Aqela Untuk Kellan

Aqela Untuk Kellan
30


__ADS_3

Mereka di buat penasaran dengan penelpon tersebut. Apa mungkin itu pacar Aqela karena mereka mendengar kalimat terakhir yang Aqela ucapkan.


Sedangkan pria yang duduk di sampingnya mendengar kalimat terakhir yang Aqela ucapkan langsung mengepalkan tangannya yang berada di bawah meja.


Berbeda dengan perempuan yang sejak tadi memperhatikan Kellan, dia tersenyum mendengar kalimat terakhir Aqela dan dia berpikir mungkin itu pacarnya. Dia bersorak gembira dalam hatinya.


"Kau mempunyai pacar Aqela?" tanya Justin penasaran


"Kenapa memangnya?" tanya Aqela


"Aku. Tidak bukan aku tapi kami mendengar kalimat terakhirmu barusan" ungkap Justin


Aqela menatap mereka semua yang sedang menatapnya pikir Aqela mungkin mereka penasaran.


"Dia cinta pertamaku" ucap Aqela menatap Justin tersenyum


Mereka menganggukkan kepala, berbeda dengan Kellan dan Karina.


Kellan mengepalkan tangannya yang berada di bawah meja semakin erat dan mengeraskan rahangnya. Sedangkan Karina terbelalak mendengar ucapan Aqela.


"Aw!" ringis Aqela ketika tangannya di cubit oleh Karina dan dirinya langsung menatap tajam sang empu


"Kenapa kau tidak pernah bercerita kalau kau memiliki cinta pertama?" Karina melototi Aqela


"Kau tidak pernah bertanya" jawab Aqela acuh


"Kau menyebalkan!" ucap Karina cemberut


"Kau juga sama!" Aqela tidak mau kalah


"Apa kau bilang aku menyebalkan?" Karina tidak terima


"Iya kau juga menyebalkan karena baru memberitahukan tentang hubunganmu deng.." ucap Aqela menggantung ketika Karina memelototinya dan matanya merotasikan kepada pria yang di sampingnya, seketika Aqela menghentikan ucapannya.


Kellan dan teman temannya menjadi penonton perdebatan antara Aqela dan Karina. Mereka menjadi penasaran dengan kalimat Aqela yang menggantung. berbeda dengan Kellan dia di buat penasaran oleh orang yang menjadi cinta pertamanya Aqela.


"Maksudmu Nona Karina sudah memiliki kekasih begitu Aqela?" tanya Sam


Aqela dan Karina memusatkan perhatiannya kepada Sam.


"Kenapa kau tidak tanyakan saja langsung kepada orangnya?" jawaban Aqela membuat Karina kesal dia mengumpati Aqela dalam batinnya


"Terkutuk kau Aqela" batin Karina. Dia menatap tajam Aqela sedangkan Aqela mengacuhkan tatapan Karina dia malah asyik meminum minumannya yang masih tersisa.


Aqela merasakan hawa di dekatnya sangat dingin serta bulu kuduk terasa merinding. Aqela melirik ke arah pria yang ada di sampingnya dan benar saja ternyata Kellan sedang menatapnya tajam.


Aqela menelan salivanya kasar ketika mata mereka bertemu, jujur saja Aqela takut dengan tatapan Kellan seperti ingin memakannya. Aqela langsung mengalihkan pandangannya ke depan menghadap Karina.


Ternyata dirinya juga di tatap tajam oleh sahabatnya. Aqela tersenyum tanpa dosa menatap Karina, Sedangkan karina sedang menahan umpatan di ujung lidahnya untuk tidak memaki Aqela.


"Jadi aktris cantik yang sangat populer ini sudah memiliki kekasih?" tanya Justin menatap Karina


Karina langsung menatap Justin, dirinya bingung harus menjawab apa. Karina melirik Wiliam yang sedang tersenyum menatap Karina.


"Lihat saja pembalasanku" batin Karina menyeringai menatap Wiliam


"Siapa bilang aku sudah memiliki kekasih?" Karina menatap Justin


Wiliam langsung mendatarkan wajahnya lalu menatap Karina dengan tatapan tajam ketika dirinya secara tidak langsung mengatakan bahwa Karina single. Sedangkan Karina mengacuhkan tatapan Wiliam.

__ADS_1


"Aqela mengatakan kau memiliki hubungan" Sam menyahuti


"Maksud Aqela aku memiliki hubungan baik dengan teman sesama rekan aktris dan aku tidak memberitahukan tentang kedekatanku dengannya. Iyakan Aqela?" Karina menatap Aqela tersenyum manis


"Hah? Ah iya benar itu yang akan aku katakan tadi" Aqela bingung dengan pernyataan yang di lemparkan tiba tiba oleh Karina.


Dan kini tatapan Aqela beralih kepada pria yang ada di samping Karina, menatap dirinya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.


Aqela langsung mengalihkan tatapannya kembali pada minumannya dia tidak berani menatap orang yang berada di sampingnya karena hawanya masih sama yaitu dingin.


"Jadi kau masih single Nona Karina?" tanya Justin


Karina hanya tersenyum menanggapinya, dirinya tidak menjawab iya atau tidak. Tapi teman teman Kellan mengartikan senyuman Karina itu mengatakan IYA. Tidak termasuk Wiliam, dia sangat kesal kepada kekasihnya "Lihat saja nanti" batinnya.


"Syukurlah" ucap Justin


"Syukurlah?" ucap Karina mengulangi ucapan Justin


"Ya syukur kau masih single, jadi aku masih ada harapan" ungkap Justin menatap Karina dengan genit


Karina hanya tersenyum menanggapi ucapan Justin. Sedangkan Wiliam sudah tidak tahan ketika kekasihnya di goda oleh temannya sendiri.


"Aw!" ringis Justin ketika kakinya ada yang menginjaknya.


"Kau menginjak kakiku?" tuduh Justin kepada Wiliam


"Aku melihat ada serangga di sepatu mu jadi aku menginjaknya" Wiliam acuh


"Setidaknya jangan kau injak kakiku. Kalau aku tidak bisa berjalan lagi bagaimana?" gerutu Justin


"Ya kau lumpuh kalau tidak bisa berjalan lagi" ucap Sam


"Aku hanya memberitahumu kalau kau tidak bisa berjalan berarti kau lumpuh" Sam acuh


"Kalau kaki ku sampai kenapa kenapa kau harus bertanggung jawab Wil" ucap Justin menatap Wiliam tidak terima. Sedangkan yang menjadi tersangka hanya acuh


"Lemah!" Sam menyahuti


"Kau mau mencobanya?" tanya Justin menyeringai


"Tidak tidak terimakasih, aku masih ingin hidup lengkap dengan anggota tubuhku" ucap Sam langsung berpindah duduk di dekat Veronica.


Sam berpindah duduk secara mendadak di dekat Veronica membuat Veronica tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya hingga limbung dan jatuh mengenai paha Kellan.


Semua mata menatap Veronica dan Kellan begitu pun Aqela yang berada di samping Kellan. Orang orang pasti berpikir yang macam macam jika tidak melihat secara langsung.


Veronica mendongak menatap Kellan yang sedang menatapnya datar, lalu dia menegakkan badannya kembali dan suasana menjadi Awkward


"Maaf Kell aku tidak sengaja" ucap Veronica menunduk


"Kau tidak salah Ver, tapi salah dia si beban keluarga Darwin" Justin menunjuk Sam


"Sialan kau! Ini juga gara gara kau!" umpat Sam menatap tajam Justin lalu matanya menatap Veronica dan Kellan


"Sorry Ver, sorry Kell" ujar Sam setelah itu kembali ke tempat duduknya semula.


Aqela dan Karina bersitatap lalu mengangguk.


"Ekhem" Aqela berdehem ketika terjadi keheningan akibat kejadian barusan antara Kellan dan Veronica.

__ADS_1


"Kami akan pulang lebih dulu" pamit Aqela langsung berdiri


"Baguslah sebaiknya kau cepat pulang. Aku tidak suka melihat keberadaan mu terlalu lama di sekitar kami" batin seseorang


Sebelum Karina berdiri Wiliam sudah membisikan sesuatu kepadanya. Karina menghiraukan bisikan Wiliam dan tidak mau mendengarkannya, Karina berdiri ketika Aqela sudah bersiap siap akan pulang


"Kenapa cepat sekali kalian pulang?" Sam


"Ini sudah malam, besok aku masih harus kerja" jawab Aqela


"Mau aku antar?" tawar Sam


Aqela tersenyum kepada Sam


"Tidak perlu aku membawa kendaraanku sendiri" jawab Aqela


"Kalau begitu hati hati Aqela dan Nona Karina" ucap Sam


Mereka berdua mengangguk.


"Hati hati Aqela, Nona Karina" ucap Justin yang langsung mendapat tatapan tajam dari Wiliam sedangkan Justin tidak menyadari itu.


Aqela dan Karina pulang duluan dari restauran tersebut. Sesampainya di parkiran mereka memasuki mobil, lalu menjalankannya dan Aqela akan mengantar Karina terlebih dulu ke apartemennya.


Sedangkan di dalam restauran, dua orang pria yang masih kesal dengan yang namanya perempuan hanya terdiam ketika teman temannya mengobrol membahas sesuatu yang tidak penting menurut mereka berdua.


Tidak mau terlalu lama di sini apa lagi Aqela sudah tidak ada Kellan langsung berdiri.


"Mau kemana Kell?" tanya Veronica


"Pulang" Kellan


"Yasudah kalau begitu aku juga pulang. Kau mau mengantar ku pulang kan Kell? Aku tidak membawa mobil" pinta Veronica


Kellan menatap Veronica sejenak lalu dia mengangguk. Veronica langsung tersenyum sumringah ketika Kellan tidak menolak permintaannya.


"Aku duluan ya Sam, Jus, Wil" pamit Veronica kepada ketiga temannya


"Hati hati Ver. Kellan jaga Vero jangan sampai Kau membuatnya lecet" ucap Sam sedikit berteriak


Hal itu membuat dirinya mendapat pukulan dari Justin, karena orang orang langsung menatap ke arah mejanya.


Berbeda dengan Veronica ketika mendengar ucapan Sam membuat pipi Vero memerah, entah apa yang di bayangkan oleh Veronica.


"Aku juga pulang" Wiliam langsung berdiri dan pergi meninggalkan kedua temannya.


"Kita tinggal berdua" ucap Sam


Justin menatap Sam bergidik lalu berdiri dan langsung pergi juga meninggalkan Sam yang masih tersisa.


"Kenapa Justin menatap ku seperti itu?" gumam Sam


Setelah beberapa menit Sam baru menyadari ketika Justin bergidik menatapnya.


"Sialan kau Jus! Aku masih normal!" umpat Sam


Lalu dia pun pergi meninggalkan restauran tersebut.


#bersambung

__ADS_1


Mohon dukungan kalian ya guys tinggalkan jejak kalian. Like dan komen, karena dukungan kalian membuatku bersemangat untuk update terus setiap harinya 🤍


__ADS_2