
Setelah sampai kamar Kellan langsung membuka semua pakaiannya hanya menyisakan under were nya saja lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah selesai Kellan keluar dari kamar mandi dengan handuk yang membungkus pinggang seksi nya dan mempertontonkan otot otot perutnya lalu Kellan berjalan menuju walk in closet.
Kellan hanya memakai celana panjang tanpa baju itu sudah menjadi kebiasaan dirinya tidur. Setelah selesai memakai celananya Kellan berjalan kembali ke kamarnya lalu mengambil handphone untuk menghubungi temannya.
Tuuut ..
Tuuut ..
"Tumben sekali kau menghubungiku?" tanya langsung Justin
"Besok kau dan yang lainnya datanglah ke mansion" titah Kellan
"APA TIDAK KEDENGARAN? ULANGI LAGI?" titah Justin teriak
Pasalnya mereka masih berada di bar dengan musik yang sangat kencang. Tapi seseorang langsung merebut handphonenya Justin
"Ada apa Kell?" tanya Veronica yang telah merebut handphone Justin lalu load speaker diaktifkan
Kellan terdiam sesaat.
"Kell?" panggilnya lagi
"Besok kalian datanglah ke mansion" ucap Kellan mengulanginya lagi
"Ada apa?" tanyanya
"Kakek ingin bertemu"
"Aku akan memberitahukan yang lainnya. Oh iya kau tidak mau ikut bergabung bersama kami?" tanya Veronica berharap Kellan datang
"Tidak" jawab Kellan lalu mematikan sambungannya sepihak.
Kellan memang sering ke bar tapi dia hanya sekedar berkumpul saja dengan teman temannya tanpa minum alkohol. Selama hidupnya Kellan tidak pernah menyentuh minuman yang berbau alkohol.
Sedangkan di dalam bar Justin, Wiliam dan Sam menunggu Veronica mengatakan apa yang di katakan oleh Kellan.
"Apa yang Kellan katakan Ver?" tanya Sam
"Dia menyuruh kita besok datang ke mansion, kakek ingin bertemu" Veronica menyampaikan pesan dari Kellan
"Iya benar kita sudah lama tidak bertemu dengan Kakek Amar" jawab Justin
"Terakhir kita bertemu dengannya sebelum kepergianku ke luar negeri bukan?" tanya Wiliam
"Iya, sudah sangat lama sekali" jawab Justin
"Aku baru beberapa hari ini bertemu dengannya" Veronica menyahuti
"Ck! Itu kita sudah tau" Sam
Veronica mendelik lalu dia berdiri dari duduknya.
"Kemana?" tanya Justin
"Aku mau pulang" jawab Vero
"Perlu aku antar?" tawar Wiliam
"Tidak perlu aku bawa kendaraan sendiri Wil" Veronica tersenyum menatap Wiliam
Wiliam mengangguk dan Veronica pergi meninggalkan teman temannya yang masih berada di dalam bar tepatnya di ruang VVIP.
Sedangkan Kellan setelah mematikan panggilannya langsung merebahkan diri di ranjang king size nya.
__ADS_1
Kellan tersenyum ketika mengingat wajah Aqela yang menunjukan berbagai macam ekspresi, dia menjadi mengingat kembali masa masa waktu sekolahnya dulu ketika Aqela yang selalu menunjukan berupa macam ekspresi dan sekarang dia menunjukannya kembali.
Mengingat itu Kellan tersenyum sampai gigi putih rapihnya terlihat.
...
Tok!
Tok!
"Aqela apa kau sudah bangun?" tanya sang Kakak dari luar kamar
"Iya Ka sebentar lagi aku selesai" jawab teriak Aqela dari dalam kamar
"Kakak dan Ayah tunggu. Cepatlah" Aiden menyahuti Aqela dengan berteriak
"Iya" Aqela kembali menjawab dengan berteriak
"Aiden kenapa kau jadi mengikuti kebiasaannya adik kamu?" tegur sang Ayah
"Aiden refleks Ayah" jawab Aiden cengengesan
"Sudahlah kita tunggu saja Aqela di meja makan" ajak sang Ayah yang berjalan lebih dulu di ikuti Aiden di belakangnya.
Sedangkan di dalam kamar Aqela sedang menatap dirinya di depan cermin melihat penampilannya yang sudah sempurna menurutnya.
Aqela berjalan keluar kamar dan langsung menghampiri Ayah serta Kakak tercintanya.
"Apa kalian menunggu lama?" tanya Aqela yang langsung duduk di kursinya
"Kau pikir?" sinis Aiden
"Maafkan Adikmu yang cantik ini Kakak sudah membuatmu menunggu" ucap Aqela tersenyum manis menatap Aiden
"Oh iya ka besok jadikan kita ke pantai?" tanya Aqela
"Jadi. Kau siapkan barang barang yang di butuhkan kita akan menginap semalam di sana minggu siang kita pulang lagi" jawab Aiden membuat Aqela tersenyum bahagia
"Oke siap. Aku akan memberitahu Karina nanti" jawab Aqela
"Kalian akan pergi liburan?" tanya Albian ketika mendengar anak anaknya akan pergi berlibur
"Iya Ayah, besok kami akan ke pantai" jawab Aiden
Albian mengangguk.
"Berhati hatilah dan jaga Adikmu" pesan Albian
"Sudah pasti Ayah" jawab Aiden
Mereka melanjutkan sarapannya.
..
Tidak seperti biasanya di meja makan, sekarang Kellan yang tengah menunggu Kakeknya untuk sarapan bersama.
Tap ..
Tap ..
Kellan mendongak ketika mendengar suara langkah kaki menuruni anak tangga.
"Kau menungguku lama?" tanya Kakek Amar ketika sudah berada di meja makan. Lalu sang pelayan menarik kursi untuk Kakek Amar duduk.
__ADS_1
"Tidak" Kellan
"Apa kau sudah memberitahu teman temanmu?" tanya Kakek Amar
"Hm"
"Mereka akan ke sini?" tanya sang Kakek sembari menyuapkan makanannya
"Hm" jawab Kellan membuat sang Kakek tersenyum cerah
"Baiklah kalau begitu aku akan menyiapkan semuanya. Kita akan adakan acara barbeque bagaimana?" tanya Kakek Amar antusias
"Terserah" jawab Kellan menyuapkan makanan terakhirnya.
"Pulang jangan terlalu malam" pinta sang Kakek
Kellan tidak menjawab.
Kakek Amar sangat senang teman teman Kellan akhirnya bisa mengunjunginya kembali dan berkumpul secara lengkap.
Dia sudah menganggap mereka seperti cucu sendiri, ketika mereka tidak pernah datang menjenguknya lagi dirinya merasa kehilangan.
"Aku berangkat" pamit Kellan
"Iya, Berhati hatilah. Ingat jangan pulang malam" teriak Kakeknya di akhir kalimat
Kellan mendengar ucapan Kakeknya dan dia tidak menanggapinya, lalu dirinya berjalan menuju mobilnya yang sudah di bukakan oleh Eliot. Lalu Mereka pergi meninggalkan mansion Walker.
...
Aqela memarkirkan mobilnya, lalu berjalan memasuki toko kuenya yang sudah buka.
"Selamat pagi Nona" sapa Risty
"Selamat pagi Ris. Apa yang lain sudah datang?" tanya Aqela
"Sudah, mereka sudah berada di dapur semuanya Nona" jawab Risty
"Oh iya kalau ada yang mengambil pesanan kue ulang tahun ambil saja di showcase aku sudah membuatnya semalam" pesan Aqela
"Baik Nona"
Aqela langsung berjalan menuju ruangannya. Dan seperti rutinitas biasanya Aqela membuka laptop terlebih dulu sebelum turun ke bawah. Apalagi hari ini waktunya Aqela membayar upah kerja para karyawannya.
Aqela melihat jam yang melingkar di tangannya ternyata waktu sangat cepat berlalu dan dia lupa untuk mengabari Karina soal keberangkatan besok.
Aqela menyalakan handphonenya lalu mencari kontak Karina dan setelah ketemu langsung menghubunginya.
Tuuut ..
"Halo?" jawab dari sebrang telpon
"Apa jadwal syuting mu sudah selesai?" tanya Aqela
"Sebentar lagi selesai. Ada apa?" tanyanya
"Ka Aiden bilang kita akan menginap semalam, dan kau siapkan barang barang yang di perlukan saja" Aqela
"Yang benar kita akan menginap?" Karina antusias
"Iya Ka Aiden memberitahuku tadi pagi"
"Ya sudah kalau begitu. Nanti setelah selesai syuting aku akan mengunjungi toko kue mu terlebih dulu" Karina
"Terserah kau saja" jawab Aqela
__ADS_1
Karena tidak ada yang perlu di bicarakan lagi Aqela mematikan sambungan teleponnya lalu turun ke bawah.
#bersambung