Aqela Untuk Kellan

Aqela Untuk Kellan
13


__ADS_3

Cahaya matahari memasuk celah celah gorden kamar seorang perempuan cantik, karena hangatnya sinar matahari mengenai wajahnya membuat perempuan itu membuka mata.


Perempuan itu bangun lalu terduduk di kasur nya dan menggeliatkan badannya sesaat. Setelah itu dirinya berjalan memasuki kamar mandi untuk bersiap siap memulai aktifitas nya kembali.


Setelah siap dengan semuanya, dirinya membuka pintu kamar dan berjalan ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.


"Kakak, kau membuat apa?" tanya Aqela ketika melihat Kakak nya sudah ada di dapur


"Roti panggang alpukat" jawab Aiden tanpa mengalihkan pandangannya dari roti yang sedang di olesinya.


Aqela hanya mengangguk


"Kau hanya membuat dua porsi?" Aqela heran


"Hm, Ayah masih tidur. Dan Ayah libur kerja hari ini" jawab Aiden


"Oh begitu, kenapa akhir akhir ini aku selalu ketinggalan kabar tentang Ayah" Aqela heran kepada dirinya sendiri


"Mungkin karena akhir akhir ini kau sibuk" jawab Aiden berjalan membawa dua piring yang berisi roti panggang alpukat ke meja makan.


"Iya juga sih Ka" ucap Aqela yang masih berdiri di dapur.


"Sampai kapan kau akan berdiri disitu? Cepat bawa kemari dua gelas susu yang ada di depanmu" titah Aiden


Aqela langsung membawa dua gelas susu ke meja makan. Mereka menikmati sarapan hanya berdua tanpa sang Ayah.


"Ka aku berencana menambah karyawan" Aqela menatap Aiden sambil mengunyah roti panggang nya


"Itu ide yang bagus, mau Kakak carikan orangnya?" Aiden menatap Adiknya


"Tidak perlu Ka, Risty bilang dia ada temannya yang sudah berpengalaman membuat kue jadi aku akan melihat dulu kemampuannya" Aqela


"Yasudah terserah kau saja, bila kau butuh bantuan bilang saja kepadaku" jawab Aiden tersenyum menatap Aqela


"Terimakasih Kakak ku yang tampan" Aqela tersenyum manis


"Aku memang tampan" Aiden


"Ya ya kau memang tampan" Aqela tidak mau beradu argumen dengan Kakak nya apa lagi ini masih pagi lebih baik Aqela menghabiskan sarapannya dengan cepat.


......................


Kellan menuruni anak tangga dan disana sudah ada Kakeknya dan seorang perempuan cantik sedang mengobrol di meja makan menunggu kedatangan dirinya.


Melihat Kedatangan Kellan perempuan itu berdiri dan menyapanya


"Hay Kell" sapa perempuan cantik itu


Sedangkan Kellan hanya mengangguk lalu duduk di tempat biasanya yang selalu dia tempati.


"Kell Veronica datang pagi sekali kemari dan sudah membuat sarapan untuk kita" sang Kakek tersenyum kepada perempuan cantik yang ada di depannya

__ADS_1


Sedangkan Kellan tidak berniat menjawab, dirinya sudah mulai memakan sarapannya tanpa menghiraukan dua orang yang sedang mengobrol.


"Aku ada syuting di lokasi sekitar sini Kakek jadi sekalian saja mampir, lagian aku juga sudah lama tidak bertemu dengan Kakek" Veronica tersenyum menatap Kakek Amar


"Kau benar sudah lama kau dan yang lainnya tidak berkunjung kemari" ucap Kakek Amar sedih


"Kami sibuk dengan pekerjaan kami Kek" ucap Veronica menatap Kellan


"Kalian sibuk atau Anak keras kepala ini yang tidak mau mengajak kalian berkunjung melihat Kakek?" tunjuk Kakek Amar kepada Kellan


"Kami benar benar sibuk Kakek" Veronica tersenyum


"Ini tempat makan, kalau kalian masih ingin mengobrol sebaiknya di ruang tamu saja" ucap Kellan yang sudah selesai dengan sarapannya.


"Kau lihat dia? Cucu durhaka bukan? Ingin rasanya aku menukarnya dengan mu saja Vero" ucap sang Kakek membuat Veronica terkekeh


Sedangkan Kellan memutar bola matanya malas setelah itu berpamitan untuk pergi ke kantor.


Veronica yang melihat kepergian Kellan hanya tersenyum kecut.


"Ayo kita sarapan Vero jangan hiraukan dia" ajak Kakek Amar


Veronica mengalihkan pandangannya kepada Kakek Amar ketika punggung Kellan sudah tidak terlihat lagi.


"Ah iya Kek" Veronica tersenyum lalu memulai sarapannya tanpa Kellan yang sudah selesai duluan.


Veronica dan teman teman Kellan lainnya dulunya memang sangat sering mengunjungi mansionnya. Saking seringnya sampai menjadi akrab dengan Kakek Kellan.


Kakek Amar sangat senang saat melihat teman teman Kellan berkunjung ke mansionnya karena dirinya tidak merasa kesepian jika teman teman Kellan datang.


Terakhir kali mereka berkumpul sebelum kepergian Wiliam ke luar negeri untuk membantu mengurus bisnis Papa nya yang sedang bermasalah.


Dan sampai saat ini mereka belum mengunjungi lagi Kakek Amar, hanya Veronica yang selalu menyempatkan dirinya untuk datang berkunjung menemui Kakek Amar.


Kakek Amar menyadari sejak dulu bahwa Veronica memiliki perasaan kepada cucunya bisa dilihat dari cara Veronica menatap Kellan itu berbeda, hanya saja cucunya ini terlalu dingin dan kaku. Membuat wanita mana saja akan canggung untuk mendekatinya.


Kakek Amar sempat berfikir bahwa Kellan tidak akan menikah seumur hidup jika sikap nya seperti itu susah untuk mendekati perempuan apalagi di dekati.


Di sisi lain


Aqela turun dari dalam mobilnya, dan di sana para karyawannya melakukan aktifitas sebelum bekerja yaitu membersihkan toko kue nya.


"Selamat pagi Nona" sapa Risty, Desi dan Sinta ketika melihat sang pemilik toko memasuki toko nya.


"Pagi semua" Aqela balik menyapa mereka dengan ramah


"Oh ya Nona temanku berminat untuk bekerja disini, mungkin dirinya sebentar lagi akan datang" ucap Risty


"Kalau begitu, jika temanmu sudah datang kamu suruh saja langsung untuk keruangan ku" titah Aqela


"Baik Nona" Risty

__ADS_1


Aqela mengangguk lalu meninggalkan mereka semua untuk melanjutkan aktifitasnya seperti biasa.


Aqela memasuki ruangannya yang sederhana tapi membuatnya nyaman. Aqela menggantungkan tasnya dan mulai membuka laptopnya.


Beberapa menit Aqela berkutat dengan laptop nya pintu ruangan Aqela terdengar di ketuk.


Tok ..


Tok ..


"Nona ini saya Risty" Risty


"Masuk saja" ucap Aqela dengan mata yang masih sibuk menatap layar laptop


Pintu terbuka disana sudah ada Risty bersama satu perempuan yang imut menurut Aqela.


"Ini temanmu yang kamu katakan itu?" tanya Aqela kepada Risty yang sudah ada di depan meja kerjanya


"Iya Nona ini teman saya namanya Mita" Risty memperkenalkan temannya kepada Aqela


Aqela mengangguk


"Kalau begitu saya kembali lagi ke tempat saya Nona" pamit Risty


Aqela mengangguk.


Setelah kepergian Risty, Aqela menyuruh karyawan barunya untuk duduk. Mungkin Aqela akan menanyakan langsung kepada intinya tentang pengalaman kerjanya.


Beberapa menit Aqela menanyai karyawan baru nya, Aqela puas dengan Jawabannya. Di rasa perempuan ini cocok untuk bekerja di tempatnya. Tanpa basa basi Aqela langsung mengajak Mita untuk ikut bergabung membuat Kue.


"Nah ini dapurnya Mita, mulai sekarang kau bisa mulai bekerja dengan kami untuk membuat kue" Aqela menatap Mita tersenyum


"Terimakasih Nona terimakasih" ucap Mita membungkukkan badannya beberapa kali


"Sudah sudah, lebih baik kau sekarang membuat kue bergabung dengan Desi dan Sinta" Aqela


"Baik Nona" Mita


"Sinta, Desi ini rekan kerja baru kita Mita dan kalian bisa berkenalan nanti saat jam istirahat" Aqela


Mereka semua mengangguk.


Aqela meninggalkan karyawannya di dapur, karena dirinya belum selesai mengerjakan pekerjaannya jadi dia kembali ke ruang kerjanya.


Waktu berlalu dengan cepat dan Aqela sudah bersiap siap untuk berangkat ke perusahaan Kellan untuk menandatangani surat kontraknya.


"Risty saya ada keperluan dulu diluar, saya akan segera kembali" pamit Aqela ketika sudah ada di lantai dasar


"Baik Nona, hati hati" Risty


Aqela mengangguk dan tersenyum setelah itu keluar dari toko dan memasuki mobilnya lalu menjalankan mobilnya.

__ADS_1


#bersambung


Mohon dukungan kalian ya guys tinggalkan jejak kalian. Like dan komen, karena dukungan kalian membuatku bersemangat untuk update terus setiap harinya


__ADS_2