Assalamualaikum Lelaki Pilihan

Assalamualaikum Lelaki Pilihan
Bab 29


__ADS_3

Icha melepaskan pelukan adit saat adit mulai mencium pipinya. Ia mundur satu langkah dari adit.


"Mas yuk mandi dulu. Capek dan aku laper" kata icha. Adit sedikit kesal karena icha tiba tiba melepaskan pelukanya.


"Yaudah yuk mandi dulu" adit menarik tangan icha menuju kamar mandi.


"Mas ngapain sih narik icha?" Tanya icha


"Katanya ngajak mandi. Ya ayo kita mandi" jawab adit.


"Ya mandi sendiri sendiri lah. Mas adit dulu deh. Aku beres beres" jawab icha lalu bergegas membereskan barang barang.


"Yaaah. Aku pikir ngajakin mandi bareng" gumam adit kecewa. Ia pun masuk kedalam kamar mandi.


Setelah membereskan barang nya icha duduk di tepi ranjang sambil memainkan handphone, lalu ia melihat adit keluar dari kamar mandi menggunakan handuk melingkar dipinggang nya.


"Taruh mana ini?" Tanya adit sambil menenteng baju nya. Icha dengan sigap menerima baju kotor adit dan meletakkanya di keranjang laundry.


"Celana dalam ku mana?" Tanya adit.


Icha mengambilkan celana dalam adit.


"Ini" kata icha saat menyerahkan celana dalam suaminya.


"Aaaagggghh" teriak icha sambil menutupi wajah nya dengan kedua tangan saat adit melepas handuk didepan nya. Ia melihat harta kekayaan adit disana.


"Kenapa sih kamu" tanya adit sambil mengenakan celana dalam nya.


"Mas adit jangan telanjang di depan ku. Ganti di kamar mandi sanaaaa" teriak icha masih menutupi wajah nya. Adit pun semakin menggoda istrinya.ia mendekati icha


"Mana baju santai ku" tanya adit.


"Ambil di situ" kata icha sambil matanya terus tertutup

__ADS_1


"Mana sayang? Ambilin dong" kata adit manja. Icha berjalan sambil menyipitkan matanya dan menutupi matanya agar tidak melihat adit. Ia mencari kaos dan celana pendek adit. Adit pun mendekat.


"Mana?" Sontak icha menoleh kearah adit.


"Aaaaargghhh" ia melempar baju kearah adit lalu berlari menuju kamar mandi. Adit tertawa melihat tingkah istrinya yang sangat polos itu.


"Baru gitu doang udah teriak teriak. Hahaha" adit mengganti chanel televisi. Ia merebahkan diri dan bersandar pada sandaran tempat tidur.


Didalam kamar mandi icha kebingungan karena ia tadi langsung berlari menuju kamar mandi tanpa membawa baju ganti.


"Mas adit. Mas" panggil icha. Kepalanya mengintip pada pintu kamar mandi yang terbuka sedikit


"Apaa?" Tanya adit tanpa menoleh kearah icha.


"Ambilin baju ku dong" pinta icha. Adit langsung menoleh kearah icha.


"Ambil sendiri dong sini keluar" kata adit.


"Loh kok pake lagi" tanya adit. Icha diam saja dan mengambil pakaian nya lalu kembali lagi ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi dan melaksanakan shalat. Sekitar pukul 19.00 mereka menuju restoran hotel untuk makan malam.


Saat itu adit memesan paket candle light dinner. Dimeja makan ada rangkaian bunga mawar segar yang sangat harum dengan lilin lilin yang indah menambah suasana yang romatis.


"Wooow" kata icha kagum saat melihat nya. Ia duduk berhadapan dengan adit.


"Mas adit kok tidak bilang kalau makan malam kita seromantis ini. Harusnya aku dandan kan tadi" kata icha, karena ia sama sekali tidak mengenakan make up.


"Kamu sudah cantik alami" kata adit kemudian.


Pelayan datang dengan menghadirkan makanan yang spesial.


"Yaudah ayo kita makan" ajak adit. Mereka akhirnya menikmati makanan yang telah disajikan.

__ADS_1


"Emmm makanan nya enak enak" icha sangat bersemangat. Adit merasa sangat puas.


Lalu seorang pelayan memberikan 1 hidangan lagi.


"Apa lagi ini. Aku sudah kenyang" kata icha.


"Ini yang paling spesial kak" kata pelayan itu lalu meninggalkan mereka.


"Ayo buka" kata adit. Icha membuka hidangan tersebut lalu ia menutup mulut nya dengan mata yang melotot. Ia terkejut melihat hidangan itu bukan lah makanan, namun hiasan bunga mawar dan ditengah nya ada sebuah kotak.


"Ini apa mas adit" tanya icha.


"Buka aja" jawab adit tersenyum. Lalu icha membuka kotak tersebut. Sebuah kalung berlian yang sangat indah.


"Bagus sekali" mata icha kerkaca kaca. Adit berdiri dari duduk nya lalu memasangkan kalung itu di leher icha.


"Cantik sekali" kata adit lalu mencium kening istrinya. Icha pun berdiri dan memeluk adit.


"Trimakasih mas" kata icha bahagia. Mereka duduk kembali dan menikmati makanan penutup. Tiba tiba handphone adit berdering ada chat masuk. Saat itu ponsel nya ada di atas meja. Icha melirik kearah handphone adit sambil mengambil makanan. "Renata" kata icha.


Adit lalu melihat ke handphone nya. Memang benar itu dari renata.


"Sini q lihat" icha merebut ponsel itu dari adit dan membaca chat dari renata.


"Mas adit aku rindu:(" kata renata yang membuat icha begitu kesal.


"Sini hp ku cha" kata adit halus saat icha membaca chat tersebut.


"Apa apaan sih ini orang pakek rindu segala. Mas adit tebar tebar pesona ya ke dia" ucap icha dengan amarah.


"Enggak sayaaang. Mana aku tau. Aku saja jarang nanggepin dia" kata adit sambil mengambil kembali handphone nya.


"La ini kenapa sampai bilang rindu. Pasti mas adit tebar pesona" icha cemberut. Adit menggaruk garuk kepalanya. Kenapa renata mengirim chat di saat yang tidak tepat. Adit sudah menumbuhkan keromantisan malam itu dan berubah seketika dalam sekejap gara gara chat renata. Kini adit binggung bagaimana cara menenangkan dan mengembalikan mood istrinya.

__ADS_1


__ADS_2