
Beberapa saat yang lalu di gudang Istana Kerajaan
Wu Hao tengah mencari baju prajurit kerajaan yang ukurannya pas dengan tubuhnya yang sedikit besar
Zhang Lian yang sudah mengganti kostumnya dengan baju prajurit segera membantu temannya yang sedang kesusahan
Sedangkan Xiao Jiu tengah berjaga dibalik pintu masuk gudang. Walaupun tidak sering para prajurit yang berpatroli mengecek gudang Istana, akan tetapi kewaspadaan harus tetap dijaga
Xiao Jiu tengah berdiri bersandar dengan pintu masuk gudang dengan kedua matanya yang terpejam
Suara langkah kaki terdengar oleh telinganya. Xiao Jiu segera membuka kedua matanya. Dia berkata dengan cemas, "Kalian berdua, apakah masih belum selesai?."
Karena tidak ada baju yang lebih besar lagi, Wu Hao memutuskan untuk memakai pakaian seadanya saja
Terlihat sangat jelas jika Wu Hao sangat kesusahan memakaikan baju yang sangat ramping itu ke tubuhnya. Bahkan setelah Zhang Lian membantunya
Mendengar langkah kaki yang semakin mendekat, Xiao Jiu menjadi semakin cemas, "Kalian berdua, cepatlah. Ada seseorang yang mendekat kemari!!." Keningnya sudah hampir dipenuhi dengan keringat dingin
"Tunggu sebentar lagi. Tinggal sepatu kirinya saja!!." Jawab Zhang Lian
Xiao Jiu menggertakan giginya. Pikirannya sama sekali tidak tenang. Sudah dua tahun sejak terakhir kali mereka berpetualang. Intuisinya bahkan sudah semakin memudar
Dari luar gudang, dua orang prajurit tengah berjalan menuju gudang
"Kenapa pintu gudang tertutup rapat seperti itu?." Tanya salah satu prajurit yang heran sebab pintu gudang tak pernah ditutup rapat biasanya
Prajurit yang satunya lagi juga keheranan, "Entahlah, mungkin ada seseorang yang sedang berganti baju?."
Kedua prajurit itu tidak lagi memikirkannya. Mereka masih berjalan dengan santainya karena menganggap tidak ada masalah dengan hal itu
Mendengar seseorang telah berada didepan pintu, Xiao Jiu segera berlari mendekati teman-temannya
Dia mengkerutkan keningnya, "Kenapa lama sekali?."
"Tidak ada sepatu lain yang tersisa. Semuanya telah rusak setelah Wu Hao memakainya, bagaimana ini?." Zhang Lian menjelaskan
Xiao Jiu menggertakan giginya, "Sial. Mereka sudah berada didepan pintu!!."
Pintu masuk perlahan terbuka. Tangan salah satu prajurit mulai terlihat
"Tidak usah memakai sepatu. Langsung mulai rencana kita saja!!." Ucap Xiao Jiu serius
Mereka berdua menganggukkan kepalanya secara bersamaan. Kedua tangan mereka masing-masing mencengkeram tangan kanan dan tangan kiri Xiao Jiu. Mereka lalu berjalan perlahan menuju pintu
Kedua prajurit yang baru saja datang melihat wajah asing dengan kostum prajurit kerajaan tengah menangkap seorang gadis cantik
__ADS_1
"Lepaskan aku, dasar kalian para prajurit sialan!!." Xiao Jiu berpura-pura jika dirinya adalah seorang pencuri. Dia berpura-pura memberontak
"Diam atau aku akan melakukan kekerasan!!." Zhang Lian juga memulai aktingnya
Kedua prajurit yang baru masuk itu segera menanyai mereka, "Apa yang kalian lakukan?. Siapa wanita itu?. Apakah dia pencuri yang baru-baru ini dibicarakan oleh semua orang?."
Wu Hao mengkerutkan keningnya. Dia berbicara dalam hati, "Pencuri wanita?. Kebetulan sekali!!." Dia lalu berkata kepada kedua prajurit, "Sepertinya begitu, dari tadi dia tidak mau diam. Bagaimana jika kita bawa pencuri ini kedalam penjara?."
Kedua prajurit saling bertatapan. Mereka kemudian menganggukan kepalanya. Salah satu prajurit berkata, "Kalau begitu, kalian bawa pencuri ini ke penjara. Segera laporkan kasus ini kepada komandan agar beliau segera mengadakan sidang interogasi!!."
"Baik, senior!!." Ucap Zhang Lian dan Wu Hao secara bersamaan sambil menganggukkan kepala mereka
Mereka berdua tanpa pikir panjang langsung membawa Xiao Jiu ke penjara. Kedua prajurit itu tidak ikut mereka karena masih harus menjalankan tugas di dalam gudang
Mereka bertiga sama sekali tidak melihat prajurit yang berpatroli di dalam wilayah Istana Kerajaan
Zhang Lian berkata dengan lirih, "Apakah semua prajurit disini tengah mengadakan pesta?."
"Benar, kenapa tidak ada prajurit sama sekali disini?." Sahut Wu Hao
Xiao Jiu juga berkata dengan lirih, "Aku yakin jika para prajurit tengah menjaga penjara. Aku merasa jika An Ling adalah tahanan yang sangat penting bagi mereka. Aku melihat dengan meta kepalaku sendiri jika Tetua Shu Gie sendiri yang turun tangan untuk menangkap An Ling!!."
Zhang Lian mengkerutkan keningnya, "Benarkah, berarti An Ling bukanlah orang biasa?."
"Tapi, aku tidak merasakan sesuatu darinya. Bahkan auranya saja tidak bisa kurasakan?!." Sahut Wu Hao yang juga keheranan
Zhang Lian dan Wu Hao segera membalikkan badan mereka, "Dia adalah pencuri yang dirumorkan belakangan ini. Kami berhasil menangkapnya di gudang!!."
Prajurit kerajaan itu menganggukan kepalanya. Dia percaya dengan apa yang telah dikatakan oleh Zhang Lian barusan, "Baiklah Kalau begitu, kalian masukkan saja kedalam penjara. Aku akan memberitahu komandan jika pencuri itu berhasil tertangkap!!."
Zhang Lian dan Wu Hao bersamaan menganggukkan kepalanya. Mereka lalu melanjutkan langkah kaki mereka dengan sedikit dipercepat
Prajurit kerajaan itu merasa ada yang aneh dengan mereka. Dia segera menghentikan mereka berdua, "Tunggu sebentar!!." Prajurit itu segera meraih pundak Wu Hao
Seketika, bulu kuduk Wu Hao berdiri. Dengan cengar-cengir dia berkata, "A, ada apa senior?."
Prajurit kerajaan itu memperhatikan setiap lekukan diwajah Zhang Lian dan Wu Hao. Dia mengkerutkan keningnya, "Apakah, apakah kalian baru disini?." Ucapnya dengan nada keheranan
"Be, benar. Kami baru saja magang dan mulai bekerja malam ini!!." Jawab Zhang Lian terbata-bata
"Kalau begitu baiklah, lebih baik kalian cepat bawa pencuri itu ke penjara!!."
"Ba, baik senior!!." Ucap mereka berdua bersamaan
Mereka berdua segera berjalan dengan cepat menuju ke dalam istana. Tepatnya kedalam penjara
__ADS_1
Prajurit itu memandangi Zhang Lian dan Wu Hao dengan wajah sedikit keheranan. Dia berkata dengan lirih, "Kenapa aku tidak mendengar ada orang baru ya?. Sudahlah, lagipula itu urusan atasan!!." Dia lalu berjalan untuk menemui seniornya
Tidak perlu pikir panjang dia langsung menjelaskan informasi yang didapatkannya
Senior itu menggertakan giginya. Dia berteriak dengan perasaan jengkel, "Dasar bodoh. Bukankah tiga hari yang lalu pencuri itu berhasil kita tangkap?!."
Tidak ada seorangpun yang berani menjawab perkataan dari sang senior. Tidak menunggu lama dia segera memberikan titah, "Cepat cari penyusup itu sebelum terlambat. Aku akan melaporkannya kepada Tetua Shu Gie!!."
"Baik, senior!!." Ucap semua prajurit sangat kompak. Mereka semua lalu berlari menyusuri setiap tempat yang ada di Istana untuk mencari penyusup
Kedua prajurit yang bertemu dengan mereka bertiga saat didalam gudang berpapasan dengan mereka
Raut wajah kedua prajurit itu terlihat sangat serius. Zhang Lian segera menanyainya, "Senior, ada apa ini?."
Kedua prajurit itu segera menghentikan langkahnya. Dia menjawab, "Didalam istana ada penyusup. Kabarnya, mereka berpura-pura menangkap pencuri." Raut wajah mereka masih terlihat sama
Xiao Jiu dan dua juniornya menelan ludah. Kening mereka sudah hampir dipenuhi dengan keringat dingin. Zhang Lian segera memikirkan sesuatu agar mereka bisa pergi
"Senior, kami harus menjalankan tugas terlebih dahulu. Kalian berdua juga harus menjalankan tugas kalian. Kami pergi dulu." Ucap Zhang Lian
Dengan langkah kaki yang dipercepat, mereka bertiga berjalan meninggalkan kedua prajurit itu
Begitupun dengan kedua prajurit yang hendak melanjutkan perjalanan mereka. Salah satu prajurit merasa ada yang aneh. Dia mengkerutkan keningnya, "Kenapa ciri-ciri mereka bertiga sama?."
Prajurit yang satunya lagi juga berpikir hal yang sama, "Atau jangan-jangan...."
Mereka menggertakan giginya, "Sialan. Bisa-bisanya kita tertipu untuk kedua kalinya. Cepat kejar mereka!!." Mereka berdua akhirnya menyadari semuanya dan langsung mengejar Xiao Jiu dan yang lainnya
"Kalian semua berhenti!!." Teriak prajurit itu dari kejauhan sambil berlari
Wu Hao mengkerutkan keningnya, "Gawat, apakah kita ketahuan?."
Xiao Jiu melepaskan tangannya dari cengkeraman dua juniornya. Dia menggertakan giginya, "Kenapa masih bertanya?!." Dia lalu lari terlebih dahulu. Meninggalkan kedua juniornya
Zhang Lian dan Wu Hao tidak mempedulikan apapun. Mereka langsung berlari menyusul Xiao Jiu dari belakang. Entah kemana mereka berlari, mereka juga sama sekali tidak tahu denah Istana Kerajaan
Di dalam penjara bawah tanah, salah seorang prajurit yang ditugaskan untuk menjaga jeruji besi An Ling merasa ada yang tidak beres. Dia segera berkata kepada rekannya, "Kenapa pangeran belum keluar juga. Apakah terjadi sesuatu didalam?."
"Aku juga merasa begitu." Ucap rekannya yang juga mengkerutkan keningnya. "Bagaimana jika kita cek saja di dalam?."
"Ide bagus!!."
Mereka berdua lalu berjalan menuruni tangga. Langkah kaki mereka terdengar oleh telinga An Ling dan Shao Bai
An Ling menggertakan giginya, "Tidak bisa begini, kita tidak memiliki banyak waktu!!."
__ADS_1
Shao Bai yang dari awal sudah punya rencana segera menenangkan An Ling, "Tenanglah, tolong percaya padaku kali ini saja!!." Ucapnya sedikit memaksa
An Ling menghela nafas dalam-dalam. Dia lalu mendengarkan semua yang dijelaskan oleh Shao Bai