Assalamualaikum Lelaki Pilihan

Assalamualaikum Lelaki Pilihan
Bab 19


__ADS_3

Adit jadi memikirkan icha, sudah 5 bulan ia menikahi icha. kalau difikir fikir adit bersyukur mendapatkan istri seperti icha yang berbeda dari wanita wanita yang selama ini mengejarnya. mereka selalu mencari perhatian adit dan sangat sangat perduli dengannya. berbeda dengan icha yang sangat unik. icha yang mandiri, lucu polos dan tentunya sangat menyebalkan lah yang malah menarik perhatian adit, walau saat ini adit belum memiliki rasa cinta pada nya.


"dok, hei kok ngelamun? mikirin renata ya?" tanya salsa menggoda.


"enggak lah. ngapain mikirin bini orang? bini sendiri saja jarang dipikirin. hahaha" adit tertawa lalu meninggalkan salsa pergi.


"dok. kemana?" tanya salsa


"shalat dulu" jawab adit singkat dan meninggalkan IGD.


jam pergantian shift pun berlangsung. adit tidak ingin lembur hari ini. ia ingin segera pulang karena begitu kelelahan. setelah oper shift dengan shift siang adit langsung melajukan motor nya menuju kerumah. sebelum pulang adit mampir ke tempat makan langganan nya. perut nya sudah meronta ingin makan siang. ia sudah telat makan hari ini. akhirnya ia mampir ke rumah makan padang langganan nya.


"rendang ya bu" kata adit tersenyum pada ibu penjual nya.


"oke mas adit. bereees" kata ibu itu. adit memang sering mampir makan disitu makanya ibu padang hafal sekali dengan adit. adit melihat handphone nya. ada chat dari icha.


"aku nanti pulang telat ya. mau belanja. dirumah stok makanan sudah menipis" kata icha.


"pulang saja. nanti aku temenin belanja di dekat rumah biar bawa nya mudah" adit membalas chat icha.


***


"Mas makan dulu ya sebelum belanja. Perutku sudah kelaparan" kata icha sambil memegangi perut nya. Adit pun mengangguk.


"Di foodcourt aja ya" pinta adit.


"Terserah pokok makan dulu" jawab icha.

__ADS_1


Setelah sampai, mereka mencari makanan terlebih dahulu. Icha memilih nasi goreng seafood sedangkan adit memilih soto.


" kamu kelaperan?" Tanya adit yang melihat icha lahap sekali makan.


" aku dari siang belum makan makanya aku sangat lapar" adit baru pertama kali melihat icha makan dengan cepat dan itu lucu sekali.


"Sudah kenyang?" Tanya adit saat melihat icha sudah menghabiskan makanan nya dan 2 gelas es teh.


"Sudah. Ayo belanja" icha beranjak dari duduk nya. Sekarang icha terlihat sangat bersemangat setelah perut nya kenyang, tadinya ia terlihat lemas dan kuyu sekali. Mereka mulai masuk ke hypermart dan membeli keperluan bulanan.


" mas adit ambil lah apa aja keperluan mas adit. Aku kan nggak tau" kata icha saat ia mengambil sabun sebangsanya untuk keperluan perawatan tubuh. Adit pun mengambil juga sabun muka dan pomade. Icha melihat detil setiap ml yang akan ia beli. Membandingkan ml dengan harga yang tertera.


"Tinggal ambil aja, kenapa dibandingin sih?" Tanya adit.


" kan aku lihat 250ml harga segini kalau beli 500ml harga nya segini, cari yang lebih murah dong" kata icha masih memandang serius ke shampo yang ia inginkan. Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama diarea perawatan tubuh, Lalu mereka membeli keperluan memasak seperti minyak goreng, gula dan beberapa ikan untuk stok.


"Sudah mas. Ini saja" kata icha lalu mereka bergegas menuju kasir untuk membayar. Setelah itu adit meminta ijin untuk ke toilet sebentar karena perutnya tiba tiba mules. Ia meninggalkan icha sendiri dengan barang belanjaan.


"Lama banget mas adit pup nya" icha kesal karena adit sangat lama. Tiba tiba ada seorang laki laki menghampiri icha.


"Icha" sapa laki laki itu.


"Lama banget sih masss ad......" icha berbalik dan tidak meneruskan kalimatnya saat mengetahui pria didepan nya adalah doni. Doni sedang menggendong anak yang kira kira berusia 2.5 tahun.


"Doni" ucap icha datar.


"Lama kita tidak jumpa. Kamu apa kabar?" Tanya doni tersenyum riang.

__ADS_1


"Aku baik. Itu anak kamu?" Tanya icha sambil menahan sesak di dadanya.


"Ia ini anak ku. Aku beberapa hari ini keinget kamu terus. Aku bahagia sekali bisa ketemu kamu lagi" ucap doni dengan senyum yang merekah. Tidak dengan icha, hatinya serasa bergejolak melihat doni didepan nya. Mata nya berkaca kaca.


"Mana mama nya? Sebaiknya kamu segera pergi. Aku tidak mau berurusan dengan kalian" jawab icha ketus.


"Aku dengan dia sedang kurang baik. Aku menyesal meninggalkan kamu. Andai waktu bisa diulang. Aku ingin bersama mu" kata doni, ada kesedihan diwajah nya.


"Maaf aku tidak suka kata andai. Sebaiknya kamu pergi. Kasian anak mu sedang tidur" mata nya mulai memerah. Ia berusaha menahan tangis nya.


"Aku tau kamu masih mencintaiku. Kembalilah padaku setelah aku bercerai. Aku tidak akan melukaimu lagi aku janji." Doni memohon dan tangan kanan nya memegang tangan icha.


"Jangan pernah bermimpi. Aku tidak sudi" kata icha penuh amarah sambil melempar tangan doni. Adit yang melihat kejadian itu segera mendekat.


"Kenapa sayang?siapa ini?" Adit mendekati icha dan merangkul istrinya. Ia menyadari istrinya sedang tidak merasa nyaman.


"Bukan siapa siapa sayang. Teman lama. Ayo kita pergi" jawab icha meninggalkan doni.


"Sayang. Apa dia pacar icha. Icha tidak mungkin cepat melupakan aku" gumam doni dalam hati. Karena ia tau icha sangat memcintainya dan icha wanita yang susah move on.


Icha berjalan dengan cepat mendahului adit. Tidak terasa air matanya menetes.


"Pelan pelan jalan nya" kata adit yang binggung dengan istrinya itu. Hingga di mobil adit tidak berani bertanya kepada icha karena icha terus menagis. Adit menggenggam erat tangan istrinya agar icha merasa lebih tenang.


Sesampainya dirumah icha langsung masuk kedalam rumah dan masuk ke kamarnya. Adit membawa belanjaan ke dapur lalu segera mengikuti icha ke kamarnya. Ia melihat icha duduk di bawah bersandar pada tempat tidur nya dengan melipat lutut nya. Tangan nya menutupi wajah nya yang sedang menangis. Adit langsung menghampiri dan memeluk istrinya. Icha pun membalas pelukan itu dan menangis di dada adit.


"marhaban ya ramadhan... selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan nya. jangan lupa meninggalkan jejak yah dengan like, koment kasih bintang dan vote. Terimakasih readers"

__ADS_1


__ADS_2