Aqela Untuk Kellan

Aqela Untuk Kellan
18


__ADS_3

Sedangkan di dalam mobil terjadi keheningan, Aqela heran dan bingung sekaligus canggung juga berduaan dengan pria dingin, datar dan kaku ini.


Mereka berdua sama sama tidak ada yang berani membuka obrolan.


...****************...


Aqela heran kenapa bisa kebetulan seperti ini tapi Aqela sangat bersyukur Kellan datang dan menolongnya kalau tidak mungkin dirinya harus menunggu Kakaknya untuk menjemput.


Beberapa saat kemudian Aqela teringat dengan sekretaris Kellan bagaimana dengan nasibnya yang di tinggalkan sendiri bersama mobilnya.


"Tuan tentang sekretaris anda apa tidak apa apa di tinggalkan di sana sendirian?" tanya Aqela memecah keheningan


"Dia bisa mengatasinya" jawab Kellan


"Bagaimana kalau terjadi sesuatu yang.." ucapan Aqela terpotong oleh Kellan


"Jangan pernah memikirkan orang lain saat bersama dengan ku Aqela" ucap Kellan dengan suara beratnya menatap Aqela


Aqela meneguk salivanya kasar dia tidak berani lagi mengucapkan sekata patah pun, dan dalam mobil kembali hening


Beberapa menit dalam keheningan akhirnya Aqela sampai rumah.


Aqela kembali dibuat heran, kenapa Kellan bisa tau alamat rumahnya dan dia memberhentikan mobilnya tepat di depan rumahnya pula.


Perasaan Aqela tidak pernah memberitahukannya sepanjang perjalanan pun tidak banyak yang di bicarakan.


Aqela menggelengkan kepalanya, mengusir pikiran yang aneh aneh tentang Kellan.


"Ada apa?" tanya Kellan ketika melihat Aqela melamun lalu menggelengkan kepalanya


Aqela langsung menatap Kellan


"Tidak ada apa apa Tuan, ah kalau begitu aku akan turun" ucap Aqela ketika membuka seatbelt nya lalu keluar dari mobil Kellan.


Saat Aqela sudah menutup pintu Aqela kaget bukan main Kellan sudah ada di sampingnya.


"Kellan!" teriak Aqela saking terkejutnya


Kellan menaikkan alisnya sebelah, Aqela tersadar akan panggilannya barusan.


"Ah maksudku Tuan, kenapa anda keluar dari mobil?" tanya Aqela canggung


"Aku akan mengantarmu sampai depan pintu" Kellan menatap Aqela


Aqela tidak menjawab dia langsung berbalik badan lalu berjalan dengan Kellan di belakangnya.


"Terimakasih tuan sudah memberikan tumpangan untukku" ucap Aqela setelah sampai di depan pintu rumahnya


Kellan mengangguk.


"Kalau begitu aku akan masuk" ucap Aqela lalu berbalik badan


Sebelum Aqela benar benar membuka pintu, Kellan menahan tangannya. Aqela berbalik badan kembali dan menatap Kellan.


Kellan menatap Aqela lalu mendekatkan wajahnya dan membisikan sesuatu di telinganya Aqela


"Aku suka dengan panggilan baru mu" bisik Kellan dengan suara beratnya.

__ADS_1


Lalu Kellan memejamkan matanya menghirup Aroma wangi Aqela setelah membisikan sesuatu yang membuat Aqela menahan nafas.


Kellan langsung menegakan kembali badannya dan menatap Aqela.


"Masuklah" titah Kellan menatap Aqela lembut


Aqela mengangguk lalu membuka pintu rumahnya dan menutupnya kembali. Aqela bersandar di balik pintu menghirup udara rakus lalu memegang dadanya yang berdetak sangat kencang.


Belum sempat Aqela menormalkan detak jantungnya, seseorang membuat diri nya terkejut dengan kedatangannya.


"Kau baru pulang?" tanya Aiden tiba tiba


"Kakak?" Aqela terkejut ketika Kakaknya tiba tiba muncul


"Kenapa dengan wajah mu?" tanya Aiden heran ketika melihat wajah Adiknya memerah


"Memang kenapa dengan wajahku? Tanya Aqela memegang wajahnya sendiri yang sedikit panas


"Wajahmu seperti kepiting rebus" ucap Aiden


"Aku masuk dulu ke kamar Ka" ucap Aqela yang langsung berjalan cepat menuju kamarnya menghiraukan Kakaknya yang menatapnya heran.


Setelah sampai kamar Aqela langsung menatap dirinya di cermin, dan benar saja wajahnya memerah.


"Ini memalukan, bagaimana kalau tadi dia melihat wajahku yang seperti ini?" gumam Aqela dengan memegang wajahnya di cermin.


Sedangkan Kellan yang sekarang berada di dalam mobil tengah tersenyum membayangkan raut wajah Aqela yang menurutnya menggemaskan.


Beberapa jam sebelumnya


Semenjak Kellan bertemu kembali dengan Aqela dan mencari tau semua tentang Aqela, Kellan menempatkan beberapa orang untuk mengawasinya.


Kellan langsung keluar dari kantornya bersama Eliot dan memasuki mobilnya.


"Tuan apa kita langsung pulang?" tanya Eliot


"Tidak, kita ke pusat perbelanjaan" ucap Kellan


Eliot pikir mungkin Tuannya mau membeli sesuatu disana. Eliot mulai menjalankan mobilnya menuju pusat perbelanjaan.


Setelah sampai, Eliot turun dari mobil lalu membukakan pintu mobil untuk Kellan keluar. Tapi Kellan tidak kunjung turun dari mobil, Eliot di buat bingung oleh Tuannya.


"Tuan kita sudah sampai" ucap Eliot membungkuk melihat Kellan yang masih duduk di dalam mobil


Kellan menaikan Alisnya sebelah


"Bukannya Tuan kemari ingin membeli sesuatu?" tanya Eliot lagi


"Tidak" Kellan


Kellan yang melihat Eliot kebingungan langsung menyuruhnya untuk masuk kembali ke dalam mobil.


"Masuk!" titah Kellan


Eliot bingung dengan Tuannya sungguh dirinya ini bukan cenayang yang tau tentang isi pikiran Tuannya.


"Kemana Tuan? Pusat perbelanjaan?" tanya Eliot bingung

__ADS_1


Kellan menghela nafas kasar dan menatap Eliot


"Masuklah ke dalam mobil Eliot" titah Kellan tertahan.


Eliot mengangguk lalu menutup kembali pintu mobilnya.


"Sabar Eliot sabar, ingat bonus yang Tuan Kellan berikan setiap tahunnya bisa membiayai hidupmu sampai hari tua, semangat Eliot semangat!!" batin Eliot menyemangati dirinya sendiri


Eliot kembali memasuki mobil dan duduk anteng disini menunggu perintah dari sang majikan. Lama sudah Eliot menunggu dia sudah tidak tahan untuk bertanya.


"Tuan apa kita menunggu seseorang keluar dari pusat perbelanjaan?" tanya Eliot


"Hm" Kellan


"Siapa tuan?" tanya Eliot yang penasaran


Kellan tidak menjawab dia melihat Aqela yang mulai memasuki mobilnya setelah berpisah dengan temannya.


"Ikuti mobil di depan" perintah Kellan


"Baik tuan" Eliot langsung menjalankan mobilnya dan mengikuti mobil milik Aqela di belakangnya.


Kellan hanya ingin memastikan bahwa Aqela pulang dengan selamat sampai rumahnya.


Di tengah perjalanan Kellan kesal dengan sekretarisnya yang tiba tiba menghentikan mobilnya secara mendadak.


Ckiiit ..


Eliot menghentikan mobilnya mendadak


"Kenapa kau berhenti tiba tiba?" Kellan menatap tajam


"Maaf tuan, sepertinya mobil yang di depan kita itu mogok" Eliot


Kellan langsung keluar dari mobil untuk memeriksanya langsung.


Kellan mengetuk kaca mobil Aqela, dapat dilihat dari raut wajah Aqela yang terkejut melihat dirinya.


"Kenapa dengan mobilmu?" tanya Kellan


"Mobilku kehabisan bensin" Aqela


"Turun" Kellan


Kellan langsung membawa Aqela menuju mobilnya untuk mengantarkannya pulang dan meninggalkan Eliot bersama mobil Aqela yang kehabisan bensin.


Kellan yakin Eliot dapat di andalkan dan masalah seperti ini Eliot dapat menangani nya dengan mudah.


...----------------...


Setelah mengantar Aqela sampai rumahnya, sekarang Kellan sudah sampai di mansionnya. Kellan langsung berjalan menuju kamarnya lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang terasa gerah.


Tidak butuh waktu lama untuk Kellan mandi hanya beberapa menit sudah selesai, Kellan berjalan menuju Walk in closet lalu memakai pakaian tidurnya.


Di rasa dirinya sangat lelah Kellan langsung merebahkan dirinya di atas ranjang king size nya dan mulai mematikan lampu kamar lalu menghidupkan lampu tidurnya.


"Good night Aqela" gumam Kellan memejamkan mata.

__ADS_1


#bersambung


Mohon dukungan kalian ya guys tinggalkan jejak kalian. Like dan komen, karena dukungan kalian membuatku bersemangat untuk update terus setiap harinya 🤍


__ADS_2