Aqela Untuk Kellan

Aqela Untuk Kellan
57


__ADS_3

Aqela mengerjapkan matanya dan menyesuaikan matanya yang silau dengan cahaya orange yang memasuki kamarnya.


"Tangan?" batin Aqela


Aqela langsung menatap orang yang sedang memeluk perutnya, lalu menyamping menghadap ke arahnya. Aqela beberapa menit memperhatikan wajah Kellan yang sedang tertidur, betapa tampannya pria yang ada di hadapannya ini.


"Kenapa kau sangat tampan?" gumam Aqela pelan tanpa sadar telunjuk tangannya menyentuh alis Kellan yang tebal dan rapi lalu turun ke hidung mancung bak perosotan anak TK.


Lalu matanya menatap bibir Kellan yang merah muda, aqela menyentuh bibir itu pelan dan mengusapnya lembut


"Kau tampan tapi sayang kau tidak pernah tersenyum" gumamnya lagi


Kellan langsung membuka matanya setelah Aqela mengatakan hal tersebut. Sedangkan Aqela terbelalak melihat Kellan tiba tiba membuka matanya.


Aqela langsung menurunkan tangannya dari bibir Kellan, tapi Kellan menahannya dan di genggamnya tangan Aqela lalu dia mengecup tangan Aqela.


"Kau sudah puas mengagumi wajah tampanku?" tanyanya


Aqela menelan salivanya kasar mendengar suara bangun tidur Kellan yang sangat seksi di telinganya dan jangan lupakan wajah bare face nya yang terlihat semakin tampan membuat Aqela tidak bisa berkedip menatap Kellan.


"Fyuuh" Kellan meniup wajah Aqela pelan


Aqela mengerjapkan matanya, Karena malu dirinya langsung bangun dari tempat tidurnya lalu berlari memasuki kamar mandi dengan pipi yang sudah seperti kepiting rebus.


Sedangkan Kellan terkekeh melihat Aqela yang terlihat salah tingkah. Kellan bangun dari tempat tidurnya lalu berjalan menuju balkon melihat sunset yang sebentar lagi akan tenggelam.


Beberapa menit Aqela di dalam kamar mandi dia Keluar hanya menggunakan kimono dengan wajah yang sudah fresh.


"Kau sudah selesai?" tanya Kellan memasuki kamarnya kembali


"Hm" jawab Aqela


"Bersiaplah kita akan pergi dan pakailah baju yang sudah ku siapkan" tunjuk Kellan ke atas meja dengan dagunya.


Aqela mengernyit. Saat akan menanyakannya Kellan sudah memasuki kamar mandi lebih dulu. Aqela mengambil paper bag tersebut yang berada di atas meja lalu membukanya.


Aqela mengernyit ketika di dalamnya ada tiga kotak dan sepasang high heels. Aqela langsung membuka ketiga kotak tersebut


"Gaun, make up dan perhiasan?" gumamnya heran


Tidak mau ambil pusing Aqela mengambil baju dalam kotak tersebut lalu mengenakan nya serta heels tersebut yang pas di kakinya. Untuk make up nya dia hanya mengenakan yang bisa dia apply saja. Sedangkan rambut dia hanya menggerai nya saja


Beberapa menit bergelut dengan barang pemberian Kellan, Aqela menatap dirinya di depan cermin.



"Ini dirimu Aqela? Kau cantik sekali" gumam Aqela memuji dirinya sendiri dan tersenyum di depan cermin


Setelah Aqela mengatakan itu, pintu kamar mandi terbuka. Aqela langsung berbalik badan menatap Kellan begitu pun Kellan menatap Aqela tertegun.


"Kell?" panggil Aqela dengan senyum memperlihatkan gigi gingsul nya tapi senyumannya luntur seketika saat melihat Kellan keluar dari kamar mandi bertelanjang dada.


Perut sixpack serta dadanya yang bidang membuat Aqela ingin menyentuhnya.


Sedangkan Kellan dirinya tidak berkedip menatap Aqela dia tidak bisa berkata kata Aqela sangat cantik mengenakan gaun yang di pilihkan oleh sekretarisnya itu, tapi Kellan sedikit geram kepada sekretarisnya ketika melihat gaun Aqela terdapat belahan yang cukup panjang di sisi kiri nya.


Kellan menelan ludahnya kasar sebelum berjalan mendekati Aqela yang sedang menatapnya.


Grep!

__ADS_1


Kellan melingkarkan sebelah tangannya di pinggang Aqela.


"Kau sangat cantik. Aku jadi ingin mengurungkan niat ku saja untuk mengajakmu keluar malam ini" ucap Kellan menatap Aqela


"Kau harus menepati janjimu, kau akan mengatakan kenapa kau kemari bukan? Jadi sebaiknya kau cepatlah berpakaian" titah Aqela sedikit melotot


"Karena aku tidak sanggup lagi untuk menahan tanganku agar tidak menyentuh perut seksi mu" lanjut Aqela dalam batin


"Tunggu aku" Kellan langsung melepaskan tangannya yang melingkar di pinggang Aqela lalu berjalan menuju walk in closet.


Beberapa menit menunggu, Kellan keluar dengan pakaian formalnya yang terlihat sangat tampan seperti biasanya.



Kellan berjalan menghampiri Aqela yang sudah menunggunya.


"Aku sudah siap" bisik Kellan memeluk Aqela dari belakang.


Aqela langsung berbalik badan dan menatap Kellan yang terlihat sangat tampan dan sudah rapih dengan pakaiannya, memang tidak terlihat aneh lagi dengan Kellan yang selalu berpakaian formal karena dirinya selalu berpakaian seperti ini setiap hari.


"Ayo" ajak Kellan mengulurkan tangannya kedepan Aqela, dan Aqela dengan senang hati menerima uluran tangan Kellan.


Mereka berdua pergi meninggalkan Villa dan berangkat ke tujuan yang sudah Kellan siapkan.


Karena jaraknya yang dekat mereka cukup berjalan kaki tidak menggunakan kendaraan.



Aqela menghentikan langkah nya ketika melihat pemandangan yang ada di depannya. Dan Kellan mengernyit heran ketika Aqela berhenti dan terdiam.


"Kenapa?" tanyanya


"Apa ini sebuah kejutan?" tanya Aqela


"Ayo" ajak Kellan meraih tangan Aqela


Mereka berjalan ke arah meja tersebut yang sudah tersedia makanan dan minuman. Kellan menarik kursi untuk Aqela setelah Aqela duduk Kellan berjalan menuju kursinya.


"Kell apa kau sengaja menyiapkan ini?" tanya Aqela setelah Kellan duduk


"Hm" jawab Kellan berdehem


"Kenapa? Kenapa kau menyiapkan ini semua?" tanya Aqela


Kellan menatap manik mata Aqela dalam


"Lebih baik kita makan dulu saja" ucap Kellan


Aqela mengangguk menyetujui ucapan Kellan.


Setelah beberapa menit mereka makan tanpa ada yang berbicara, Kellan pergi sebentar untuk menjawab panggilan dari sekretarisnya. Tentu saja Aqela mengijinkannya.


Aqela beranjak dari duduknya lalu menatap pemandangan laut malam dan deburan ombak yang membasahi pesisir pantai.


Angin laut malam yang dingin meniup kulit putih mulus Aqela yang membuatnya merasa kedinginan, Aqela memeluk tubuhnya sendiri dan mengusap usapnya.


Tidak lama Aqela memeluk tubuhnya sendiri seseorang menyampirkan tuxedo di bahunya. Aqela menatap orang tersebut lalu tersenyum


"Kau sudah selesai?" tanya Aqela

__ADS_1


Kellan mengangguk.


"Apa kau masih kedinginan?" tanya Kellan


"Sedikit" jawabnya


Kellan berjalan kebelakang Aqela lalu memeluknya.


"Apa masih dingin?" tanyanya lagi


"Tidak" jawab Aqela


"Jadi katakan untuk apa kau kemari menyusul ku?" tanya Aqela


Kellan terdiam sejenak.


"Kau percaya kalau aku mencintaimu?" Kellan


Aqela langsung mematung. Kellan merasakan tubuh Aqela yang sedikit menegang, dia membalikan tubuh Aqela menghadapnya dengan perlahan lalu memeluknya kembali.


"Aku mencintaimu Aqela" ungkap Kellan Menatap dalam manik mata Aqela


"Sejak kapan?" tanya Aqela


"Sejak kita satu sekolah" jawab Kellan


"Itu sudah sangat lama" gumam Aqela


"Memang itu sudah sangat lama, dan waktu itu aku sangat pengecut tidak berani mengungkapkan perasaan ku pada mu. Aku hanya bisa memperhatikanmu secara diam diam" jawab Kellan menunduk.


"Kenapa kau mencintai ku?" tanya Aqela


"Aku pun awalnya tidak mengerti, awalnya aku hanya penasaran denganmu saat wanita lain mengejar dan mencari perhatianku tapi kau malah acuh dan cuek terhadapku. Sejak saat itu setiap hari aku jadi selalu memperhatikan mu tanpa ada satu orangpun yang tau termasuk teman temanku. Dan saat kau tidak masuk sekolah beberapa hari hatiku menjadi gelisah ketika aku tidak melihatmu, dan saat kau masuk kembali ke sekolah sifatmu menjadi berubah aku menjadi ikut merasakan kesedihanmu, pada saat itu aku menyimpulkan aku mencintaimu Aqela. Dan tidak lama setelah kau mengalami kesedihan di tinggal ibu mu, akupun merasakannya yaitu Nenek ku meninggal. Aku sangat terpukul atas kepergiannya aku jadi melampiaskannya dengan menyibukkan diriku sampai aku sempat melupakanmu" ungkap Kellan menatap mata Aqela yang sudah menitikan air matanya


"Tapi saat aku bertemu denganmu kembali di supermarket, hatiku sangat bahagia, rasa ini dan cinta ini ternyata masih sama walaupun aku sempat melupakanmu" lanjut Kellan kembali


"Kell" lirih Aqela menangis bahagia


"Aku mencintaimu Aqela. Dan maaf sempat melupakanmu" ungkap Kellan mengusap air mata Aqela


"Apa kau memiliki perasaan yang sama untukku juga?" tanya Kellan


Aqela terdiam. Melihat Aqela yang terdiam Kellan merasakan hatinya merasa sesak, tapi tidak setelah Aqela menjawab pertanyaan Kellan lalu menunjukan senyum manisnya


"Aku pun mencintaimu Kell" jawab Aqela tersenyum.


Kellan tersenyum. Aqela melihat Kellan pertama kalinya tersenyum di buat tertegun sekaligus terpana.


"Kau tersenyum Kell?" ucap Aqela


Kellan mendatarkan wajahnya kembali.


"Sejak kapan kau mencintaiku?" tanya Kellan mengalihkan pembicaraan


"Aku ingin melihatmu tersenyum lagi, baru aku akan menjawab pertanyaanmu" jawab Aqela


Kellan menghela nafas sejenak.


"Jadi sejak kapan kau mencintaiku honey?" tanya Kellan tersenyum

__ADS_1


Aqela merasa pipinya panas lalu dia menundukkan kepalanya. Sedangkan Kellan menatap Aqela terkekeh.


SEKIAN


__ADS_2