Aqela Untuk Kellan

Aqela Untuk Kellan
39


__ADS_3

Kellan acuh terhadap tatapan karyawan yang melihat ke arahnya baginya hal itu sudah biasa. Berbeda dengan Aqela dirinya merasa risih ketika mereka menatap dirinya dan Kellan sejak keluar bersama dari dalam lift sampai menuju ke parkiran.


"Berhati hatilah" pesan Kellan kepada Aqela saat sudah memasuki mobilnya.


"Iya. Aku pergi" jawab Aqela


Kellan mundur beberapa langkah dan Aqela mulai mengendarai mobilnya meninggalkan perusahaan milik Kellan.


Melihat kepergian Aqela, Kellan masuk kembali ke dalam gedungnya. Kellan mendengar bisik bisik karyawannya membicarakan tentang dirinya dan juga Aqela yang baru saja keluar bersama, tentu saja Kellan menghiraukan itu selagi mereka tidak membicarakan hal buruk tentang Aqela, Kellan tidak akan bertindak.


Kellan memasuki lift lalu menekan tombol 30 menuju ruangannya.


Ting!


Kellan keluar dari lift lalu berjalan menuju ruangannya dengan senyum yang terpatri di bibirnya. Saat Kellan membuka pintu ruang kerjanya di sana masih ada sosok perempuan yang Kellan anggap sebagai teman.


Veronica mendengar pintu di buka langsung mendongak dan menatap Kellan.


"Kell kau dari mana saja?" tanya Veronica menghampiri Kellan


Kellan tidak menjawab.


"Ayo kita makan bersama. Aku menunggumu sedari tadi" ucap Veronica memegang tangan Kellan


"Aku sudah Kenyang" jawab Kellan sembari melepaskan tangan Veronica yang memegang lengannya.


Kellan sangat risih ketika bersentuhan dengan lawan jenis, terkecuali Aqela. Entah kenapa dirinya merasa nyaman jika berada di dekat Aqela apalagi saat skin contact dengannya membuat perutnya di gelitik banyak kupu kupu.


"Kapan kau makan? makanan mu saja masih utuh. Lihat itu?" Veronica menunjuk dengan dagunya.


Kellan melihat makanan di meja yang sudah di siapkan oleh Veronica.


"Kau makan saja, aku akan kembali bekerja" ungkap Kellan lalu berjalan ke meja kerjanya dan membuka dokumen yang sempat Eliot bawa tadi sebelum Aqela memasuki ruangannya.


Veronica mengepalkan tangannya dengan gigi yang bergemeletuk. Veronica langsung mengambil tasnya dan pergi dari ruangan Kellan begitu saja.


Kellan melihat Veronica pergi begitu saja hanya menghela nafas, Kellan tau Veronica pasti marah kepada dirinya. Tapi mau bagaimana lagi Kellan buka tipe orang yang suka basa basi hanya untuk menuruti kemauan orang lain walaupun Veronica temannya.


Tapi entahlah kebiasaan Kellan itu akan hilang atau tidak setelah mendapatkan cintanya.


...


Veronica yang sudah berada dalam lift berusaha menahan tangis serta amarahnya.


Ting !


Pintu lift terbuka, Veronica langsung keluar dari dalam lift di setiap langkah nya samar samar Veronica mendengar karyawan Kellan menggosipkan perempuan yang di gendong oleh Kellan tempo hari lalu dan tadi mereka melihat kembali Kellan berjalan dengan seorang perempuan yang terlihat sangat akrab.


Dan seseorang bilang bahwa perempuan yang berjalan bersama Kellan itu perempuan yang suka mengantarkan kue pesanan Tuan Eliot.


Veronica mendengar gosip tentang Kellan dan Aqela langsung berjalan cepat keluar dari dalam gedung menuju parkiran.


Bugh ..


Veronica menutup pintu mobil dengan sangat kencang


"Hiks .. Hiks .. Kenapa sakit sekali. Kenapa kau tidak pernah menatap ku Kell? aku yang lebih lama denganmu kenapa orang baru kau temui yang kamu mau? Apa istimewanya dia di bandung aku Kell?" gumam Veronica dengan isak tangisnya.


Vero mengambil handphonenya lalu menghubungi temannya.

__ADS_1


Tuuuut ..


Tuuut ..


Tuuut ..


"Kau kemana Wil? Kenapa lama sekali menjawabnya?" gerutu Veronica


Tuuut ..


"Kenapa?" jawab seseorang dari sebrang telepon yang tidak lain adalah Wiliam


"Hiks .. Hiks.." Veronica menangis ketika Wiliam sudah menjawab panggilannya.


"Hey kenapa? Ada apa?" tanya Wiliam


"Wil aku membutuhkanmu" ucap Veronica


"Kau dimana sekarang?" tanya Wiliam


"Aku menuju apartemenku" jawab Veronica


Vero lebih memilih menenangkan dirinya di apartemennya di banding dengan pulang ke rumahnya.


"Aku akan kesana"


"Terimakasih Wil"


panggilan terputus oleh Wiliam yang memutuskannya lebih dulu


"Veronica?" ucap kekasihnya yaitu Karina


"Pergilah" titah Karina


"Baby maafkan aku"


Karina tidak menjawab dia hanya duduk bersedekap dada dengan mata menatap makanan yang masih utuh di hadapannya.


"Aku pergi nanti aku akan menghubungimu kembali" ucap Wiliam berdiri dari duduknya lalu mencium puncak kepala Karina sebelum pergi.


Karina terkekeh miris melihat kepergian Wiliam yang tergesa gesa sembari mengusap air mata yang jatuh di pipinya tanpa permisi.


Karina tidak banyak bicara dia pun beranjak pergi dari dalam restauran tersebut.


Sebelumnya Wiliam mendatangi Karina yang telah selesai syuting untuk mengajaknya makan siang bersama untuk menebus kesalahannya yang tempo hari lalu di batalkannya.


Karina tidak banyak bicara dia mengiyakannya langsung dia tidak mau berdebat dengannya karena akan menguras tenaga. Jujur saja Karina masih kecewa dengan sikap Wiliam soal kejadian waktu di apartemennya.


...


Aqela memarkirkan mobilnya, lalu keluar dari mobil dan memasuki toko kuenya.


"Nona?" sapa Risty langsung menghampiri Aqela


Aqela tersenyum menatap Risty


"Nona kami khawatir dengan keadaan Nona, apa kemarin Nona baik baik saja?" tanya Risty


"Aku baik baik saja tenang saja kemarin aku hanya kecapean dan langsung pulang. Maaf tidak memberitahu kalian lebih dulu"

__ADS_1


"Syukurlah Nona, kami menghawatirkan keadaan anda" jawab Risty


Aqela mengusap bahu Risty dan tersenyum


"Oh iya, pesanan untuk hotel Tuan Kellan apa sudah di ambil?"


"Sudah Nona"


Aqela mengangguk.


"Kalau begitu aku akan ke belakang dulu"


"Baik Nona" jawab Risty


Risty merasa lega ketika melihat Aqela datang ke toko nya dengan keadaan baik baik saja.


Aqela berjalan menuju dapur untuk mengecek kue yang di buat oleh karyawannya. Mita yang melihat kedatangan Aqela langsung menghentikan kegiatannya.


"Nona?" sapa Mita


Desi dan Sinta menghentikan kegiatannya ketika Mita memanggil Nona nya Mereka lalu berbalik melihat Aqela yang berada di belakangnya.


"Nona?" sapa Desi dan Sinta


"Hay" sapa balik Aqela ramah


"Apa kalian sudah istirahat?" tanya Aqela


"Sudah Nona, dan ini kami baru melanjutkan tugas kami kembali" jawab Mita


Aqela mengangguk.


"Nona apa baik baik saja? Kami semua mencemaskan anda ketika anda tidak kembali lagi ke toko" Desi


"Aku baik baik saja, kemarin aku hanya kelelahan dan langsung pulang. Maaf tidak memberitahukan kalian lebih dulu" Aqela merasa bersalah kepada mereka yang mengkhawatirkan keadaanya.


"Syukurlah Nona kalau anda tidak kenapa kenapa" ungkap Sinta


"Apa stok kita banyak?" tanya Aqela


"Tenang saja Nona kue untuk di jual di toko kita ada stok tinggal membuat kue untuk di kirim besok ke hotel Tuan Kellan Nona" jawab Desi


"Kerja bagus" puji Aqela kepada Mita, Desi dan Sinta


"Terimakasih Nona" jawab mereka semua


"Aku di sini tidak akan lama hanya mau mengambil barang barang ku saja setelah itu aku akan kembali pulang" Aqela memberitahukan tujuannya


"Iya Nona" jawab mereka bersamaan


"Kalau begitu kalian lanjutkan kembali pekerjaan kalian" titah Aqela


"Baik Nona"


Mereka semua melanjutkan kembali pekerjaan mereka sedangkan Aqela berjalan menuju ruangannya.


#bersambung


Mohon dukungan kalian ya guys tinggalkan jejak kalian. Like dan komen, karena dukungan kalian membuatku bersemangat untuk update terus setiap harinya 🤍

__ADS_1


__ADS_2