
"Kok bengong bro? Bercanda kali, aku doain kamu sama icha segera melakukannya" kata rio sambil menyentil tangan adit.
"Aamiin. Hahaha. Udah makan yuk" ajak adit saat mbak asih meletakkan pesanan dimeja. Akhirnya mereka makan siang bersama.
Renata meletakkan tas nya di locker dan segera bergabung dengan teman teman nya. Saat itu yang berjaga shift pagi adalah dr. Dina. Perawat salsa, gina dan feby.
"Hai ren? Bareng dokter adit ya kamu?" Tanya salsa saat renata duduk di samping dokter dina.
"Iya kebetulan tadi ketemu" jawab renata
"Kalau kalian berdua belum nikah kelihatan cocok deh jadi pasangan" goda dokter dina
"Dokter dina ngarang. Nggak boleh berandai andai dok. Sudah pada berkeluarga ini" tegur gina
"Bercanda gin, sensi banget sih. Atau kamu suka nih sama adit juga?" Ledek dokter dina yang membuat gina malu dan wajah nya memerah. Semua memandang ke arah gina.
"Enggak lah. Apaan sih" gina salah tingkah.
Adit memang dokter yang menjadi dambaan perawat perawat di Rumah Sakit. Karena dia sangat cool dan membuat penasaran para wanita.
"Kalian nggak bosen ngomongin aku?" Tiba tiba adit dan rendra muncul
"Biasa nih dok. Jiwa jiwa jomblo yang meronta karena pujaan nya sudah dimiliki yang lain. Cieeeh" jawab dokter dina.
"Nih rendra jomblo. Rebutin dong" adit menyenggol lengan rendra. Renda langsung tersenyum sangat manis dihadapan para jomblowati
__ADS_1
"Hahaha. Males dong kalo sama dia" kata salsa.
"Yuk yuk operan yuk. Tinggal nunggu dewi" akhirnya mereka memulai operan shift setelah dewi datang.
***
Icha membereskan rumah karena memang adit tidak memiliki pembantu. Untung nya rumah adit tidak begitu besar, jadi mudah saja menjangkau membersihkan rumah sendiri. Ia membersihkan ruang kamar adit. Ia mengelap meja meja di kamar adit. Saat membersihkan meja kerja, ia melihat ada stnk diatas meja.
"Ini stnk mobil atau motor ya" gumam icha. Ia melihat detil stnk itu.
"Loh ini kan stnk mobil nya mas adit" icha menghubungi adit dan adit memintanya mengantar stnk itu. Kebetulan sore itu icha ada janji dengan gina di cafe dekat Rumah sakit tempat adit bekerja.
Setelah selesai mandi dan bersiap, icha segera berangkat menuju Rumah Sakit. Saat sampai di Rumah Sakit ia memarkirkan motor nya lalu menuju ke IGD.
Didepan pintu masuk ia menelepon adit.
"Oke bentar lagi aku keluar" jawab adit. Adit beranjak dari kursinya
"Kemana dok?" Tanya rendra
"Nemuin istriku sebentar". Jawab adit
"Kenalin sini dong dok" seru dewi. Adit tersenyum lalu keluar dari ruangan. Ia menghampiri icha yang berdiri di samping pintu.
"Heii" sapa adit ketika bertemu dengan istrinya.
__ADS_1
"Ini mas" icha menyerahkan stnk mobil pada adit.
"Masuklah sebentar, aku kenalin dengan teman teman ku" pinta adit.
Icha mengikuti adit masuk kedalam ruang IGD. Kemudian adit menggandeng tangan istrinya sampai di ruangan.
"Uhuyyyy" kata dewi.
"Kenalin guys istriku" kata adit.
"Icha" icha menjabat tangan dewi dan rendra
"Dewi" kata dewi
"Aku rendra" jawab rendra. Ia terpana oleh sosok icha yang terlihat kalem dan wajah nya begitu teduh untuk di pandang.
"Ren...ren inget istri orang" kata dewi saat melihat rendra yang memandangi wajah icha lama.
"Pilihan dokter adit siiip dok.haha" rendra tertawa. Icha dan adit pun tersenyum.
"Disini saja mbak nemenin dokter adit" kata dewi
"Wah jangan. Yang ada aku malah ganggu mas adit kerja" kata icha ramah.
Lalu renata muncul setelah menaikan pasien ke ruang rawat inap dan memberi kabar kepada dokter adit.
__ADS_1
"Dok 10 menit lagi ambulan datang membawa pasien kecelakaan" kata renata yang membuat semua menoleh kearah nya.
"Renata?" Kata icha syok saat tatapan mereka beradu. Begitupun renata yang sampai menganga melihat icha ada di depan nya.