Assalamualaikum Lelaki Pilihan

Assalamualaikum Lelaki Pilihan
Bab 36


__ADS_3

"Semoga kamu cukup tau diri untuk tidak merusak rumah tangga orang. Aku muak" ia ingin tau seperti apa reaksi renata saat ia mengirim pesan itu kepadanya.


Namun adit mengurungkan niat nya, ia akan diam sementara waktu. Mungkin itu hanya spekulasi teman teman nya saja yang menganggap ada sesuatu yang spesial antara adit dan renata.


Setelah selesai shift 1 adit ingin segera pulang kerumah, hari ini ia selesai pukul 15.30. Sebelum pulang kerumah ia mampir ke alfamart untuk membeli sesuatu.


"Semoga icha suka" katanya lalu melajukan motornya kembali. Sesampainya dirumah, masih sepi, icha masih belum sampai di rumah. Adit membersihkan dirinya terlebih dahulu lalu menunggu kedatangan icha.


Sekitar pukul 17.00 icha sampai dirumah.


"Assalamualaikum" adit langsung mendekap icha saat icha memasuki rumah. Ketika terdengar motor icha datang, ia segera bersembunyi dibalik pintu dan memeluk istrinya dari belakang ketika icha sudah membuka pintu.


"Mas adiiit. Bikin kaget saja. Aku belum mandi" berontak icha sambil tanganya berusaha melepaskan pelukan adit.


"Kamu lama sekali pulang nya" adit menciumi pundak icha.


"Aku belum mandi loooh. Aku mandi dulu yah" kata icha tersenyum lalu berjalan menuju kamarnya diikuti oleh adit.


Adit duduk ditepi ranjang menunggu istrinya yang sedang mandi.

__ADS_1


"Mas adit ngapain?" Kata icha saat keluar kamar mandi, ia melihat suaminya termenung sambil memainkan jari jarinya.


"Menunggu istriku" ia menghampiri icha dan mencium kening icha. Ternyata adit bisa seromantis ini.


"Oya aku punya sesuatu lo" kata adit sambil mencari sesuatu yang ia beli dari alfamart. Icha mengernyitkan dahinya, sesuatu apa yang akan adit berikan kepadanya.


"Katamu pengen coklat kan" kata adit saat menyerahkan coklat kepada icha. Memang beberapa waktu lalu icha menyeletuk menginginkan coklat.


"Wooow kok banyak" kata icha heran saat menerima 5 coklat silverqueen yang berbeda rasa.


"Ya biar puas makan nya" sebenarnya ia ingin makan 1 saja, tapi icha tidak menyangka mendapatkan coklat sangat banyak.


"Makasih ya mas" kata icha.


" kok nggak ada ya" kata adit sambil terus mencari.


"Apa mas?" Tanya icha lalu melirik kearah ponsel adit.


"Kok instagram mu tidak ada ya?" Adit mengerjabkan matanya.

__ADS_1


"Coba sini lihat" icha mengambil ponsel itu dari tangan adit. Ia mencari cari namanya namun memang tidak ada, ia membuka pengaturan instagram adit.


"Ya jelas lah nggak ada, orang aku diblokir sama mas adit" kata icha kesal.


"Enggak sayang, beneran deh" kata adit menekankan suaranya karena melihat icha yang ngambek.


"Nah ini buktinya" kata icha ngegas.


"Mungkin nggak sengaja kepencet sayang, jangan marah gitu dong" adit mengelus tangan istrinya, ia tidak mau didiamkan icha seharian hanya karena perihal blokir instagram.


"Jangan blokir lagi ya" ancam icha. Adit mengangguk pelan. Kenapa juga ia bisa sampai tidak sengaja memblokir ig istrinya.


Adit memfollow kembali ig icha. Namun icha masih terlihat cemberut.


"Gimana kalau makan coklat?" Ajak adit. Ia pernah membaca kalau coklat dapat membuat mood bagus dan menurunkan stress.


"Boleh" ucapnya riang. Adit menghela nafas lega, untung tadi ia membelikan coklat banyak. Tidak membayangkan kan bagaimana rewel nya seorang wanita? Hanya karena medsos saja bisa menjadi macan.


"Ini kenapa renata ada di galeri mas adit?" Tanya icha saat membuka galery ponsel adit. Ada foto renata sedang tersenyum manis disana.

__ADS_1


"Mas adiit" kata icha dengan nada agak tinggi. Adit yang mendengarnya binggung dan jantungnya berdebaran. Tidak mungkin ada foto renata disana. Tidak mungkin.


Kemudian icha...


__ADS_2