Balas Dendam Dewa Iblis

Balas Dendam Dewa Iblis
Episode 17


__ADS_3

An Ling hanya berdiri ditempat semulanya menerima serangan yang diluncurkan oleh Xue Leng kepadanya


Dan menggunakan jari telunjuknya untuk menahan jurus pertama Xue Leng. Xue Leng yang sangat terkejut pun melompat ke belakang menjauhi An Ling


"apa sebatas ini kekuatan yang kau miliki?!" tanya An Ling dengan sombong kepada Xue Leng


"cih!!!" Xue Leng tidak bisa berkata apa apa dan mengeluarkan jurus keduanya


"sejak pertandingan pertama kau hanya menghindar dan tidak menyerang. serangan pertama ku hanya untuk seberapa kuat kekuatan yang kau miliki!!" ucap Xue Leng memprovokasi An Ling


jurus kedua Xue Leng ini adalah serangan yang sangat menyeramkan seperti halnya tetangga kalian yang sedang menggosipkan keburukan


kalian ;)


An Ling yang sudah tidak bisa menahan emosinya pun menunjukkan kemampuan yang dia miliki kepada Xue Leng sesuai dengan permintaannya


di dalam serangannya, dia melepaskan seluruh kemampuan yang dia miliki, sebab perbuatan Xue Leng terhadap Xiao Qing Ling membuatnya teringat akan kejadian yang menimpa keluarganya


seketika aura dewa kematian keluar dari dalam tubuh An Ling. para tetua pun sangat kebingungan, Yao Ning pun segera melesat dari bangku yang dia duduki ke arah An Ling dan langsung memeluknya


"tenanglah nak!!" ucap Yao Ning kepada An Ling dengan sangat lembut


kesadaran An Ling pun mulai kembali, dia langsung menghentikan serangannya. air mata An Ling pun tak berhenti menetes. dia merasakan perasaan yang sama ketika Ling Yu memeluknya


An Ling pun terjatuh tidak sadarkan diri dan langsung digendong oleh Yao Ning untuk dibawa ke kediamannya di keluarga Yao


pertandingan telah berakhir peringkat pertama diraih oleh An Ling. kepala sekolah Shue Geng mengumumkan peringkat tiga teratas akan dimasukkan ke kelas dasar A dasar, empat sampai enam dimasukkan ke kelas dasar B, sisanya dimasukkan ke kelas dasar C


ada pengecualian untuk An Ling dan juga Yao Yao yang mempunyai bakat tersendiri. Yao Yao akan dimasukkan ke kelas S. sedangkan An Ling akan menjadi murid tertutup kepala sekolah Shue Geng walaupun belum ada persetujuan dari An Ling


kepada sekolah lalu memberikan hadiah sesuai apa yang telah dia janjikan


peringkat pertama An Ling mendapatkan token emas yaitu token yang dapat digunakan oleh An Ling bebas ke mana pun tanpa biaya ketika dia menggunakannya di sekolah api langit

__ADS_1


peringkat dua Xue Leng mendapatkan gulungan tingkat tinggi


dan peringkat ketiga Yao Yao mendapatkan beberapa pil yang dapat membantunya mempercepat kultivasinya


"ada yang keberatan?" tanya kepala sekolah kepada para peserta


karena tidak ada yang keberatan maka kepala sekolah pun mengumumkan akan berangkat ke sekolah api langit tiga hari kemudian


sementara itu di kediaman keluarga Yao


An Ling tengah terbaring di ranjang milik Yao Ning. sepanjang tidurnya dia mengigau tentang ibu dan ayahnya. dalam lubuk hati An Ling pasti dia merasa sangat rindu kepada kedua orang tuanya


"dimana An Ling!!" teriak Xiao Ying Ying yang datang tak mengetuk pintu dan langsung masuk ke kamar Yao Ning


Xiao Ying Ying sangat cemas melihat keadaan An Ling yang tidak sadarkan diri begitu juga dengan Xiao Yu yang tengah berdiri di samping Xiao Ying Ying sembari menggenggam tangan An Ling


"sepertinya An Ling belum bisa merelakan kepergian kedua orang tuanya!!" ucap Yao Ning yang mencemaskan An Ling


"tapi jika tebakanku benar. Yu er seharusnya masih hidup dan dipenjara di sekte itu!" sambung Xiao Ying Ying yang enggan mengatakan nama dari sekte cahaya agung


Yao Ning menganggukan kepalanya karena dia juga berpikiran sama dengan sahabatnya Xiao Ying Ying. Yao Ning lalu akan segera membuat rencana untuk menyelidiki informasi tentang Ling Yu di sekte cahaya agung


sudah dua hari An Ling terbaring di ranjang Yao Ning. kini dia telah membuka matanya kembali


"ahhh dimana aku!?" ucap An Ling dengan sangat lemas


An Ling sangatlah terkejut ketika melihat Yao Yao tengah tertidur di sampingnya menemaninya sambil menggenggam tangannya


An Ling lalu menunggu Yao Yao bangun karena tidak tega untuk membangunnya sambil duduk bersandar diatas ranjang walaupun An Ling merasa sangat malu dan tidak enak terhadap Yao Yao


tak lama kemudian Yao Yao membuka matanya. Yao Yao sangat lega setelah melihat An Ling tengah duduk dan bersandar


Yao Yao lalu memeluk An Ling dengan sangat erat

__ADS_1


"An Ling... akhirnya kau bangun!!" ucap Yao Yao sambil meneteskan air matanya yang keluar karena merasa sangat senang


"ahh... hahaha!!" tawa An Ling yang tidak tahu harus berbuat apa


Yao Yao enggan melepaskan pelukannya kepada An Ling karena sangat takut akan kehilangan An Ling


di saat An Ling tengah tidak sadarkan diri, Yao Yao tidak pernah keluar dari kamar ibunya dan selalu tidur sambil memegang tangan An Ling. Yao Yao selalu berpikir jika An Ling akan meninggalkannya


namun sekarang Yao Yao telah lega dan sangat bahagia karena An Ling telah membuka matanya kembali


"ehemm!!" suara seseorang wanita dari luar kamar ibunya Yao Yao


wajah Yao Yao mendadak memerah karena malu lalu dia segera melepaskan pelukannya terhadap An Ling. Yao Yao lalu melihat ke arah pintu. dia melihat ibunya sedang berdiri dan terlihat sedikit tertawa kepadanya sambil menutupi mulutnya dengan tangannya


"ahh An Ling maafkan aku.. aku hanya..!" belum selesai Yao Yao berbicara An Ling sudah memotong pembicaraan Yao Yao


"ahh tidak... tidak apa apa hehehe.." ucap An Ling dengan terbata bata


Yao Yao pun tertawa kecil dan segera membawakan An Ling semangkuk sup yang sangat dia sukai sesuai dengan perkataan dari Xiao Ying Ying


Yao Yao menyuapi An Ling dengan sepenuh hatinya bagaikan seorang istri yang tengah menyuapi suaminya ketika suaminya sedang sakit


Yao Ning yang melihat anaknya bisa tertawa dengan seorang laki laki pun tersenyum melihat anaknya yang sedang menyuapi anak dari sahabatnya Ling Yu yaitu An Ling


"ahhh setelah ini apa rencana mu?" tanya Yao Yao kepada An Ling sambil menyuapinya


"ahhh setelah ini?" ucap An Ling yang sedikit kebingungan ingin menjawab apa karena dia tidak tahu kejadian apa saja yang terjadi selama dia tidak sadarkan diri


lalu Yao Yao menjelaskan tentang apa yang sudah dikatakan oleh kepala sekolah waktu pembagian hadiah kemarin


"ehemm anak muda jaman sekarang!" ucap Shue Geng sambil berjalan memasuki kamar Yao Ning


Yao Yao sudah terlihat percaya diri ketika berada di dekat An Ling tidak seperti sebelumnya dan hanya tersenyum ketika melihat kepala sekolah datang menghampiri mereka

__ADS_1


__ADS_2