
Aku belum menyuruhmu untuk pergi" Kellan mengeluarkan suara beratnya membuat Aqela menghentikan langkah kakinya.
Dan mereka semua menatap Aqela yang berhenti di depan pintu.
......................
Aqela berbalik badan menatap Kellan serta teman temannya yang sedang menatap dirinya.
"Kemari lah" titah Kellan
Aqela berjalan pelan menghampiri Kellan dan teman temannya kembali. Sedangkan teman temannya hanya menjadi penonton antara Aqela dan Kellan.
"Bukankah sudah ku katakan besok pagi saya akan kembali?" tanya Aqela heran ketika sudah ada di depan Kellan
Kellan tidak menjawab Aqela, tapi Kellan memegang bahu Aqela lalu mendudukkannya di tempat dia duduk tadi.
"Menurut dan makanlah setelah itu kita bahas kontrak kerja sama kita" ucap Kellan memberikan satu box kotak nasi didepan Aqela
"Tapi Tuan tidak us..." perkataan Aqela terpotong oleh Kellan
"Aku tidak suka di bantah" Ucap Kellan dengan suara deep voice nya.
Aqela menelan ludahnya kasar lalu mengangguk. Dirinya merinding ketika Kellan sudah mengeluarkan aura dominannya lebih baik menurut saja, toh hanya di suruh makan saja pikirnya.
Sedangkan Justin dan Samuel di buat melongo oleh perlakuan Kellan kepada Aqela. Dirinya baru melihat Kellan memaksa seorang perempuan, yang mereka tau Kellan tidak ingin terlibat dengan yang namanya perempuan tapi dengan Aqela? Kellan sampai memaksanya.
Berbeda dimatanya Veronica, Kellan begitu perhatian kepada Aqela, Veronica sendiri bingung sejak kapan Kellan mau berdekatan dengan seorang perempuan selain dengan dirinya yang sudah berteman sejak lama. Bahkan sampai di perbolehkan masuk keruang kerjanya.
Selama Veronica mengenal Kellan, Kellan tidak pernah membiarkan seorang perempuan masuk ke dalam ruang kerjanya, kecuali dirinya sendiri yang bebas masuk kapan saja.
Walaupun Kellan dan Veronica sudah berteman lama dan bisa bebas masuk kapan saja tetap saja Kellan selalu bersikap dingin dan kaku kepadanya.
Dan sekarang melihat Kellan memperlakukan Aqela dengan manis membuat hati Veronica tidak nyaman.
"Ver ayo makan, tadi kau bilang lapar kenapa sekarang kau malah diam?" Samuel menyenggol Veronica yang sedang melihat Aqela dan Kellan makan
"Hm" jawab Veronica sekena nya
Vero membuka makanannya dan memakannya dengan ogah ogahan, moodnya jadi hancur karena kedatangan perempuan yang ada di hadapannya.
Beberapa menit kemudian ..
Diruang kerja Kellan sekarang hanya tinggal berdua Aqela dan Kellan. Karena Kellan sudah mengusir Samuel dan Justin, tentu saja mereka awalnya tidak terima tapi ketika melihat Kellan menatapnya tajam mereka akhirnya menurut untuk meninggalkan kantor Kellan.
Sedangkan Veronica, dirinya sudah pulang lebih dulu karena hatinya tidak sekuat itu melihat Kellan yang selalu memperhatikan Aqela.
"Ini kontrak kerja yang harus kau tanda tangani" Kellan menyerahkan kontrak kerja nya di meja depan Aqela
Aqela mengambil dan membukanya lalu mulai membacanya. Setelah beberapa halaman yang dirinya baca Aqela pikir ini sangat menguntungkannya.
"Baiklah saya setuju dengan kontrak kerja sama ini Tuan" jawab Aqela setelah membaca semua isi kontraknya.
Kellan mengangguk dan Aqela mulai menandatangani surat perjanjian kontraknya.
__ADS_1
"Senang bekerja sama dengan anda Tuan Walker" ucap Aqela tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan
Kellan tidak langsung menyambut jabatan tangan Aqela, dan Aqela pikir Kellan enggan berjabatan tangan dengannya.
Aqela mulai menurunkan tangannya, tapi Kellan langsung menjabat tangan Aqela.
"Senang bekerja sama denganmu Nona Aqela Audi Alwen" ucap Kellan menatap dalam manik mata Aqela
Aqela tertegun sebentar, Aqela mulai melepaskan tangannya tapi Kellan menahannya dan memegang tangannya erat.
"Maaf Tuan" Aqela menatap kedua tangan mereka yang berjabat tangan lalu menatap Kellan kembali dan tersenyum
Sedangkan Kellan berusaha mempertahankan raut datarnya untuk tidak terkekeh gemas melihat Aqela yang tersenyum menunjukan gigi gingsulnya.
Kellan melepaskan jabatan tangannya membuat Aqela bernafas lega.
"Kalau begitu saya pamit Tuan dan terimakasih atas makan siangnya" ucap Aqela tersenyum sebelum berbalik badan.
Kellan hanya mengangguk. Dan Aqela langsung berbalik badan ketika melihat Kellan mengangguk.
Aqela berjalan keluar dari ruang kerjanya dan berniat untuk kembali ke toko kue nya.
Di sisi lain ..
Di lorong rumah sakit seorang gadis cantik sedang mengejar langkah kaki pria tampan yang berusaha menghindarinya.
"Dok tunggu, Dokter Aiden!" gadis itu mengejar langkah Aiden
"Dokter tunggu aku ingin berbicara sebentar" ucap perempuan itu
Gadis itu terengah engah, sedangkan Aiden menatapnya datar.
"Dokter aku minta maaf soal perbuatanku semalam" ucap gadis tersebut ketika sudah mengatur nafas nya. Ya dia adalah Rachel
Aiden masih diam.
"Aku juga minta maaf kepada Adik Dokter sudah mengatai perempuan yang tidak benar, maafkan aku Dok, aku sungguh menyesal" Rachel menunduk
Aiden menghela nafas
"Aku memaafkan mu tapi aku tidak mau hal ini terulang kembali, dan minta maaf lah langsung kepada adikku temui dia di toko kue Sweet Bakery" Aiden menatap Rachel yang masih menunduk
Rachel langsung mendongakkan kepalanya karena dirinya sudah memaafkannya.
"Baik Dokter terimakasih, aku akan menemui adik Dokter untuk meminta maaf langsung" Rachel
Aiden hanya menganggukkan kepala
"Terimakasih Dokter" ucap Rachel tersenyum sebelum Aiden berbalik dan pergi meninggalkannya.
"Toko kue Sweet Bakery ya?" gumam Rachel
Rachel berbalik lalu pergi meninggalkan Rumah sakit.
__ADS_1
...----------------...
Seorang Wanita cantik membuka pintu ruang kerja kekasihnya. Dan dapat dilihat kekasihnya sedang berkutat dengan beberapa dokumen.
Pria itu mendongakkan kepalanya ketika pintu ruang kerjanya dibuka.
"hay" sapa perempuan cantik itu
"Kau kemari baby?" pria itu berdiri menyambut kekasihnya
"Tentu, aku merindukanmu dan aku juga membawakan bekal makan siang untukmu" ucap perempuan itu memeluk kekasihnya.
"Kau sudah makan?" tanya perempuan itu
"Belum, aku tidak sempat makan pekerjaanku menumpuk" jawab sang kekasih
"Jangan suka melewatkan makan siang, aku tidak mau nantinya kau sakit" perempuan cantik itu khawatir kepada kekasihnya
"Baiklah baiklah, lain kali aku akan makan tepat waktu" jawab sang kekasih dengan menangkup kedua pipi perempuan cantik itu
"Yasudah kalau begitu ayo kita makan, aku sudah membawakan bekal makan siang untukmu" ajak perempuan cantik itu dan sang kekasih mengikutinya untuk duduk di sofa ruang kerjanya yang sudah tersedia
Perempuan itu membuka kotak bekal makanannya
"Bagaimana?" tanya perempuan cantik tersebut
"Sepertinya enak, kau masak sendiri?" tanya sang kekasih
"Kau ini seperti baru mengenal aku saja, mana bisa aku masak" perempuan itu cemberut
"Maafkan aku baby, aku tidak perduli kau tidak bisa masak tapi kau harus bisa melayaniku di ranjang nantinya" bisik kekasihnya ditelinga perempuan cantik itu
"Wiliam Aston!" teriak perempuan cantik itu karena dirinya merasa malu dengan ucapan sang kekasih
"Jangan berteriak baby" Wiliam menatap perempuan cantik itu.
perempuan itu tersenyum memperlihatkan gigi rapinya yang bersih
"Maafkan aku Wil habisnya kau selalu menjahili ku" gerutu perempuan cantik itu
"Maafkan aku baby" Wiliam memeluk kekasihnya
"Hm aku maafkan Tuan Wiliam Aston" perempuan itu tersenyum
"Jadi kau mau makan bersamaku Nyonya Karina Anggara?" tawar Wiliam ketika sudah melepaskan pelukannya
"Baiklah karena pria yang ada dihadapan ku ini tampan jadi aku tidak akan menolak" Karina tersenyum
Wiliam terkekeh gemas melihat tingkah kekasihnya.
__ADS_1
#bersambung
Mohon dukungan kalian ya guys tinggalkan jejak kalian. Like dan komen, karena dukungan kalian membuatku bersemangat untuk update terus setiap harinya