Assalamualaikum Lelaki Pilihan

Assalamualaikum Lelaki Pilihan
Bab 31


__ADS_3

Malam itu benar benar terjadi, icha pun tidak dapat menolak suaminya, ia sudah berjanji akan menjadi istri yang baik untuk adit.


Icha memejamkan matanya dan menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh adit. Mereka melakukan nya dengan kerelaan. Akhirnya setelah lebih dari setengah tahun ini kali pertama mereka melakukannya.


Setelah selesai melakukanya, mereka tertidur dengan adit memeluk tubuh icha dari belakang. Pagi harinya icha terbangun lebih dulu. Ia berusaha menyingkirkan tangan adit yang masih memeluknya. Namun adit terbangun.


"Maaf mas jadi kebangun. Aku mau mandi terus mau shalat" kata icha.


"Iya" kata adit dengan malas.


Hari itu wajah adit kurang bersemangat, ia merasa sedikit frustasi setelah melakukan adegan horor tadi malam.


"Mas adit kenapa sih?" Tanya icha yang melihat suaminya kurang bersemangat saat mereka mengunjungi pantai pandawa.


"Kok bisa ya cha?" Tanya adit lalu menggantungkan kata kata nya membuat icha penasaran.


"Kok bisa apa?" Tanya icha.


"Kok bisa susah masuknya" tanya nya seakan merasa bersalah.


"Apa sih mas. Itu kan wajar. Kita juga baru pertama. Sudah sekarang mantai dulu. Nanti coba lagi" kata icha yang sangat antusias melihat pantai.


Sebenarnya ia juga merasa kecewa, namun bagaimana lagi ternyata tidak semudah yang ia bayangkan. Adit pun juga berfikir demikian, apa karena adit yang kurang bagus atau memang dia tidak tahu ada trik kusus. Entahlah saat itu adit merasa frustasi karena tidak dapat menaklukan malam pertamanya.


Adit memikirkan banyak pasangan muda mudi yang tanpa ikatan melakukan adegan horor sekali saja langsung tembus. Namun adit yang sudah halal saja kenapa begitu susah melakukan goal yang sempurna seperti bayangan nya.


Melihat icha yang ceria tanpa menyalahkannya adit pun terbawa suasana dan melupakan adegan tadi malam.


"Mas aku mau es degan dong" kata icha sambil menunjuk degan yang ia inginkan. Mereka akhirnya membeli 2 buah degan dan duduk di bawah payung di pinggir pantai.


Ting tung

__ADS_1


Suara chat di handphone adit. Ia segera membukanya. Ia melihat siapa yang chat. Adit sedikit panik lalu memasukan ponselnya kedalam saku celana.


"Siapa mas?" Tanya icha ketika melihat ekspresi adit yang berubah.


" bukan siapa siapa kok. Temen" kata adit lalu menyeruput dengan nya.


"Sini" tangan icha menengadah kearah adit meminta ponsel nya.


"Apa sih cha. Nggak penting" kata adit.


"Siniii" pinta icha lagi. Adit pun mengeluarkan ponselnya.


"Tapi jangan ngambek ya. Ini si renata" kata adit.


"Tuh kan wanita itu lagi" icha kesal lalu membaca chat renata.


"Hai mas adit, mas adit kemana saja? Kenapa tidak membalas chat ku. Mas adit cuti kemana sih. Aku benar benar rindu" kata renata dalam chat tersebut.


"Honeymoon" lalu ia mengirimkan chat tersebut.


"Kok dibalas sih. Kan biarin saja" kata adit.


"Biar dia nggak ganggu ganggu lagi. Mas adit harus bilang ke icha kalau dia chat. Awas ya kalau bohong" kata icha memperingatkan.


Disisi lain renata sangat syok mendapat balasan dari adit. Ia sedang libur hari itu. Renata bersantai di kamar kos nya.


"What? Honeymoon. Iiih nggak bisa dibiarin. Dia tidak boleh sama icha. Aku nggak relaaa" teriak renata dalam kamar nya. Ia sangat berambisi untuk mendapatkan adit, karena bulan depan ia akan bercerai dengan doni.


Renata mendengus kesal, ia tidak rela adit dan icha honeymoon, renata sungguh iri dan ia terus memikirkan adit. Ia menjambak rambutnya sendiri.


"Siaaal" kata renata

__ADS_1


"Lihat saja aku tidak akan menyerah" katanya dengan ekspresi yang tidak dapat digambarkan.


***


Adit dan icha sampai dihotel sekitar pukul 5 sore. Adit ingin lebih banyak waktu di hotel bersama icha.


"Bau mas sana mandi" kata icha saat adit memeluk tubuhnya dan menciumnya. Adit pun menghela nafas kesal. Namun ia menuruti kata kata istri nya.


Setelah makan malam mereka bersantai di kamar hotel sambil mengobrol santai.


"Yuk" kata adit tiba2


"Kemana mas?" Tanya icha.


"Kamu ngga penasaran?" Adit mendekati icha sambil membelai rambutnya.


"Penasaran apa?" Tanya icha sedikit binggung.


Adit membelai wajah icha dan tersenyum nakal.


"Aku punya hadiah" kata adit sambil mengambil sesuatu dalam tas nya.


Ia memberikanya pada icha kotak bewarna merah muda dengan pita.


"Kado lagi?" Tanya icha yang memandangi kotak tersebut.


Adit sebenarnya menyiapkan kado itu dari surabaya. Namun kemarin ia lupa memberikanya pada istrinya.


"Buka" kata adit pelan sambil memainkan rambut icha. Icha membuka kado tersebut


"Mas adiiiit. Jijik tau akuuuu" kata icha. Wajahnya tersipu malu melihat hadiah yang diberikan oleh adit. Adit mebgedipkan matanya dan tersenyum lebar.

__ADS_1


"halow readers. trimakasih untuk like nya ya. author ingetin lagi ya yuk dukung novel aku dengan like comment dan kasih vote. biar aku ngga males update nya. trimakasih banyaaaak"


__ADS_2