat ya, anak ibu laki laki. ganteng sekali." ucap Bu dokter.
"Makasih dok, aduh dok perut saya kenapa masih sakit ya dok." ucap kesya yang masih merasa sakit.
"Wah Buk, sepertinya ibu akan melahirkan lagi. ayo Bu Atur nafas." ucap Bu dokter.
"Melahirkan lagi?" ucap Kesya dan Fillia kompak.
kemudian Kesya pun kembali berjuang hingga lahirlah bayi perempuan yang sangat cantik.
"Selamat ya Bu, lengkap sudah. laki laki dan perempuan." ucap Dokter tersebut.
"Alhamdulillah ya Allah, aku bersyukur banget memiliki mereka berdua." ucap Kesya memeluk kedua bayinya.
"Selamat ya Kesya, aku terharu banget. kamu beruntung punya mereka berdua." ucap Fillia.
#flashback Off#
"Jadi kamu bener bener berjasa banget ya untuk Kesya." ucap Raka.
"Iya, Fillia sangat sangat berjasa buat aku. jadi aku udah putuskan. Fill, semua aset perusahaan dari Ayah aku. aku percayain sama kamu." ucap Kesya.
"Aku? tapi aku kan bukan siapa siapa dan aku gak yakin aku bisa." ucap Fillia.
"Tolong Fill, demi aku kamu mau kan." pinta Kesya.
"Makasih ya Key, aku mau." jawab Fillia memeluk sahabatnya itu.
bersambung.....
__ADS_1