Aqela Untuk Kellan

Aqela Untuk Kellan
59


__ADS_3


Dua jenis kelamin berbeda tengah duduk tanpa jarak di atas pasir pantai. Mereka menikmati indahnya pemandangan pantai saat di malam hari yang hanya di terangi dengan sinar bulan yang terang.


"Merasa lebih baik?" tanya Aiden menatap Karina dari samping yang tengah tersenyum menatap ke lautan


Karina menengok ke arah Aiden


"Sedikit lebih baik, terimakasih Ka" jawab Karina tersenyum menatap Aiden


"Kenapa kau berterimakasih kepadaku?" Aiden


"Karena Kakak mau mengajakku jalan jalan malam seperti ini"


Aiden mengangguk.


"Apa kau masih berharap kepada mantan kekasih mu?" tanya Aiden hati hati


Sebelum menjawab Karina menghela nafas lelah.


"Aku sudah tidak ada harapan dengannya. Selama empat tahun ini aku menahan sesak saat berhubungan dengannya dan aku merasa lega ketika aku sudah mengambil keputusan untuk menyudahi hubunganku dengannya" jawab Karina menatap lautan yang luas


"Apa kau masih mencintainya?" tanya Aiden lagi


"Entahlah Ka, tapi aku rasa cinta itu sudah berubah dengan rasa kecewa. Mungkin dengan begitu aku dengan mudahnya bisa melupakannya" ungkap Karina


"Semoga kau berhasil" ucap Aiden tersenyum


Karina mengangguk dan membalas senyuman Aiden. Aiden berdiri lebih dulu lalu mengulurkan tangannya ke depan Karina. Dan Karina langsung menerima uluran tangan Aiden untuk berdiri


"Kita kembali ke hotel, tidak baik terlalu lama terkena angin malam" Aiden


"Ayo" ajak Karina


Tanpa mereka sadari mereka berjalan beriringan dengan bergandengan tangan.


...


Setelah makan malam romantis dan saling menyatakan cinta, Kellan dan Aqela berjalan menyusuri pinggir pantai dengan tangan Kellan menenteng Hells Aqela.


Aqela menghentikan langkah kaki nya lalu menatap ke arah pantai, begitupun dengan Kellan dia mengikuti Aqela menghentikan langkahnya.


"Kell ini sangat cantik" Aqela dengan senyumnya menunjuk bulan yang terang


Sedangkan Kellan dia tidak melihat apa yang di tunjuk Aqela, dia malah asik menatap wajah Aqela yang di terangi oleh sinar rembulan.


"Kell?" panggil Aqela karena tidak ada tanggapan dari Kellan.


Aqela menurunkan tangannya lalu menatap Kellan yang berada di sampingnya.


"Kenapa?" tanyanya heran


"Bagiku tidak ada yang lebih cantik di banding dengan melihat wajahmu" jawab Kellan


Aqela tentu saja di buat salah tingkah oleh ucapan Kellan.

__ADS_1


"Hey sejak kapan Mr.Stiff pandai merayu?"


Kellan tersenyum mendengar ucapan Aqela. Sedangkan Aqela melihat Kellan tersenyum tidak mengedipkan matanya, lalu berjalan beberapa langkah mendekati Kellan.


"Kau sangat tampan ketika tersenyum seperti ini Kell" ucap Aqela menyentuh lembut bibir Kellan yang tengah tersenyum


Kellan memegang tangan Aqela yang tengah menyentuh bibirnya, lalu mengecupnya.


"Kau menyukainya?"


Aqela mengangguk dengan cepat


"Aku akan tersenyum mulai sekarang" jawab Kellan


"Tidak. Kau hanya boleh menunjukan senyum mu kepada ku saja" sanggah Aqela


"Ternyata kau posesif sekali Nona" jawab Kellan mencolek hidung mancung Aqela


"Kenapa? Kau tidak terima?" protes Aqela melotot menatap Kellan


"Tidak. Aku menyukainya honey" jawab Kellan memeluk tubuh Aqela


Aqela di buat salah tingkah kembali oleh ucapan Kellan, dirinya belum terbiasa di panggil seperti itu oleh Kellan.


"Kell?" panggil Aqela melepaskan pelukan Kellan


"Ada apa?" tanya Kellan menangkup sebelah pipi kekasihnya


"Aku inging pulang. Mereka pasti khawatir kepadaku" pinta Aqela


Kellan diam sejenak. Dia sebenarnya tidak mau Aqela kembali ke hotel bersama Kakak dan sahabatnya, tapi Kellan tidak mau untuk egois apa lagi mengekangnya.


Mereka berjalan menyusuri pinggir pantai untuk kembali ke hotel.


Di saat Aqela dan Kellan berjalan untuk kembali ke hotel, Aqela melihat Kakaknya dan juga sahabatnya ada di depannya yang tengah berjalan menaiki anak tangga.


"Karin! Kakak!" panggil Aqela dari belakang mereka


Karina dan Aiden yang merasa terpanggil langsung menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap orang yang sudah memanggilnya.


"Kakak" panggil Aqela sedikit berlari


"Jangan lari" cegah Aiden dan Kellan bersamaan


Aqela memelankan langkahnya ketika Aiden dan Kellan mencegahnya untuk berlari lalu menghampiri Karina dan Aiden yang ada di depannya. Sedangkan Aiden dan Kellan menggelengkan kepala melihat kelakuan Aqela.


Aiden dan Karina menatap penampilan Aqela dari bawah sampai atas. Mereka berdua mengernyit heran saat Karina akan membuka mulut untuk bertanya Aqela dengan cepat menyanggahnya


"Nanti aku ceritakan kepadamu" ucap Aqela cepat sebelum Karina bertanya.


Karina mengangguk patuh.


Aiden menatap Kellan pun sama dari atas sampai bawah dia mengernyit ketika tangannya menenteng heels perempuan. Lalu menatap kaki Aqela yang tidak memakai alas kaki apapun.


"Kau tidak memakai alas kaki?" tanya Aiden kepada Aqela

__ADS_1


"Pegal Kakak, dan lagian mana bisa aku berjalan memakai heels di atas pasir"


"Pakai kembali heels mu di sini sudah tidak ada pasir jangan alasan lagi" titah Aiden


Aqela cemberut lalu mengambil heels yang ada di tangan Kellan. Sebelum Aqela mengambil heels tersebut Kellan langsung berjongkok di bawah Aqela.


"Kell apa yang kau lakukan?" tanya Aqela terkejut ketika melihat Kellan berjongkok di bawahnya.


"Diam lah dan menurut apa kataku" titah Kellan dan Aqela mengangguk menurut


"Angkat kaki kanan mu" titah Kellan


Aqela menurut mengangkat kaki kanannya


"Letakan saja tanganmu di bahuku" titah Kellan lagi ketika Aqela tidak bisa menyeimbangkan badannya untuk berdiri


Aqela memegang bahu Kellan, lalu Kellan membersihkan telapak kaki Aqela yang terdapat banyak pasir dengan tangannya dan memakaikan heelsnya kembali di kaki Aqela.


"Kell biar aku saja" pinta Aqela ketika Kellan akan memakaikan heels sebelahnya lagi.


"Aku bilang diam dan menurut lah" titah Kellan dengan aura dominannya.


Aqela menurut lalu mengangkat kembali kakinya yang sebelah kiri, begitupun dengan kaki kirinya Kellan membersihkan dulu kaki Aqela menggunakan tangannya lalu memakaikan kembali heelsnya.


Semua perlakuan Kellan tidak luput dari tiga pasang mata yang sedang menatapnya.


"Oh my good Aqela kau membuatku iri" gumam Karina menatap perlakuan Kellan kepada Aqela


Begitupun dengan Aiden dia menatap Kellan yang memperlakukan adiknya begitu manis di buat tersenyum samar. Sedangkan Aqela di buat tercekat oleh perlakuan Kellan, Aqela tidak menyangka bahwa Kellan akan semanis ini memperlakukannya.


"Terimakasih Kell" ucap Aqela menatap Kellan tersenyum


"Hm. Istirahatlah" titah Kellan lalu mencium kening Aqela di depan Kakak dan sahabatnya.


Karina terbelalak sedangkan Aiden memalingkan wajahnya ke arah Karina yang tengah terbelalak melihat Kellan mencium Aqela, Aiden tersenyum kecil melihat ekspresi Karina.


Sedangkan Kellan seperti biasa dia tidak menghiraukan orang orang yang berada di sekitarnya, setelah mencium Aqela dia berbalik untuk kembali ke villa nya. Aqela, Karina dan Aiden menatap kepergiannya.


"Kau harus menjelaskannya" ucap Aiden setelah kepergian Kellan


Aqela mengangguk kaku menatap Kakaknya. Mereka memasuki hotel lalu Aiden ikut memasuki kamar yang Aqela dan Karina tempati untuk mendengar penjelasan Aqela tentang kejadian yang telah mereka lewatkan antara Aqela dan Kellan.


"Sekarang jelaskan apa yang kau dan Kellan lakukan seharian ini" pinta Karina setelah mereka duduk di sofa


Aqela menatap Aiden dan Karina lebih dulu yang tengah menunggu jawaban darinya.


"Aku dan Kellan pacaran" jawab Aqela langsung kepada intinya


Karina terbelalak sedangkan Aiden dia terdiam karena dia sudah menduganya.


"Kak kau tidak marah kan aku berpacaran dengannya?" tanya Aqela hati hati pasalnya Aiden hanya diam saja saat Aqela menyatakan dia dan Kellan sudah berpacaran.


Aqela menunggu jawaban Aiden dengan hati yang was was.


#bersambung

__ADS_1


Tolong tinggalkan jejak kalian ya karena dukungan kalian membuat author semangat untuk up setiap harinya.


Kalau sepi, kapal ini akan author bawa ke pantai sebelah dan stop sampai di sini. Terimakasih 🤗🤗🤗♥️


__ADS_2