Assalamualaikum Lelaki Pilihan

Assalamualaikum Lelaki Pilihan
Bab 16


__ADS_3

Adit mendekatkan telinga nya dinpintu kamar icha, ia mendengar icha mengaji dengan keras. Adit tertawa cekikikan dari luar.


"Cha. Aku berangkat kerja ya. Jangan lupa kunci pintu" kata adit dari luar kamar icha. Icha yang mendengarnya langsung keluar kamar.


"Langsung dikunci dari luar aja mas. Aku nggak mau keluar kamar" kata icha lalu masuk kembali kedalam kamar nya. Malam itu ia sangat susah tidur. Ia sudah mencoba memejamkan matanya, namun ketika icha memejamkan matanya selalu terlintas seorang wanita berambut panjang dengan mengenakan gaun putih.


Pagi harinya mata icha bengkak dan menghitam seperti di pukulin orang sekampung.


"Gara gara mas adit ini. Awas ya akan aku balas" gumam icha lalu membersihkan wajah nya dengan air.


Setelah selesai bersiap ia memesan gojek untuk mengantar nya ke tempat kerja, hari ini icha tidak mau mengendarai motor nya sendiri kepalanya pusing karena tidak bisa tidur semalaman. Sesampainya di kantor ia berjalan menuju tempat ceklock. Disana ada beberapa mesin ceklock.


"Coba lagi" saat icha mencob absen namun tidak terdeteksi.


"Coba lagi" begitu terus hingga 5 kali.


"Kenapa sih ini mesin, rusak kali ya" kata icha kesal sambil terus mencobanya


"Coba lagi" berkali kali membuat icha semakin kesal.


"Kamu absen disitu sampai nanti sore juga tidak akan bisa cha" kata rangga lalu absen di mesin samping icha. Icha menoleh kearah rangga yang tersenyum melihatnya.


"Memang nya sudah ganti?" Tanya icha.


"Lihat deh kamu absen dimana. Bidang kamu kan absen nya disebah situ" rangga menunjuk mesin ceklock yang berada di kiri icha. Icha mengamati sejenek dan terdiam


"Oh iya ya. Aku ternyata yang ****. Haha" icha tertawa lalu absen di mesin ceklock bidang nya.

__ADS_1


"Sudah scan" icha menghembuskan nafas nya tanda lega.


"Makasih ya ngga" kata icha.


"Iya. Kamu kurang sehat ya? Kok wajah mu lesu banget terlihat capek? Aku beliin obat ya" kata rangga kawatir


"Nggak perlu kok. Cuma nggak bisa tidur aja semalem. Eh aku duluan ya" kata icha lalu pergi meninggalkan rangga. Rangga tersenyum tipis.


"Semoga kamu bahagia ya cha" gumam rangga dalam hati. Rangga masih belum bisa move on dari icha, ia sudah mengejar icha 3 tahun lamanya namun saat ini wanita dambaan nya telah menjadi istri lelaki lain, hatinya sangat hancur.


***


"Halo ta" jawab icha ketika tita meneleponya.


"Mbak icha tu kata siapa dirumah mas adit ada kunti?" Tita tertawa setelah membaca chat icha menanyakan apakah benar dirumah adit ada hantu, tita langsung menelepon icha


"Mas mu tuh yang bilang, aku jadi nggak bisa tidur" kata icha


"Ohh oke ta makasih ya, mbak tenang sekarang" setelah mengakhiri panggilanya icha langsung memikirkan cara untuk balas dendam terhadap adit.


"Aku harus membalasnya" icha bersemangat dan menyiapkan pembalasan untuk suaminya. ia memikirkan cara apa untuk membalas.


"aha aku tau" kata icha dan tersenyum nakal


"tunggu pembalasanku ya" ia telah mendapatkan ide untuk membuat adit ketakutan.


sekitar jam 3 adit menelepon icha menanyakan kenapa ia tidak memakai motor nya. icha pun menjawab karena ia terlalu lelah. akhirnya adit menjemput istrinya ke kantor.

__ADS_1


"langsung pulang aja kan mas. aku capek" kata icha


"ok. kamu kenapa terlihat sangat lelah" tanya adit sambil mengemudikan mobilnya.


"aku tidak bisa tidur mas. kemarin si kunti dateng" jawab icha memulai sandiwaranya.


"kunti siapa?" tanya adit penasaran


"yang kamu critain ke aku kemarin mas. masak dia berdiri di samping pintu kamar mas adit waktu aku mau ambil minum" wajah icha terlihat serius.


"yang bener kamu? kamu lihat beneran?"wajah adit seperti panik. icha mulai tertawa dalam hati.


"iya mas. makanya aku tidak bisa tidur. hiii serem banget deh mas" icha ingin tertawa melihat wajah adit yang mulai merasa takut tapi sok cool. icha terlalu lelah hingga akhirnya ia tertidur dalam mobil adit. 20 menit kemudian mereka sampai dirumah adit. adit tidak tega membangunkan icha karena terlihat sangat kecapaian. ia berinisiatif untuk menggendong istrinya masuk kedalam rumah. saat ia akan menggendong nya tiba tiba icha terbangun.


"mas adit mau ngapain?" teriak icha lalu mendorong adit menjauh.


"duuh serem banget. niat mau gendong malah diteriaki. yauda cepetan masuk" kata adit lalu meninggalkan icha.


mereka masuk ke kamar masing masing lalu keluar kamar hanya untuk makan malam. icha kembali ke kamar nya dan tidur lebih sore karena ia teramat ngantuk. jam 10 malam adit masih belum bisa tidur, ia jadi teringat kata kata icha tentang kunti. adit sedikit merasa takut lalu memgalihkan fikiranya agar tidak terbayang bayang.


"tok tok tok"


suara seseorang mengetuk pintu kamar adit.


"kenapa cha" tanya adit namun tidak ada jawaban.


"tok tok tok" pintu kembali diketuk yang membuat adit kesal dan membuka pintu kamarnya

__ADS_1


"kenapa sih ini anak ganggu saja" gerutu adit lalu beranjak dari tempat tidur nya. ia membuka pintu kamarnya. namun tidak ada orang di depan kamarnya. suasana gelap, karena adit selalu mematikan ruangan ketika malam dan tidak digunakan. adit menoleh ke kiri juga tidak ada siapa siapa, saat adit menoleh ke kanan ia sangat terkejut ada wanita berambut panjang dengan baju serba putih bersandar pada dinding. ia menggerak gerakkan tangan nya. wajah nya tidak terlihat.


"aaaarghhhh haan...hantuuuu" kata adit terkejut dan sangat ketakutan melihat ada makhluk astral dirumah nya. tubuhnya bergetar ia terasa tidak dapat lari padahal ia ingin lari dari situ.


__ADS_2