
Kellan memejamkan mata sesaat untuk mengontrol hasratnya agar tidak melampaui batas terhadap Aqela.
Kellan menatap Aqela lalu mundur beberapa langkah setelah itu menekan tombol lift 31 untuk membawa Aqela ke rooftop.
Sedangkan Aqela mengernyit heran ketika Kellan menekan tombol 31
"Kemana?" tanya Aqela
"Kau akan segera tau" ucap Kellan tanpa menatap Aqela
Aqela tidak menjawab. Setelah lift terbuka Kellan menarik lembut tangan Aqela.
Kellan mendudukkan Aqela di salah satu kursi yang ada di sana. Aqela menatap sekitar rooftop
"Kenapa?" tanya Kellan
"Aku baru tau ternyata rooftop perusahaanmu senyaman ini" jawab Aqela
"Aku mendesain sendiri" Kellan
"Benarkah?" tanya Aqela antusias menatap Kellan
"Hm"
"Pantas saja" gumam Aqela
Kellan tidak menyahuti ucapan Aqela, dia malah membuka paper bag yang Aqela berikan untuknya.
"Kau memasak sendiri?" tanya Kellan setelah membuka kotak makannya.
Aqela mengalihkan pandangannya menatap Kellan
"Iya aku memasak sendiri"
"Khusus untuk ku?" Kellan
"Hm"
Sudur bibir Kellan berkedut menahan senyum.
"Kenapa kau tadi langsung memberikan makanan ini untuk dia?" Kellan
"Maksud mu Sekretaris mu Eliot?"
"Hm"
"Karena aku melihatmu akan makan bersama dengan kekasihmu, jadi lebih baik aku memberikannya saja kepada Sekretaris mu"
"Kekasih?" Kellan menaikan alisnya sebelah
"Iya kekasih mu Veronica" ucap Aqela
Entah kenapa perasaannya menjadi tidak nyaman saat mengatakan Veronica kekasih Kellan.
"Dia teman ku, bukan kekasih ku" jawab Kellan
Aqela tidak menjawab, hatinya merasa lega setelah Kellan mengatakan Veronica hanya temannya. Lalu dia menatap Kellan yang mulai makan hasil masakannya
"Apa enak?" tanya Aqela ketika Kellan sudah menyuapkan makanannya.
Kellan menatap Aqela setelah menelan suapan pertamanya.
"Enak. Kau mau mencobanya?" tanya Kellan
"Apa boleh?" tanya Aqela hati hati
"Buka mulutmu" titah Kellan menyodorkan sendok yang sudah terisi makanan
Aqela langsung membuka mulutnya dan menerima suapan dari Kellan.
__ADS_1
"Enak?" tanya Kellan
Aqela mengangguk seperti anak kecil dan Kellan tersenyum samar melihat Aqela mengangguk seperti itu.
"Lagi?"
"Tidak. Kau habiskan saja"
Kellan mengangguk lalu melanjutkan kembali makannya, sedangkan Aqela menikmati pemandangan yang ada di atas gedung milik Kellan dengan cuaca yang tidak panas dan tidak mendung pula.
"Kau sudah lebih baik?" tanya Kellan ketika sudah menghabiskan makanan yang Aqela bawa
"Iya, terimakasih kau telah merawat ku kemarin" ungkap Aqela tulus
Kellan mengangguk.
"Jangan bertindak ceroboh"
"Maksudmu?" Aqela tidak mengerti dengan perkataan Kellan
Kellan tidak menjawab.
"Dasar Mr.Stiff" umpat Aqela
Lantaran kesal, dia lantas berdiri dari duduk nya untuk pergi dari rooftop. Kellan menarik tangan Aqela sedikit kencang sampai badannya limbung dan terjatuh duduk di pangkuan Kellan.
Aqela terbelalak ketika dirinya jatuh dan duduk di atas paha Kellan. Aqela mencoba untuk bangkit tapi Kellan menahan pinggangnya.
Aqela menatap Kellan mengernyit.
"Siapa cinta pertamamu?" tanya Kellan tiba tiba
Jujur saja Kellan masih sangat penasaran siapa orang yang telah menjadi cinta pertama Aqela.
"Kenapa kau menanyakan itu?" Aqela heran
"Jawab"
"Aku tidak mau" Aqela
"Kellan lepaskan aku!" Aqela memberontak
"Jawab" paksa Kellan
"Kenapa kau ingin tau?" Aqela menatap Kellan
"Jawab saja, siapa cinta pertamamu?"
Aqela menghela nafas sesaat lalu menatap Kellan
"Ayahku"
Kellan mengernyit
"Kau berbohong" Kellan tidak mempercayai ucapan Aqela
"Aku sudah jujur Tuan Wa.." ucapan Aqela terpotong
Cup
Kellan mencium cepat bibir Aqela. Aqela terbelalak ketika bibirnya di cium oleh Kellan
"Aku sudah katakan jangan kau menyebut namaku dengan formal. Dan Itu bukan hanya sekedar ancaman" bisik Kellan di telinga Aqela dengan suara beratnya lalu menyeringai
Aqela menatap Kellan tanpa berkedip
"Ciuman pertamaku" gumam Aqela memegang bibirnya
Kellan mendengar ucapan Aqela tersenyum samar, dia merasa bangga menjadi orang yang pertama yang telah mencium bibir Aqela.
"Kau?!" Aqela menatap Kellan melotot
__ADS_1
Kellan mengangkat alisnya sebelah menatap Aqela yang melotot ke arahnya, sedangkan Kellan bersikap biasa saja merasa dirinya tidak melakukan kesalahan.
"Kau telah mencuri ciuman pertamaku!" gerutu Aqela lalu berdiri dari pangkuan Kellan dan berjalan menuju lift
Kellan tidak menjawab dia mengikuti Aqela di belakangnya. Setelah lift terbuka Aqela dan Kellan memasuki lift lalu menekan tombol 1
Dia merasa kesal kepada pria tampan yang ada di sampingnya, sudah mencuri ciumannya dan dia tidak merasa bersalah ataupun meminta maaf "Dasar Mr.Stiff" umpat Aqela pelan
Kellan mendengarnya lalu menatap Aqela dan langsung mengukung nya dengan kedua tangannya. Aqela tentu saja sekarang hatinya merasa sedikit tidak tenang, dirinya membatin "Apa dia mendengar umpatan ku lalu dia tidak terima?"
Aqela menatap Kellan was was.
"Kau mengumpati ku?" tanya Kellan menatap Aqela dengan jarak yang sangat dekat
"Tidak" Aqela menggelengkan kepalanya
"Aku mendengarnya" ucap Kellan di depan bibir Aqela. Gerak sedikit saja bibir mereka akan bertemu
"Aku tidak mengumpat" ucap Aqela pelan lalu menggigit bibir bawahnya.
Dia merasa gugup ketika di tatap dengan jarak yang sangat dekat oleh Kellan sekaligus jantungnya yang berdetak sangat kencang.
Kellan yang melihat Aqela menggigit bibirnya menelan salivanya kasar lalu menjilat bibir nya sendiri.
"Fucking Shi*! Aku tidak peduli" geram Kellan
Setelah mengatakan kalimat umpatan nya Kellan langsung menyambar bibir Aqela lalu ********** dengan lembut.
Aqela terbelalak Kellan mencium bibirnya lagi, tidak lama setelah itu Aqela menutup kedua matanya menikmati ciuman lembut yang di lakukan Kellan kepadanya.
Kellan memeluk pinggang Aqela dengan sebelah tangannya lalu sebelah tangannya lagi menahan tengkuk Aqela.
Aqela terbuai oleh ciuman Kellan, dia mengalungkan tangannya pada leher Kellan. Merasa Aqela tidak menolak ciumannya, Kellan menarik pinggang Aqela dan merapatkan tubuhnya lalu menekan tengkuknya untuk memperdalam ciumannya.
Kellan Menggigit kecil bibir Aqela agar terbuka, setelah terbuka Kellan langsung mempertemukan lidahnya dengan lidah Aqela. Kellan menghisapnya lembut lalu mengabsen deretan gigi bersih dan putih Aqela dengan lidahnya, mereka saling menukar saliva di dalam tabung dalam ruang hampa tertutup yang sering di katakan oleh orang orang yaitu lift.
Merasa nafas keduanya tersengal, Kellan dan Aqela melepaskan pagutan mereka. Kellan menatap Aqela dengan tatapan sayu lalu mengusap bibir aqela dengan ibu jarinya
Kellan menyatukan kening keduanya lalu Kellan mencium kening Aqela. Dan Aqela memejamkan mata saat Kellan mencium keningnya.
Aqela merasa banyak kupu kupu menggelitik di perutnya. Tidak hanya Aqela yang merasa seperti itu Kellan pun sama merasakannya juga.
Kellan menatap Aqela begitupun Aqela menatap Kellan. Setelah saling menukar saliva mereka menjadi sama sama awkward, lalu kembali ke posisi semula menghadap pintu lift.
Ekhem ..
Kellan berdehem menormalkan detak jantungnya yang berpacu sangat kencang serta kecanggungan mereka setalah berciuman.
"Kau akan langsung pulang?" tanya Kellan tanpa menatap Aqela tapi dirinya menatap Aqela lewat pantulan pintu lift
"Aku akan ke toko" jawab Aqela menunduk
Dia sangat malu, dan merutuki dirinya sendiri tentang ciuman yang barusan mereka berdua lakukan.
"Kau akan bekerja?" Kellan langsung mengalihkan pandangannya menatap Aqela
"Tidak. Aku hanya mengambil handphone dan tas ku yang masih berada di sana"
Kellan mengangguk.
"Mau ku antar?" tawarnya
"Tidak perlu. Aku membawa kendaraanku sendiri"
Ting!
Pintu lift terbuka. Mereka berdua keluar dari dalam lift tersebut, orang orang yang berlalu lalang di lobi menatap atasannya dengan seorang perempuan apa lagi terlihat sangat akrab mereka di buat penasaran.
Pasalnya yang mereka tau bahwa atasannya hanya memiliki satu teman perempuan yaitu Veronica. Dan mereka melihat atasannya pun tidak pernah seakrab ini kepada Veronica, apa lagi atasannya sampai merapatkan tubuhnya di samping perempuan yang sedang berjalan beriringan bersamanya.
Setelah melihat kedekatan Kellan dan Aqela para karyawan Kellan menyimpulkan bahwa perempuan yang sedang berjalan bersamanya yaitu perempuan yang di gendong oleh atasannya tempo hari yang lalu.
__ADS_1
#bersambung
Mohon dukungan kalian ya guys tinggalkan jejak kalian. Like dan komen, karena dukungan kalian membuatku bersemangat untuk update terus setiap harinya 🤍