Aqela Untuk Kellan

Aqela Untuk Kellan
32


__ADS_3

Tidak lama setelah Aqela mengantarkan Karina pulang ke apartemennya hujan turun. Benar saja apa yang di katakan Karina bahwa malam ini akan turun hujan.


Selama perjalanan Aqela mengendarai mobil dengan sangat hati hati sampai tiba di parkiran rumahnya.


Saat Aqela akan turun dia melupakan sesuatu bahwa di dalam mobil tidak ada payung karena beberapa minggu terakhir terjadi musim panas jadi Aqela rasa payung tidak di perlukan.


"Haish tidak ada pilihan aku harus ujan ujanan" gumam Aqela lalu membuka mobilnya.


Aqela langsung berlari menuju rumahnya tanpa payung. Sesampai di depan rumah Aqela langsung membuka pintu dan masuk kedalam rumah tidak lupa mengunci pintunya.


Aqela berjalan menuju kamarnya dengan badan yang menggigil akibat ujan ujanan barusan. Tubuh Aqela memang sangat rentan terkena air hujan.


Ayah dan Kakaknya suka mewanti wanti untuk dirinya selalu sedia payung maupun itu musim panas sekalipun, dan malam ini Aqela sangat menyesal nasehat Ayah dan Kakaknya tidak di dengar.


Setelah memasuki kamar Aqela langsung menuju kamar mandi lalu mengisi bathub dengan air hangat pikirnya semoga membantu menghilangkan rasa dinginnya dengan berendam air hangat.


Beberapa menit berendam di air hangat dan mandi pakai air hangat. Aqela keluar kamar mandi dengan handuk membungkus rambutnya lalu menuju walk in closet.


Setelah selesai memakai pakaian Aqela mengeringkan rambutnya, lalu memakai skincare rutin malam nya. Di rasa semua sudah selesai Aqela membaringkan dirinya di kasur empuk dan memakai selimut yang sangat tebal. Jujur saja Aqela merasa masih dingin walaupun setelah mandi menggunakan air hangat.


Sedangkan di sisi lain. Seorang pria tampan yang telah sampai mengantarkan temannya pulang di paksa untuk mampir terlebih dulu.


"Kau tidak mau mampir dulu Kell? ucap Veronica sebelum turun dari mobil


"Tidak" ucap Kellan datar


"Ini juga hujan, bahaya mengendarai mobil saat hujan deres kaya gini Kell apa lagi ini malam hari" bujuk Veronica lembut


Kellan tidak menjawab menengok pun tidak tatapannya lurus ke depan tanpa melihat Veronica yang sedang berbicara kepadanya.


"Mama selalu menanyakan mu Kell, karena kamu sudah lama tidak suka berkunjung lagi ke sini" Veronica dengan usahanya


"Lain kali" Kellan


"Sebentar saja, kau tidak mau mampir?" Veronica


"Tidak" Kellan


Veronica menyerah, Kellan memang sulit untuk di bujuk apalagi di dekati. Walaupun selalu mendapat penolakan dari Kellan tapi Veronica pantang menyerah untuk bisa lebih dekat dengan Kellan.


Ya walaupun pertemanan mereka sudah sangat lama tapi itu tidak membuat Kellan dan Veronica begitu akrab. Kellan hanya menganggap Veronica sebatas teman saja tidak lebih.

__ADS_1


Dari luar saja mereka terlihat begitu akrab tapi kenyataannya sama saja Kellan memperlakukan Veronica sama seperti perempuan lainnya yaitu dingin dan cuek.


Veronica menghela nafas lelah


"Ya sudah kalau kau tidak mau mampir. Terimakasih sudah mengantar ku, dan kau hati hati di jalan Kell" ucap Veronica


"Hm"


Veronica turun dari mobil Kellan lalu menutupnya. Sedangkan Kellan langsung menancapkan gasnya ketika Veronica sudah menutup pintu mobilnya.


Veronica melihat kepergian mobil Kellan dengan nanar.


"Walaupun kita sudah berteman lama tapi sikapmu masih seperti itu kepadaku. Mau sampai kapan sikapmu dingin terhadap ku Kell?" gumam Veronica menundukkan kepala


Setelah mengantarkan Veronica ke rumahnya Kellan langsung mengendarai mobilnya dengan sangat kencang untuk segera sampai ke mansion nya. Dia butuh air dingin saat ini untuk mengguyur kepalanya yang sedikit panas.


Kellan masih kepikiran soal ucapan Aqela tentang cinta pertamanya. Mengingat itu kembali Kellan menjadi sangat emosi, dirinya penasaran dengan cinta pertama Aqela.


Kalau sampai dia mengetahui siapa cinta pertamanya Aqela, Kellan berjanji tidak akan pernah membiarkan dia bersatu bersama laki laki itu apa lagi hidup bahagia jangan harap.


Tidak butuh waktu lama Kellan sampai di mansion nya, dengan kecepatan penuh Kellan hanya butuh beberapa menit untuk sampai mansion.


Ken berjalan memasuki mansion, dan tujuan utamanya yaitu dapur dirinya butuh air dingin untuk menyegarkan tenggorokannya lebih dulu.


Pergerakan Kellan saat akan membuang botol tersebut terhenti ketika dirinya melihat bekas box kue yang sangat Kellan kenal.


"Bukannya ini box dari toko kuenya Aqela?" gumam Kellan


Kebetulan sekali seorang Maid berjalan ke dapur dan melihat Kellan sedang berdiri di depan tempat sampah


"Tuan apa anda perlu sesuatu" tanya Maid tersebut


Kellan langsung berbalik.


"Box itu?" tanya Kellan dengan menunjuk box kue yang sudah di masukan ke sampah


"Tuan besar tadi siang membawa kue tersebut Tuan, tapi sayang sudah habis. Kalau anda ingin saya akan memesankan nya Tuan" jawab Maid


Di kira dirinya Kellan ingin memakan kue tersebut.


Kellan tidak menjawab dia langsung naik ke atas memasuki kamarnya. Sedangkan Maid tersebut sudah tidak aneh dengan sikap Tuannya yang dingin itu.

__ADS_1


Sesampainya di kamar Kellan langsung menuju kamar mandi, membuka semua bajunya lalu mengguyur badannya dengan air dingin.


"Apa pria tua itu mulai mencurigai ku dan menyelidiki Aqela?" gumam nya


"Pantas saja sikapnya akhir akhir ini aneh sekali" Kellan tersenyum miring dalam guyuran shower


...****************...


Matahari telah menampakan sinarnya, tapi berbeda dengan hari hari sebelumnya yang terlihat begitu cerah, berbeda dengan pagi ini yang terlihat mendung.


Aqela terbangun dari tidurnya karena alarm handphone nya berbunyi. Aqela mengerjapkan matanya dia merasa pusing ketika bangun dari tidurnya.


Aqela berjalan ke kamar mandi dengan memegang kepala yang sedikit pusing. Setelah selesai membersihkan diri Aqela langsung memakai pakaian yang menurutnya bisa menghangatkan tubuhnya yaitu jeans hitam, kaos putih dengan knit cardigan yang tebal. Menurut Aqela ini cukup hangat.



Di rasa semua sudah selesai Aqela berjalan ke arah dapur, dia hanya sarapan selembar roti saja dan segelas susu. Aqela merasa badannya kurang fit mungkin ini akibat ujan ujan kemarin malam.


Setelah selesai semua Aqela langsung berjalan menuju mobilnya lalu mengendarainya.


Aqela merasa kepalanya masih pusing jadi dia menjalankan mobilnya dengan sangat hati hati dia tidak mau menabrak pengendara lain.


...


Kellan melangkahkan kakinya menuruni anak tangga, di sana sudah ada Kakeknya menunggu untuk sarapan bersama.


"Pagi cucu ku yang tampan" sapa Kakek Amar ketika Kellan sudah ada di meja makan


Kellan menaikan alisnya sebelah


"Kenapa?" tanya Kakek Amar


"Tidak. Kau akhir akhir ini terlihat bahagia" Kellan


"Sudah ku bilang aku setiap hari selalu bahagia" jawab Kakek Amar tidak melunturkan senyumnya sambil mengolesi roti dengan selai kacang


Kellan tidak menjawab lagi, dia sekarang tau kenapa Kakeknya terlihat aneh beberapa hari ini


"Kau menyelidiki Aqela?" tanya Kellan to the poin kepada Kakek nya.


Gerakan sang Kakek terhenti ketika sedang mengolesi selai kacang. Kakek Amar dan Kellan bersitatap

__ADS_1


#bersambung


Mohon dukungan kalian ya guys tinggalkan jejak kalian. Like dan komen, karena dukungan kalian membuatku bersemangat untuk update terus setiap harinya 🤍


__ADS_2